Fall In Love With A Big Star

Fall In Love With A Big Star
Direkrut


__ADS_3

Universitas Hankuk


"Lihat episode 5 sudah di rilis!" pekik kecil Yeri, membuat Minna kaget serta malu di pandang orang sekitar.


"Hei! kecilkan suaramu Yeri," saut Minna.


Yeri adalah teman Universitas Minna tetapi mereka beda kelas, hanya Yeri teman dekatnya di sekolah Hankuk ini.


"Lihat loh ... aku bahagia banget!" gembira Yeri yang sambil memandangi hpnya.


"Ssst ... hmm kecilkan sedikit suaramu," tutur Minna menghela nafas.


Minna heran terhadap kebahagian Yeri melihat episode Nevertheless yang sudah di rilis, walaupun ia juga suka menonton Drakor (drama Korea), tetapi dia bersikap biasa saja (tenang dan nyaman).


"Baiklah ... aku mau menontonnya, kau mau ikut?" tanya Yeri pada Minna.


"Tidak perlu aku tidak suka menonton jika masih On-going, jika sudah tamat ... akan kucoba," jawab Minna tenang. Yeri mengangguk.


Yeri pergi duluan sambil berjalan sedikit meloncat akibat kebahagiaannya, Minna tersenyum manis melihat itu.


~


Kantor Pak Park Shin Hye


"Pak ... CEO Keyeast Entertainment ingin mencoba merekrut salah satu siswa terbaik dalam industri," ucap Bu Laila.


Pak Shin Hye yang sedang menulis di meja kantornya itu pun terhenti, dan mendiskusikan langsung dengan kepala sekolah Hankuk.


~


"Minna!" panggil seseorang.


Minna menoleh ke suara tersebut.


"Leo? Ada apa?" tanya Minna bingung.


"Ikut aku," ajak Leo teman sekelasnya.


Minna heran, "Kemana?"


"Pak Shin Hye memanggil kamu," ucapnya.


"Heh?! Ada perlu apa? Apa penting?"


"Entahlah ... katanya begitu," ujar Leo.

__ADS_1


Minna dan Leo pun menuju kantor Pak Shin Hye secara bersamaan.


Leo hanya mengantar Minna sampai pintu kantor Pak Shin Hye saja, lalu Leo pergi setelahnya.


Minna masuk ...


"Halo Pak ... ada perlu apa Bapak memanggil saya?" tanya Minna sopan.


Pak Shin Hye tersenyum, " Silakan duduk dulu, ada hal yang ingin Bapak diskusikan dengan kamu," ujar Pak.


Minna pun duduk dengan tenang.


"Kamu tahu Agensi Keyeast Entertainment?" tanya Pak Shin Hye. Minna mengangkat kedua alisnya tanpa ekspresi.


"Hmm."


"Mereka ingin merekrut siswa terbaik dalam perindustrian ekonomi, Bapak ingin mengutus kamu ke Keyeast Entertainment, bagaimana?"


"APA?!" pekik kaget Minna, membuat Pak Shin Hye melotot.


"Ada Apa? Bukan ini bagus Min Hae?" ujar cepat Pak Shin Hye.


"Kenapa harus aku Pak?" tanya Minna malas.


"Karena kamu yang terbaik bagi Bapak," jawab Pak Shin Hye tulus. Minna menghela nafas.


"Minna ... Bapak tadinya sudah mengusul Leo untuk pergi, tetapi Leo-Nya malah mengusulkan kamu untuk direktur Keyeast Entertainment," tutur Pak.


"Hah?!"


Minna terkejut lagi tanpa debat.


Mereka berencana menyiksaku? Salah apa lagi aku ini...


"Pak ... bisakah aku menolak ini?" tanya Minna.


"Tentu saja-" Minna memotong perkataan Pak Shin Hye, "Baiklah terimakasih Pak!"


"Tidak," sambung Pak Shin Hye pelan.


Minna melemas akan penolakan tersebut, tetapi ia berusaha untuk tidak direktur ke sana.


"Apa ada cara lain agar aku tidak pergi?" tanya Minna sekali lagi.


"Tidak ada cara ... jika kamu tidak pergi Bapak akan menurunkan nilai kamu," ujar Pak serius.

__ADS_1


"Tidak masalah," bisik kecilnya. Pak Shin Hye menatap lagi.


"Apa? Terima mau turun nilai jadi Nol?" Sedikit ancaman Pak Shin Hye agar Minna menerima tawaran itu.


Minna menggeleng, "Hahaha ... tentu saja tidak Pak! Baiklah saya terima menjadi karyawan magang di Keyeast Entertainment." Pak Shin Hye tersenyum lega.


~


Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa....


"Apa aku mendapatkan ramalan sial hari ini?! Oh tuhan jangan siksa aku terlalu dalam ... jika aku ada salah mohon maafkan aku," oceh Minna yang saat ini sangat depresi.


"Aku harus menemui Ci Hea sekarang," katanya.


Gadis itu pun pergi sambil melangkah dengan cepat ... berlalu (lari) agar cepat sampai ke Cafe Coffee.


"Minna?"


"Ci ... hiks ... tolong temanmu ini," Minna memasang muka sedih dan badan lesu.


"Ada apa? Apa kau sakit Min?" tanya Ci Hea khawatir dengan tampang Minna.


Minna mengangguk, "Iya."


"Dimana sakitnya?" tanya Ci.


Minna menunjuk sakit di kepala, kening, mata, mulut, dan hatinya.


Ci menyengir, "Hmm ... ada masalah lagi ini pasti."


"Katakan ada apa?" tanya Ci sekali lagi.


"A-ku ... aku direktur oleh Keyeast Entertainment, Pak Shin Hye menyuruhku, aku sudah menolak tetapi Pak tidak mau kalah debat denganku, Aku harus bagaimana!" oceh cepat, Minna sedih.


Ci melongo, "APA! Sungguh?! Wah gila."


Ci Hea berdiri ngejut saat mendengar itu.


Ci melihat sekeliling ... melihat pengunjung yang sedang menatapnya akibat berteriak. Ci tersenyum dan kembali duduk dengan tenang.


"Jadi kapan kau akan mulai kerja?" tanya Ci tenang.


Minna menjawab, "Besok."


"Apa?!"

__ADS_1


"Iya! Besok jam 10 aku mulai kerja di Keyeast Entertainment," saut Minna.


Apa aku sanggup Tuhan?


__ADS_2