
22:45 Malam.
Di sebuah Cafe Coffee
Suasana lumayan dingin seorang gadis yang kelelahan duduk di kursi sambil meminum Coffee hangat yang telah ia pesan.
"Hei! apa saat ini kau sedang bermalas-malasan," ucap seorang pelayan Cafe tersebut.
Gadis yang di tanya itu pun membalas,"Hei! apakah kau tidak kasihan padaku? apa ini yang namanya pertemanan?!" jawabnya sambil teriak.
Pelayan wanita itu pun duduk dengan tatapan curiga apa yang sebenarnya terjadi kepada gadis di hadapannya tak lain adalah temannya, yaitu Choi Min Hae.
Choi Min Hae adalah gadis pelajar di Universitas Hankuk yang berada di kota Seoul Korea Selatan. Choi Min Hae sering di panggil Minna dia gadis yang selalu terlihat bermalas-malasan dimana pun dia berada, tetapi walaupun ia pemalas ia selalu mendapat Juara 1 di setiap tahunnya. Terkadang karena itu orang-orang iri padanya dan membenci dia dan sampai mengira bahwa dia mempunyai ilmu sihir.
"Oi Minna berhenti sajalah kau sekolah jika kau terus malas begini," kata temannya Shin Ci Hea.
Shin Ci Hea adalah sahabat dekatnya Minna yang selalu mendampinginya dalam suka dan duka, tetapi saling membohongi diri sendiri.
"Ci kenapa kau kasar sekali padaku?! aku tidak melakukan kesalahan!" Minna kesal.
"Salah sendiri kenapa juga kau harus mendapat perhatian guru dan membuat murid lain iri padamu," jawab Ci Hea.
"Hoohyaaa!!!! Jadi aku yang disalahkan disini?!" ucapnya sambil menunjuk dirinya sendiri dengan telunjuk.
Temannya tertawa dan mengubah topik agar Minna tidak merasa kesal lagi.
__ADS_1
"Berhenti ketawa." Minna menyindir kesal.
"Iya maafkan aku. lalu bagaimana kau akan menghadapi mereka?" tanya Ci Hae.
"Tidak ada yang ingin aku lakukan."
Suara tv terdengar oleh Minna dan membuat ia teralihkan untuk menonton, ia menatap pilu pada apa yang ia rasakan pada saat ia melihat sebuah tayangan di tv Cafe Coffee tersebut.
Kedua pipinya memerah akibat ia menahan air matanya. Sedangkan Ci Hae mulai mematikan tv tersebut karena tak ingin temannya sedih akibat melihat Idolnya yang saat itu sedang memeluk fans lainnya.
"Kenapa di matikan?" tanya Minna tanpa ekspresi.
"Aku sudah mau tutup, sekarang kau pulang lah Minna."
~
*
*
*
Di Rumah~
Masuk kamar lalu berbaring dengan tenang.
__ADS_1
Ups!
Minna terbangun dari ketenangannya dan buru-buru mengerjakan tugas kelompoknya sendirian. Tak ia sangka ia melupakan tugas penting karena tugas ini akan di presentasikan besok pukul 9:00 pagi.
"Aish kenapa aku pelupa sekali, apakah karena aku pemalas." Katanya sedih saat mengingat kejadian di sekolah bahwa temannya dengan lantang benci pada dirinya.
"Sudah lah tidak perlu aku pikirin, ini juga hidupku dan bukan hidup mereka, salah sendiri kenapa mereka bodoh dan kenapa aku pintar." Ocehnya sambil mengerjakan tugas.
"Tapi aku pemalas."
"TIDAK! MAMA KENAPA AKU PEMALAS?!" teriaknya.
"Jika ini dibilang keturunan juga bukan, lalu apa."
"Eonni! bisa diam aku mau tidur!" saut Choi Na Hae tak lain adalah adik kandungnya yang super rewel.
Minna kaget akan kehadiran Na Hae yang tiba-tiba masuk ke kamarnya se'larut ini.
"Na Hae kau mengagetkan aku!" jawab cepat Minna.
Na Hae pun dengan raut wajah buruk kembali ke kamarnya dengan tatapan sinis kepada Eonni.
Semenjak kedua orangtuanya meninggal Minna hanya tinggal berdua dengan Adiknya, orangtuanya meninggal akibat kecelakaan mobil sehingga Minna trauma jika naik mobil ataupun bus, makanya ia selalu pergi ke sekolah dengan berjalan kaki sambil menikmati udara sejuk di pagi hari.
Kehidupannya sederhana tetapi ia tidak mudah untuk menyadari bahwa kehidupannya di ambang kehancuran akan hatinya yang tak ingin ia ungkap walaupun sudah 10 tahun~
__ADS_1
GAES INI CERITA PERTAMAKU DI NOVELTOON MOHON YA DUKUNGAN KALIAN SEMUA:)
THANK YOU FOR READER:v