Fall In Love With A Big Star

Fall In Love With A Big Star
Hari Melelahkan


__ADS_3

Pagi hari pukul 8:00


Gadis bernama Minna bersiap bangun dan pergi ke kamar mandi, setelah mandi ia mencari pakaian yang hendak ia gunakan ke Universitas-Nya.


"Astaga di mana semua baju-bajuku?" Minna menatap wadah pakaian kotor dengan kedua matanya yang keheranan.


"Apa sikap pemalasku berlebihan? kenapa aku sial setelah aku mulai berjuang sendiri," raut wajah sedihnya.


"Tetapi bukannya aku selalu berjuang sendiri?"


Minna pun menatap sedih karena tidak ada baju yang layak untuk ia pakai dalam presentasi kelompoknya.


Ia pun mendatangi Adik-Nya walaupun ia sangat kesal pada sikap Adik-Nya yang selalu merundung dirinya.


tok... tok..


Pintu terbuka...


"Eonni?"


Minna tersenyum:)


"Wae?!" tanya Adik-Nya yang sebenarnya tahu bahwa kakak-Nya pasti menginginkan sesuatu.


"Adik ku yang cantik tidakkah kau menyuruhku masuk terlebih dahulu," ucap Minna lembut sambil masuk.


Na Hae menyengir....


"Langsung saja, Eonni mau apa?"


Dengan cepat Minna menunjuk lemari pakaian yang berada di kamar Na Hae.


Na Hae keheranan tentang kehidupan kakaknya yang selalu merepotkan nya.


"Kakak tidak punya baju?! sehingga harus meminjam bajuku," ketus Na Hae kesal sambil menggeleng.


Minna mencoba memainkan jarinya dan terus menatap lemari pakaian itu.


"Aishh... ambil sendiri dan jangan lupa kembalikan," ujar Adiknya terpaksa. Minna tersenyum pulas.


~


8:25 pagi.


Setelah bersiap ia terburu-buru sambil lari kencang untuk mencapai Hankuk sekitar 35 menit dari jarak hampir mencapai 100 meter.


[Gadis pemalas yang jago lari]


Huff...


Gadis itu kelelahan sehingga ia mengatur nafasnya sebentar dan mulai berjalan normal sambil melihat jam tangannya. 8:55


"TIDAK!!!!!" pekiknya membuat orang sekitar terkejut.


Wanita gila~


Ada apa dengan wanita itu~


Apa baru putus cinta~

__ADS_1


Minna tidak memperdulikan ocehan sekitar ia hendak kembali lari mengejar waktunya untuk sampai ke Universitas Hankuk.


9:00


"Dia belum datang?" kata Sinnae


"Hm sepertinya begitu." Nina~


"Apa dia pemalas itu sehingga terlambat, menyebalkan," ujar Ryung Na


Sinnae, Ryung Na dan Nina adalah teman satu kelas serta satu kelompok Minna.


Tetapi seperti yang terlihat mereka bertiga tidak berusaha untuk mengerjakan secara kelompok dan hanya Minna yang mengerjakan secara individu.


[Curang...]


Guru Ekonomi telah tiba, kebetulan Minna juga telah tiba.


Di sekujur wajahnya penuh dengan air keringat akibat ia berlari cukup jauh untuk mengejar waktu sejam.


Pak Park Shin Hye adalah guru ekonomi bapak ini tidak mau jika ada kesalahan dalam ekonomi jadi dia menantikan dan mengharapkan siswa yang baik dapat ia promosikan di industri ekonomi bisnis.


"Baiklah kita mulai presentasi kalian yang sudah Bapak atur secara berkelompok."


Setelah beberapa kelompok yang mempresentasikan bisnis mereka, kini saatnya giliran kelompok Minna. Pak Park Shin Hye berharap Minna tidak kecewakan dirinya dalam presentasi ini.


"Minna silakan bawa kelompok mu."


Minna mengangguk.


Minna serta kelompoknya maju ke depan, tidak salah lagi jika pemimpinnya adalah Minna, Minna harus menjelaskan semuanya sendiri. Karena dirinya lah yang membuat presentasi itu sendiri jadi hanya dia yang tahu startegi ekonomi yang ia buat.


Tarik napas...


"Halo semuanya dalam presentasi saya kali ini judulnya adalah Pembangunan Ekonomi."


Sedikit gugup~


"Pengertian Pembangunan Ekonomi adalah proses menuju kebaikan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat yang lebih baik."


...


"Dampak dari ini adalah:"


Menulis di papan tulis.


+Membuka lapangan pekerjaan baru


+Meningkatkan pendapat masyarakat


+Fasilitas umum terpenuhi


-Meningkatkan urbanisasi


-Pecemaran akibat limbah pembangunan


Masalah Pembangunan


Negara Berkembang:

__ADS_1


-Kualitas pendidikan masih rendah


-Pembangunan nasional kurang terencana


-Kecilnya penanaman modal


-Pertumbuhan pendidikan tinggi


Indikator Keberhasilan:


*Pendapatan nasional


*Produksi nasional


*Pendapatan perkapita


*Peranan sektor industri


"Dan ada juga beberapa faktor, penanggulangan Masalah serta Kebijakan dan Strategi dalam ekonomi," jelasnya singkat tapi pasti.


"Sepertinya cukup disini saya menjelaskan beberapa teori berawal dari pengertian serta perkembangan dalam suatu industri, Terima kasih." akhirnya.


Tepuk tangan...


plok plok plok


Pak Shin Hye sangat tertarik dengan prestasi yang Minna ajukan dan jelaskan, tidak sia sia Pak Shin Hye mengharapkan Minna.


~


"Wah ini melelahkan sekali-"


Satu teman sekolompok lain, "Lihat apa dia mendapatkan prestasi itu dari hasil yang tidak baik, sehingga Pak Shin Hye tertarik dengan prestasinya."


"Iya kau benar."


"Memalukan sekali."


"Aku dapat nilai jelek lagi, itu karena dia."


"Wanita jalang!"


Minna diam, "Apa aku salah lagi? Mereka suka sekali mencemooh orang."


22:00


Gadis itu, iya Minna. Ia berjalan menelusuri jalan pulang, saat ia melihat sebuah tv itu lagi- lagi lagi ia benci pada apa yang ia lihat.


Dengan serius Minna menatap televisi tersebut di balik jendela kaca dari restoran toebokki.


"Hei In Yeop! berhenti lah tayang di tv!! kau seperti siksaan bagiku," ucapnya kesal.


Minna tanpa sadar terus lari dan lari sampai ia tidak tahu bahwa dirinya sampai di tempat Agensi Hwang In Yeop sang bintang besar.


Hwang In Yeop menjadi bintang aktor besar karena Drama True Beauty yang mendapat ranting besar serta fans yang meningkat semakin hari demi hari.


~Fall In Love For Big A Star~


Cerita ini hanya fiksi belakang yang diambil dan dirangkum dalam karangan Author jadi anggap saja ini cerita cinta fantasi kepada sang Idola kalian.

__ADS_1


~Melelahkan~


^^^_Minkyra^^^


__ADS_2