
Yama No Naka
Kaze No Naka
Yume No Naka
Sesshomaru-sama Doko Ni Iru
Jaken-sama o Shitta Na itte
Seorang wanita dengan perut yang sudah terlihat besar, kulit putih, rambut coklat yang tergerai panjang, serta menggunakan kimono putih polos. Begitu indah wanita itu. Nyanyian yang di lantunkan dari mulut mungilnya. Terdengar sangat kekanak - Kanakan. Namun, ada makna yang sangat dalam.
Rin mengelus perutnya dengan lembut, senyum di wajah nya tidak menghilang.
Rin dan Sesshomaru melakukan perjalanan sudah 1 bulan. Hal-hal yang dahulu mereka lalui, perjalanan mereka berdua mengingatkan kembali kenangan mereka berdua.
Sesshomaru-sama,, terima kasih.
Mendengar ucapan Rin, sesshomaru menatap Rin dengan lembut.
Sesshomaru menggenggam tangan Rin, menariknya berjalan berdampingan.
Rin hanya terus tersenyum,,
Dahulu ia berada di belakang sesshomaru maupun menaiki aun. Namun saat ini dan selamanya tangan yang begitu kekar akan terus menggenggamnya begitu erat. Rin, menatap lembut sesshomaru lalu tersenyum.
Sesshomaru-sama, kita akan kemana.
Samudra,,, jawab sesshomaru
Ehhh,, samudra?? Apakah itu laut yang luas??
Sesshomaru menganggukan kepala,,
Rin, hanya tersenyum.
Dalam perjalanan, Rin memperhatikan sekeliling hutan.
Sesshomaru-sama, hutan ini sekarang begitu indah, banyak sekali pohon sakura, maple, di sekeliling nya. Sejak kapan hutan ini berubah.
Mungkin waktulah yang mengubahnya.
Sesshomaru hanya terdiam mendengar ucapan Rin.
Suara desiran ombak sudah mulai terdengar.
Air biru yang terlihat jelas membentang dari ujung sampai ujung yang tidak terlihat batasnya. Pasir yang begitu putih, begitu indah lautan ini.
Sesshomaru dan Rin, menatap laut yang begitu luas di depannya. Rin melepaskan tangan sesshomaru,,,
Berlari kecil menghampiri ombak,,
Rin, hati-hati.
Sesshomaru-sama, Rin akan baik-baik saja.
Melihat tingkah Rin, dengan senyuman yang berada di wajahnya. Sesshomaru berpikir, Rin tidak pernah berubah. Tapi, yang mengubah semuanya adalah "WAKTU".
Waktu bagi manusia yang begitu singkat, berbeda dengan youkai maupun hanyo yang memiliki waktu hidup yang panjang.
Sesshomaru menghampiri Rin yang berada di tepi laut.
Sesshomaru-sama,, Rin ingin melihat senja.
Sesshomaru menatap Rin dengan lembut, mengusap pipi Rin dengan lembut.
Rin hanya tersenyum dengan tindakan sesshomaru. Dia mengerti semuanya,,,
Terimakasih sesshomaru-sama,,
Menurunkan tangan sesshomaru yang berada di pipinya, Rin menggenggam erat tangan suaminya. Menatap senja yang mulai datang.
Kasanete kita sentaku wa
(Pilihan yg ku buat berulang kali)
Subete imi wo motteiru
(Mereka semua mempunyai makna)
Machiigai wa nai sa
__ADS_1
(Tidak ada kesalahan)
Ano namida datte Koko ni tsunagaru
(Bahkan airmata itu mengarah ketempat ini)
Guuzen wa tsuranate
(Rangkain kejadian yg tidak sengaja)
ima, hitsuzen nikawaru
(Sekarang menjadi hal yg tidak dapat dihindari)
Nobashita te wa mada tooku tooku
(Tangan yg terulur, masih menjauh dan menjauh)
Sore demo tashika ni oboeteiru
(Tapi tentunya aku masih mengingatnya)
Kokoro ni zutto nokoru nukumori
Ni
(Kehangatan yg tetap hidup didalam hatiku)
Ano hi no Yo u ni ikasare tsuzukeru
(Masih tinggal di hatiku seperti hari itu)
Ashita nani ga atte mo musubi
Tsuketa mama
(Tak peduli apapun yg terjadi besok, kita akan tetap terjalin(terikat) bersama)
Shinjiatteta Mada tsuyoku tsuyoku
(Kita percaya satu sama lain, masih dengan kuat dan kuat)
Mabuta wo tojireba Soko ni iru
(Saat kututup mataku dirimu ada disana)
Koko ni tsunagettaru akashi
(Ini adalah bukti, kita terhubung Disini)
Nando datte Matta deaeru kara sesshomaru-sama
(Aku dapat bertemu denganmu lagi dan lagi sesshomaru-sama)
Sebuah lagu, yg memiliki makna yg sangat dalam. Antara hubungan seorang manusia yg fana dan seorang daiyoukai yg abadi. Sore hari yg sangat sunyi, ditemani deburan ombak mengelilinginya. Seoarang wanita yg selalu menunggu seorang yg sangat berharga baginya. Kehidupannya dan dia dunianya. Seorang wanita, yg dahulu sudah menutup kedua mata untuk selamanya. Ketika dia membuka matanya kembali, yg dilihat pertama adalah seoarang youkai dengan mata emas, tanda bulan sabit di dahi, tanda merah di pipi, kulit putih pucat, serta rambut perak yang panjang. Begitu sempurna dirinya. Saat itu baginya adalah dunianya. Dia adalah kehidupan baginya.
