Eternity

Eternity
Happiness


__ADS_3

Langit biru yang begitu cerah. matahari yang mulai menerangi desa manusia yang begitu tenang.


Jinenjiiiii,,, panggil inuyasha


Inuyasha,,,??


Kagome mau melahirkan,, kaede membutuhkan mu. lanjut inuyasha.


Benarkah??


Cepatlah jinenji,,


Tunggu sebentar, aku akan membawa peralatan.


kehhh,,, jinenji cepatlah.


.


.


.


Awwwww sakit sekali,,, teriak kagome.


kagome-sama, anda pasti bisa. lanjut Rin menyemangati kagome.


Benar kagome, bertahanlah sedikit lagi.


bayinya sebentar lagi akan keluar. lanjut sango.


Uh uh uh, kagome menarik napasnya. keringat bercucuran diatas dahinya dan seluruh badannya.


kagome bertahanlah,. lanjut nenek kaede.


Nenek kaede di mana inuyasha??


Inuyasha sedang memanggil jinenji,,,


Uh uh uh, sakiittttt sekali. Mamaaaa,, kakeee,,, inuyashaaaaaaa. Teriak kagome yang tidak terbendung.


Telinga inuyasha,, bergerak-gerak.


Jinenji berpeganglah dengan erat.


Ehhhh,,,???


Inuyasha mempercepat gerakannya,,,


Kagome-sama,,,


Kagome-chan


kagome,,,


Rin, sango, nenek kaede mulai panik dengan apa yang terjadi pada kagome.


Nenek kaede, kagome-sama mengeluarkan darah yang sangat banyak. Lanjut Rin, melihat futon kagome yang sudah merah.


Rin cepat ambil daun obat di ladang.


Baik, Rin mengerti


Rin bergegas pergi ke ladang obat,,


kagome-chan,,, kau harus sadar. Lanjut sango


uh uh uh uh napas kagome sudah mulai pendek.


Kaede-sama, napas kagome sudah mulai melemah.


Sango, kau perhatikan napasnya. aku akan mengecek kembali bayinya.


Baiklah,,,


"Rin,, "panggil inuyasha


Inuyasha-sama,,,


Bagaimana keadaan kagome??


Kagome-sama sedang dalam kesulitan,, inuyasha-sama harus cepat membawa jinenji-san.


Apaaaaaa???? teriak inuyasha


Mendengar ucapan Rin, Inuyasha bergegas.


Inuyasha-sama, hati-hati. Teriak Rin melihat inuyasha yang begitu cepat


Rin melihat ke atas langit, menyatukan kedua tangannya dan menutup matanya. " Dewa, Selamatkan kagome-sama beserta bayinya".


Seseorang daiyoukai sedang memperhatikan nya,,,,


.


.


.


Krekkkkk, pintu terbuka.


Kagomeeeee,,,, teriak Inuyasha.


Inuyasha bergegas duduk di samping kagome, menggenggam tangan kagome yang terlihat pucat dan juga dingin.


Inu-yas-ha,, panggil kagome dengan nada yang sangat kelelahan


Kagome, kau tidak apa-apa.


Jinenji, cepatlah. Panggil nenek kaede


Jinenji bergegas mengecek perut kagome,, dan melihat darah yang sudah banyak keluar.


Nenek kaede,,, kagome-sama tidak bisa melahirkan secara normal.


Apaaaa???? teriak nenek kaede dan Sango


Jinenji apa yang kau maksud? Tanya inuyasha dengan panik


Aku, akan melakukan metode yang lain.


"Metode yang lain,,,???" Tanya Nenek kaede.


Jinenji mengeluarkan Sebuah alat sejenis pisau, Tapi berbeda. Membuka sedikit baju kagome,,


Heyyy, jinenji apa yang akan kau lakukan? teriak Inuyasha.

__ADS_1


Mendengar teriakan inuyasha, kagome yang setengah sadar melihat jinenji.


Pisau yang jinenji pegang, seperti alat medis Cesar di jamannya.Tapi, masih sedikit kuno. Kagome mengerti yang akan di lakukan jinenji.


Inu-yasha,,, panggil kagome.


kagome menatap Inuyasha,,,


kehhh,,, baiklah. Jinenji lakukan,,,


Jinenji mulai meraba perut kagome, dan menaruh pisah medisnya.


Awwwwwwww,,,,,,, teriak kagome.


(Dijaman feodal tidak ada obat bius).


.


.


.


Ini daun obat yang di butuhkan kagome-sama. Rin, harus cepat.


Rin bergegas kembali ke desa.


.


.


.


Jinenji terus melakukan pembedahan pada perut kagome. Darah yang keluar begitu banyak.


"Jinenji-san, apakah ini tidak apa-apa". tanya sango.


