Eternity

Eternity
Brith yashahime


__ADS_3

Blukkkkk,,, terdengar suara benda jatuh ke bawah


Kagomeeeee,, kau ini apa-apaan. Teriak Inuyasha dengan badan yang masih tersungkur akibat kata "OSUWARI".


Inuyasha, ini bukan keinginan ku. Tapi ke inginan bayi kita". Kagome mengelus perut ny yang sudah mulai terlihat menonjol. Usia kehamilan nya sudah beranjak 4 bulan.


Kehh,,, jawab Inuyasha yang mulai bangkit dan mulai berdiri.


Inuyasha, bagaimana keadaan Rin dan kakak ya.


Kehhh, mereka akan kembali hari ini. Bau sesshomaru sudah sangat dekat


Benarkah???? Rin tinggal menunggu beberapa Minggu lagi untuk melahirkan. Pasti mereka sangat lucu dan imut. Cantik seperti Rin dan ganteng seperti kakak. Mempunyai telinga anjing sepertimu inuyasha (kagome menarik - menarik kuping inuyasha). kyaaaaa,,,, aku sudah tidak sabar menunggu itu semua.


Kagome, lepas kan.


Inuyasha, waktu Rin dan kakak pergi untuk liburan. Seperti nya mereka sudah mengetahui kehamilanku. Mungkin mereka lebih mengetahui nya lebih dulu dari pada kau. Dari mana mereka mengetahui nya??


kehh,, mana aku tahu. Tanyakan saja pada mereka.


Benar sekali,, aku akan menanyakan pada Rin.


Si brengsek itu sudah sangat dekat,,


ehh, benarkah?? kagome melihat keatas langit. Terlihat sileut seorang youkai yang sedang menggendong seoarang wanita.


Inuyasha kau benar, itu mereka.


Kakak, Rin. Teriak kagome dan melambaikan tangannya.


Kagome-sama, Inuyasha-sama. Sapa Rin dengan tersenyum


Kagome menghampiri Rin, dan mengelus perut Rin dengan lembut.


Rin, perutmu sudah sangat besar.


Hmm, mungkin beberapa Minggu lagi anak Rin dan Sesshomaru-sama akan lahir. Senyum Rin tidak menghilang di wajahnya yang terlihat pucat namun tidak menghilangkan kecantikan nya.


Mendengar perkataan Rin, kagome menatap Rin dengan lembut. Gadis kecil yang dahulu terlihat lugu, sekarang akan menjadi seorang ibu dari anak daiyoukai yang terkuat.


Kagome-sama, bagaimana kabar anda dan inuyasha-sama.


Eh,,, aku baik-baik saja Rin.


Rin, menatap lembut kagome dan melirik perut kagome yang terlihat sudah membesar.


Kagome-sama, apakah keponakan Rin dan sesshomaru-sama baik-baik saja?


Ehhh,,, haha. Tawa kagome dengan sedikit terkejut.


Mendengar ucapan Rin, inuyasha dan sesshomaru yang sebelumnya cuek, menjadi sedikit terkejut dan menatap Rin.


Heyyy Rin,,, teriak Inuyasha.


Inuyasha-sama,,,


Bagaimana mungkin, dia akan menjadi keponakan sesshomaru.


Mendengar ucapan inuyasha, kagome menutup matanya dan menghela napas


Uhhh,,, inuyasha"osuwari".


Bukkkkkkkk,,,,


Kagome kauuuuuuu,,,


Kagome tidak memperdulikan Inuyasha,,,


Rin, abaikan inuyasha. Lebih baik kau beristirahat.


Hmmmm,,, terimakasih kagome-sama


Sesshomaru berjalan menghampiri Rin


Rin,,, panggil sesshomaru.


Sesshomaru-sama,,


Sesshomaru menggenggam tangan Rin dan berjalan menuju rumah mereka.


Kagome melihat pemandangan yang luarbiasa indah. Menatap nya dengan penuh kebanggaan.


Daiyoukai yang begitu kuat, menggenggam tangan seorang wanita begitu lembut. Begitu indah pemandangan sore hari ini, disertai ssmilir angin sore yang.


akhhhhh,,,, indahhh sekali. Teriak kagome lalu pergi meninggalkan Inuyasha.


Heyyyy,, kagomeeeeee teriak Inuyasha.


Kagome tidak memperdulikan inuyasha,


.


.


.