Mereka berdua menatap laut kedepan, seperti menatap masa depan. Apapun yang terjadi suatu hari nanti. Walupun mungkin raga mereka tidak bersama, tapi jiwa mereka dan ikatan mereka tidak akan putus. Seperti makna lagu yang berada di benaknya.
Rin hanya terus tersenyum dengan apa yang ada di benaknya.
Sesshomaru-sama,, panggil Rin dengan lembut
Sesshomaru menatap Rin dengan lembut.
Rin, ingin menyanyikan sebuah lagu untuk anda. Rin tersenyum dengan ucapannya.
Guuzen wa tsuranate
(Rangkain kejadian yg tidak sengaja)
ima, hitsuzen nikawaru
(Sekarang menjadi hal yg tidak dapat dihindari)
Sore demo tashika ni oboeteiru
(Tapi tentunya aku masih mengingatnya)
Kokoro ni zutto nokoru nukumori
Ni
__ADS_1
(Kehangatan yang tetap hidup didalam hatiku)
Ano hi no Yo u ni ikasare tsuzukeru
(Masih tinggal di hatiku seperti hari itu)
Ashita nani ga atte mo musubi
Tsuketa mama
(Tak peduli apapun yg terjadi besok, kita akan tetap terjalin(terikat) bersama)
Shinjiatteta Mada tsuyoku tsuyoku
(Kita percaya satu sama lain, masih dengan kuat dan kuat)
Mabuta wo tojireba Soko ni iru
(Saat kututup mataku dirimu ada disana)
Koko ni tsunagettaru akashi
(Ini adalah bukti, kita terhubung Disini)
Nando datte Matta deaeru kara sesshomaru-sama
(Aku dapat bertemu denganmu lagi dan lagi sesshomaru-sama).
Sesshomaru-sama, Rin ingin selalu bersama anda selamanya.
Mendengar nyanyian dan ucapan Rin,. sesshomaru menggapai badan Rin dan memeluknya dengan lembut.
Sesshomaru ini akan selalu bersamamu.
Mendengar ucapan sesshomaru, Rin membalas pelukan sesshomaru dengan lembut.
Sesshomaru yang di kenal seluruh kalangan dengan sikap yg sangat dingin. Akan tetapi ketika bersama Rin. Menjadi suami yang sangat lembut dan hangat.
Waktu bagi mereka adalah suatu hal yang tidak bisa di hindari. Hubungan antara manusia dan youkai tantangan terbesar adalah "WAKTU".
Semua bisa di ubahnya, tapi tidak untuk waktu.
Bagaimana suatu saat, waktu itu bisa mengambil miliknya. Bisakah dia menerima nya. Bagaimana dia menghadapi semua itu.
"Sesshomaru, apa kau punya seseorang untuk di lindungi" Perkataan ayahandanya mulai terbesit kembali dalam benaknya.
Sesshomaru mengeratkan pelukannya, dan menutup matanya.
Rin, jangan pernah tinggalkan sesshomaru ini.
Ehh,, Rin terkejut dengan perkataan sesshomaru.
Rin melepas kan pelukan sesshomaru. Menatap nya lembut, menggenggam kedua tangan sesshomaru.
Sesshomaru-sama, tidak peduli apapun yang terjadi suatu hari nanti. Kita akan terus bertemu lagi dan lagi, kita akan terus terjalin dan terikat satu sama lain.
Rin akan terus berada di samping anda selamanya. Rin akan selalu menunggu anda. Karena Rin mencintaim anda dan Rin selalu percaya pada anda.
Ucapan dan nada bicara Rin, terdengar lembut. Namun makna di dalamnya begitu tegas.
Mendengar ucapan Rin, sesshomaru memeluk nya kembali.
Sinar matahari senja mulai meredupkan cahayanya. Digantikan dengan cahaya bulan meneranginya. Begitulah waktu, waktu akan terus berputar. Waktu yang berputar, akan terus berjalan.
.
.
.
Kirinmaru-sama, Sesshomaru-sama ada di perbatasan antara barat dan selatan.
ucap pelayan Kirinmaru
Sesshomaru??
Benar kirinmaru-sama, sesshomaru-sama bersama istri manusianya.
Awasi terus sesshomaru
Baik kirinmaru-sama,,
__ADS_1
Laut yang sesshomaru dan Rin kunjungi hari ini adalah perbatasan antara barat dan selatan. Wilayah barat yang di kelilingi hutan-hutan sementara wilayah selatan yang di kelilingi lautan.