Tidak apa-apa. Kagome-sama, wanita yang kuat.


Sango melihat kondisi kagome yang sudah tidak sadarkan diri.


Nenek kaede, terus memeriksa denyut nadi kagome.


Jinenji, denyut nadi kagome begitu lemah.


Heyyh,, jinenji. Teriak inuyasha,,,


Jinenji tidak memperdulikan teriakan inuyasha,,, dia tetap meneruskan membedah perut kagome. Bayi hanyo sudah mulai terlihat, masih terbungkus placenta dengan rapih. jinenji mengeluarkan bayi hanyo dari perut kagome.


Semuanya yang berada di ruangan, terpana dengan apa yang di lakukan jinenji.


krrekkkkkk,,, pintu terbuka.


Rin-sama,, panggil jinenji.


Ehhh,, Rin sedikit terkejut dengan perkataan"sama".


Bisakah anda membatu saya?


ehhh,, ?? Rin bergegas menuju jinenji. Meletakan daun obat diatas meja.


Apa yang Rin bisa bantu?


Rin-sama, bisakah anda membuka placenta bayinya??


Rin, melirik sebuah benda putih kemerahan karena darah. Tapi di dalamnya ada seorang bayi.


Rin-sama, ada pasti bisa melakukan nya. Dan hanya anda yang bisa melakukan nya.


Ehh,,, tapi bagaimana caranya??


Jinenji hanya tersenyum dengan


ucapan Rin. Jinenji memfokuskan kembali dirinya untuk menjahit perut kagome.


Semua terpaku dengan ucapan jinenji kepada Rin. Sebenernya apa maksud jinenji, cuma Rin yang bisa melakukan nya.


Rin, melihat nenek kaede, sango, Inuyasha serta kagome yang sedang tidak sadar.


Dengan ragu, Rin mengambil bola placenta di tangannya. Rin melihat jinenji kembali.


Rin-sama, peluklah placentanya.


Ehhhhh?? semua terkejut dengan ucapan jinenji.


Rin memeluk dan mendekapnya di dadanya. Placenta yang di peluk tiba-tiba pecah dan hilang. Di gantikan dengan seorang bayi perempuan hanyo.


Owa owa owa,,, tangis bayi terdengar.


Jinenji tersenyum,,,,,. "selesai".


Denyut nadi kagome sudah mulai normal. lanjut nenek kaede.


Syukurlah,,, lanjut sango.


owa owa owa,,,,


Rin, masih terpaku dengan apa yang di lakukan dirinya. Bagaimana bisa??


Rin, melihat bayi yang berada di pelukannya.


Rin Tersenyum,, bayi ini sangat cantik. Lanjut Rin,,


krekkkkk, pintu kembali terbuka.


Di balik pintu, terlihat tubuh yang sangat kekar, kulit putih, hidung mancung, rambut perak yang panjang serta ada warna magenta di kedua pipinya.


Sesshomaru-sama,, panggil Rin dengan wajah yang sangat mempesona.


Sesshomaru-sama,, jinenji membungkukkan badannya.


Sesshomaru,, panggil inuyasha


Rin menghampiri sesshomaru dengan masih membawa bayi di tangannya.


Sesshomaru-sama,,,


Sesshomaru memperhatikan bayi yang berada di tangan Rin.


Sesshomaru-sama, ini bayi kagome-sama dan inuyasha-sama. Sangat cantikkan.


Sesshomaru hanya terdiam, dia hanya berpikir ke dua putrinya lah yang lebih cantik dan kuat.


"Rin" panggil inuyasha.


Mendengar panggilan Inuyasha, Rin sedikit terkejut.

__ADS_1


Rin segera menghampiri inuyasha,,


Inuyasha-sama, maafkan Rin. Rin hampir lupa.


Rin, terima kasih.


Ehh,, inuyasha-sama. Rin Tersenyum dengan ucapan nya


Inuyasha menggendong bayi perempuan nya.


Rin,, panggil sesshomaru. aku menunggumu diluar.


Rin akan segera menyusul sesshomaru-sama. senyum Rin tidak menghilang di wajahnya.


Rin, sesshomaru menjemputmu. Mungkin towa dan setsuna membutuhkanmu .Lanjut nenek kaede


Benar Rin, kau pulanglah. Biar aku dan yang lainya yang menjaga kagome. Lanjut sango kembali.


Hhmmm,, baiklah.


Rin-sama, terimakasih. lanjut jinenji.


Jinenji-san,, Rin tidak melakukan apa-apa. kaulah yang menolong kagome-sama dan bayinya. Rin tersenyum dengan ucapannya.


Baiklah, Rin pamit dulu. Rin, akan kembali lusa.


"Rin" panggil inuyasha. Terima kasih.


Inuyasha-sama, sama-sama.


