
...haechan pov...
aku menjatuhkan badanku di kasur karna sangat capek dan melihat langit2 atap, tiba² hpku bergetar, sumpah mengganggu kenyamananku, aku mengambil ponsel itu dan melihat siapa yang menelfonku
Nakamoto ngegas (renjun)
aku berdecak kesal karna dia menggangguku, aku mengangkatnya dan terkejut, dia menangis dan menyuruhku kerumah sakit, tapi bagaimana ini sudah malam dan mobil atau montorku di rumah mae, aku menelfon jeno tapi tak dibalas lalu aku menelfon mark ternyata dia sudah dibawah, aku langsung lari dan pergi ke rumah sakit bersamanya
"kau terkejut?" tanyanya dalam mobil, aku hanya mengangguk karna masih tak percaya, aku hanya berdoa sangat agar dia tidak kenapa² dan prosesnya lancar
sesampainya di rumah sakit aku berlari kedalam meninggalkan mark yang masih memarkirkan montor, dia sudah biasa ku tinggal seperti itu jadi yaudah gpp, di dalam aku bertemu mama, renjun, mami, papi, dan jeno
aku gabisa berkata apa² saat ini, renjun menarikku keluar untuk membicarakan sesuatu, dia emang paling peka diantara yang lain walaupun orangnya ngegasan
"l-lu udah tau dari lama njun?" tanyaku masih kaget
"gw baru tau sebulan yang lalu bear, maaf gangasi tau ke lu" jawabnya, aku benar² kehilangan kata²
"Bear!!" panggil mark aku langsung menoleh lalu memeluknya, gatau air mataku jatuh mungkin renjun sekarang merasa tidak enak denganku
beberapa jam berlalu dan jaemin sudah pindah di kamar inap aku duduk sebelah mark dan menatap kosong dan penuh pertanyaan
__ADS_1
bagaimana dia bisa hamil?, kapan dia melakukannya?, dengan jeno?, kenapa semua sepertinya bahagia?, kenapa mama gamarah sama nana bahkan momy yang barusan datang juga senang memeluk jeno? apa yang sebenarnya terjadi?, kenapa aku merasakan hal yang mengganjal? itu yang dari tadi ku pikir
"bear" panggil momy taeyong seketika pikiranku langsung mengarah denganya
"a, kenapa mom?" jawabku
"jangan di pikirin sayang, biar jaemin yang jelasin aja ya" ucapnya, aku mengangguk dan pergi menemui jaemin yang terbaring di kasur rumah sakit
"bear" panggilnya, seketika aku menangis di tempat
"bear it's okay, i'm okay bear" lanjutnya
"kau kejam denganku, kenapa hanya aku yang tidak kau beri tau, dasar na jaemin sialan!" ucapku memeluknya, dia mengelusku dengan lembut
"dia ku beri nama jisung, jung jisung" ucapnya
"terus lu gimana ? gasekolah?"
"sementara aku mau pindah ke jepang bareng papi, dan namaku berserta jisung dan jeno akan diganti jadi lee" jelasnya
"Berati jeno juga bakal ikut kalian?" tanyaku histeris
__ADS_1
"ngga, gw di sini dia ke jepang cuma beberapa bulan doang ko" jeno sebenernya mau ikut, tp dia juga harus menutupi kasus antara keluarga jung dan nakamoto
"nana di jepang cuman 3bulan ato 2 bulan bear, gausah khawatir, dan besok nana udah berangkat" nana mengusap tanganku dengan halus
"anakmu imut na sama sepertimu" ucapku lalu dia tersenyum
"kau juga imut bear, thanks" jujur dia sangat pandai menyembunyikan air matanya, aku tau yakin dia akan menangis setelah ruangan ini kosong
"bear" panggil momy "pulang gih momy tau kamu capek kan" sambungnya "iya bear gabaik untuk jahit-" ucapan mark terhenti
"jahit? jahitan maksud kamu hyung?" aku bingung apa yang dia katakan, jahitan apa?
"a-ani.. gih yuk pulang"ajak markhyung lalu aku berpamitan dan mengikutinya dari belakang
.......
.......
.......
***HAY GAND JADI INI CUMA CERITA KHAYALAN AUTHOR YA NGGA BENERAN, JADI JAN SAMPE KEBAWA KE RL, BAGI YANG MASI BINGUNG BISA KOMEN KOK
__ADS_1
MAACIII***