Sesshomaru-sama,,


Mendengar panggilan Rin, sesshomaru menatap Rin dengan lembut.


Bagaimana mungkin, anda bisa tahu kehamilan kagome-sama?


Baunya,,, jawab sesshomaru.

__ADS_1


Ehh????,, Bau?? tanya Rin Kembali.


Baunya sama dengan izayoi


Ehh,, izayoi? ibunda inuyasha-sama.


Sesshomaru menutup matanya,,,


Hmmm,,, Rin sedikit termenung dan tersenyum Kembali


"Sesshomaru-sama, apakah anda juga mengetahui kehamilan Rin terlebih dahulu"? Tanya Rin dengan mengelus perut ny dan tersenyum


Mendengar ucapan dan tingkah rin, sesshomaru menatap Rin dengan lembut.


Tidak,,


Ehhh??? Rin terkejut dengan ucapan sesshomaru. Lalu menatapnya dengan penuh jawaban.


Di tatap Rin dengan begitu, sesshomaru mengelus pipi Rin dengan lembut. Sesshomaru tahu, di dalam pikiran Rin pasti bertanya-tanya. Kenapa dia tidak mengetahui nya.


Rin,,, panggil sesshomaru dan menatap Rin dengan lembut. Mata emas yang begitu identik bertemu dengan mata coklat yang jernih serta penuh dengan pertanyaan


Karena bau mu tidak berubah,


Ehhhh?? tidak berubah??


sesshomaru menutup matanya sejenak,,


.


.


.


flash back,,


Rin, Rin, bangun? Teriak nenek kaede


siang hari yang begitu cerah, saat itu Rin jatuh pingsan di ladang.


Nenek kaede yang tidak jauh dari keberadaan rin, menghampiri Rin


Rin,,, teriak nenek kaede


Saat nenek kaede berusaha membangun kan Rin, tiba-tiba di sekeliling mereka angin kecil datang menghampiri


flassss,,,,


"Siapa kau"?????


Rambut putih tergerai panjang, dengan mata emas yang tidak asing, gaun putih yang elegan. Serta moko-moko yang berada di tangannya.


Mendengar pertanyaan nenek kaede, wanita itu tidak menjawab. wanita itu menghampiri Rin dan nenek kaede.


"kau seperti sesshomaru"?? tanya nenek kaede


Wanita itu tetap tidak menjawab pertanyaan nenek kaede,,


Wanita itu menatap Rin dengan lembut,,


Sesshomaru, kau memang anak yang sangat bodoh,, lanjut wanita itu


Ehh,,, anak? lanjut nenek kaede


Kau, ibu dari sesshomaru??


Wanita itu menatap nenek kaede,,,


Panggil aku inukimi,,


Pantas sekali kalian sangat mirip.


Nenek tua. lanjut inukimi


Dimana sesshomaru? Disini tidak tercium baunya. Hanya sedikit tercium di bau badan istri nya.


Sesshomaru belum kembali, dia pergi seminggu yang lalu.


Ceroboh sekali, dia meninggal kan istrinya tanpa perlindungan yang berarti


Tiba-tiba inukimi mengeluarkan cahaya dari meido seki ke dalam tubuh Rin.


"Apa yang kau lakukan pada Rin"? tanya nenek kaede


Rin sedang mengandung,,,


Ehhhhh,,, apa? nenek kaede terkejut dengan perkataan inukimi. Bagaimana kau bisa tahu??


Bau Rin dan anak yang di kandung menarik siluman untuk mendekatinya. Bau yang sangat manis untuk di nikmati oleh para siluman?? Terlebih itu bercampur dengan darah yaoukai sesshomaru. Dan para siluman itu sedang menuju desa ini


Benarkah?? bagaimana dengan Rin? lanjut nenek kaede dengan melihat situasi desa.


Nenek tua kau tenang saja, siluman itu sudah aku singkirkan.


Benarkah?? uhhhh,,, terima kasih untuk itu.


Nenek kaede menghela napas lega.


Dan bagaimana kondisi rin sekarang??


Aku telah memberikan kekai pada Rin. agar siluman tidak mencium baunya yang sedang mengandung.


Nenek tua, bawa Rin ke dalam rumah.

__ADS_1


Rin terbaring di atas futon.


Anak brengsek itu akan segera datang.


Inukimi meninggalkan nenek kaede dan Rin,,


Yare-yare,,, Ibu dan anak mereka sangat mirip.