Rin bergegas menghampiri sesshomaru yang berada di luar rumah.


Sesshomaru-sama,,


Ayo pulang, Rin merindukan towa dan setsuna. Rin memegang tangan sesshomaru dan tersenyum.


Sesshomaru menggendong Rin dan pergi terbang.


.


.


"Jinenji, aku ingin bertanya padamu". tanya kaede.


Kenapa cuma Rin yang bisa membuka placenta hanyo.


Hmmm,, benar sekali lanjut sango.


Semua menatap jinenji,,


Karena kehangatan Rin-Sama lah, jinenji tersenyum dengan ucapannya.


Kehangatan?? lanjut sango.


Benar sekali, bagi hanyo Rin-sama mempunyai kehangatan berbeda dengan wanita manusia biasanya.


Kaede hanya tersenyum dengan ucapan jinenji. Dia hanya berpikir, jangankan hanyo. bahkan seorang daiyokai bisa di taklukannya.


Inuyasha hanya terdiam, dia sebagai hanyo juga merasakannya. Rin memang berbeda dari yang lain. Tidak di pungkiri sesshomaru sangat melindungi nya.


.


.


Rin menghampiri towa dan setsuna yang sedang tertidur. Rin mencium kedua putrinya. Towa, setsuna kalian berdua mempunyai sepupu perempuan yang sangat cantik. Ibunda harap kalian bisa saling membantu dan menjaga satu sama lain. Rin tersenyum dengan ucapannya.


.


.


.


Hari-hari Rin menjadi sangat bahagia. Menjadi seorang ibu dari anak-anak seshomaru. Mimpinya yang dahulu mungkin tidak akan mencapai setinggi ini. Bagi Rin cukup bersamanya, baik sebagai pengikutnya saja sudah membuat Rin sangat bahagia.


Tapi, takdir membawanya lebih kau lagi. Sekarang dia menjadi seorang ibu dari kedua putri hanyo. Bagi Rin keinginannya hanya ada satu, "selalu bersama mereka semua". Bukan hanya bersama sesshomaru, melainkan sekarang Yashahime.


Tingkah sesshomaru yg selalu mudah dibaca ketika bersama Rin. Sesshomaru sudah menyadari nya. Akan tetapi seshomaru tidak ingin menunjukan nya. Dia tidak ingin, merusak kebahagiaan Rin.


Setelah kelahiran Yashahime, kebahagian rin bertambah. Di saat sesshomaru sedang tidak berada dirumah. Rin yg sekarang sudah tidak merasa sendiri lagi. Dia sudah menjadi seorang ibu dari kedua putri kembar.


Sesshomaru melihat Rin tertidur di samping kedua putrinya, melihat wajah rin yang tertidur tapi ada guratan senyum yang terlihat bahagia di wajahnya. Sesshomaru menatapnya lembut,,,


Sesshomaru menaruh pedang bakusaiga dan tenseiga,, dia berbaring di samping Rin.


Membuat Rin terbangun.


Sesshomaru-sama,,


Seshomaru memeluk Rin dengan lembut,,,


Sesshomaru-sama,,


Sesshomaru tidak menjawab pertanyaan Rin, dia hanya menatap nya lembut.


Tidur lah kembali,,,


Rin kembali tersenyum,,,


Baiklah sesshomaru-sama,,


Rin berbaring kembali dan menatap towa dan setsuna yg berada di sampingnya. Seshomaru berbaring di samping Rin dan memeluknya erat.


Sesshomaru-sama, apakah anda tahu. Towa dan setsuna tumbuh sangat cepat. Towa dan setsuna sangat mirip dengan anda. Rin tersenyum,,,


Rin membalikan badannya dan menatap sesshomaru yg memeluknya.


Sesshomaru-sama,, apakah Rin boleh minta sesuatu pada anda?


Sesshomaru menatap Rin,,


Sesshomaru-sama,, jika suatu hari terjadi sesuatu pada rin. Tolong jga mereka berdua untuk Rin,,,


Rin,, jangan katakan hal bodoh.


Rin kembali tersenyum,, dia berfikir inilah suami yg dia kenal, sesshomaru-sama akan melindungi semuanya. Rin akan selalu percaya padanya.


Rin sangat mencintai kalian semua. Rin, sangat mencintai anda, towa dan setsuna.


Mendengar ucapan Rin, sesshomaru semakin mengeratkan pelukannya.


Rin kembali tersenyum dan membalas pelukan sesshomaru.


Kata-kata yang sangat hangat dan senyum yang ingin selalu ingin dilindunginya.


..."Apakah kau punya sesuatu untuk di lindungi". Kata-kata ayahandanya dahulu menjadi kata-kata yang selalu ada di pikirannya saat bertemu Rin dan selamanya....

__ADS_1


__ADS_2