Sesshomaru tiba di depan rumah


Sesshomaru kau sudah kembali,,


Rin berada di dalam. Satu hal yang ingin ku sampaikan. Rin, sedang mengandung.


Mendengar ucapan nenek kaede, jantung sesshomaru berdetak sangat cepat. Badannya gemetar hebat. Bagaimana mungkin dia tidak mengetahui kehamilan Rin. Dia tidak mencium bau apapun di Rin.


Melihat sesshomaru yang tetap terlihat tenang, tapi nenek kaede bisa menebaknya. Kenapa sesshomaru tidak mencium bau apapun.


Sesshomaru kau tidak mencium atau merasakan apapun pada Rin bukan?


Itu karena ibumu inukimi-sama sudah menutup bau Rin yang sedang mengandung, sehingga baunya tidak tercium oleh siluman yang lain. Agar Rin tidak dalam bahaya.


Mendengar ucapan nenek kaede, sesshomaru hanya terdiam.


Rin, sudah sadar di dalam. Rin, menunggumu. Cepat lah Masuk,,,


Nenek kaede meninggalkan sesshomaru,,


Ibundaaa,,


.


.


.


Hmm,, jadi anda tidak mengetahui kehamilan Rin. Karena ibunda anda. RIn tersenyum dengan apa yang di dengar nya.


Sesshomaru-sama,, jadi ibunda sesshomaru-sama yang melindungi Rin juga.


Sesshomaru-sama,, bisakah anda menyampaikan terimakasih Rin kepada ibunda sesshomaru-sama. lanjut Rin dengan terus tersenyum


Mendengar ucapan dan terus tersenyum kepada dirinya, sesshomaru menarik Rin dengan lembut dan memeluk nya dengan hangat.


Rin terus tersenyum dengan apa yang di lakukan sesshomaru,,,


.


.


.


Bulan demi bulan, Minggu demi Minggu, Hari demi hari, sudah Rin lalui dengan berat dan bahagia.


Malam ini adalah malam bulan purnama, cahaya bulan menerangi desa.


Tarik napas yang dalam Rin,, sekali lagi.


lanjut nenek kaede dan kagome.


Rin, kau pasti bisa. lanjut sango


uh, uh, uh, terdengar tarikan napas yang begitu dalam.


Rin, sedikit lagi. Mereka hampir keluar. Lanjut kagome


Di atas bukit, sesshomaru menatap bulan purnama yang begitu besar. Cahayanya menerangi desa.


Sesshomaru, tidak di ijinkan oleh nenek kaede dan kagome untuk menemani Rin melahirkan.


Oa oa oa oa,,, ( suara tangisan bayi terdengar).


Sesshomaru-samaaaa, teriak jaken sambil berlari "mereka sudah lahir".


Tiba-tiba,,, angin dan cahaya menghampiri sesshomaru.


Sesshomaru-sama,,.


Heyy,, siapa kau? tanya jaken kepada wanita yang mengenakan gaun biru laut serta konde yang sangat besar di kepalanya.


wanita itu tidak memperdulikan jaken.


Sesshomaru menatap wanita itu,, "kau adalah adik dari kirinmaru, sara."


Sara?? pikir jaken. Sebab jaken baru mendengar nama itu. Dan baru melihat wanita itu. Bahwa kirinmaru mempunyai adik wanita.


Sesshomaru-sama, anda masih mengingat saya. Bagaimana mungkin, anda tidak mengingat saya. Sebab kita seharusnya mempunyai hubungan??


Ehh, hubungan?? jaken yang mendengar percakapan mereka hanya terus berfikir.


Sesshomaru tidak menjawab pertanyaan wanita itu,,


Sesshomaru-sama,, istri anda melahirkan malam ini bukan? lanjut wanita itu,,,


Bagaimana mana kau tahu?? lanjut jaken


Sesshomaru tidak memperdulikan wanita itu, pergi terbang menuju desa.


Sesshomaru-sama,,, tunggu. Teriak jaken.


Sara, menatap kepergian sesshomaru. Mengepalkan tangannya. Ada kemarahan di dalam hatinya yang begitu besar.


Sesshomaru, lindungi keluarga mu semampu mu. Aku tidak akan diam, dengan apa yang kau lakukan pada ku dahulu.

__ADS_1


2 putri hanyo lahir di malam bulan purnama yang begitu terang dan besar


__ADS_2