Family Love Story Markhyuck

Family Love Story Markhyuck
Episode 14


__ADS_3

...haechan pov...


Aku pulang ke apart jam 9 lebih bahkan melewati jam tidur anak bayi mana besok harus bangun pagi karna markhyung ada rapat osis


"sini naik tempat tidur" suruhku pada anak kecil yang berdiri di depan pintu toilet kamar


"dady di mana?" dia berlari berlari keluar mencari markhyung, oh astaga kenapa pintunya lupa ku tutup, mau gamau aku harus mengejarnya


"kok belum tidur bear?" tanya markhyung yang udah gandeng chenle


"le maw idul ma momy dady" ucapnya lalu aku berjongkok di hadapannya


"biarin markhyung tidur di sini ndee" kataku halus, di langsung menutup bibirku pakai tangan mungilnya


"dady utan malkyung!" dia ingin menangis, argh gemas sekali rasanya


"iyaudah markhyung biar tidur sama kita, tapi chenle gaboleh nangis cup cup" aku mengelus pipi tembam itu dan mengusap air matanya


"dady!" getaknya


"iya maksud momy, dady" dia hanya tersenyum geli lalu menarik tanganku dan mark ke dalam kamar


"Hana dul set" aku mengangkatnya ke kasur, terlihat ada kebahagiaan di hidupku, aku ngerasa deket sama anak ini tapi dia ku temukan di pintu apartemen


"udah le tidur, ish markhyung tidur besok katanya ada rapat osis" mereka langsung diam, aku tiduran di samping chenle, aku memberinya susu di dotnya sambil mengelus rambutnya, lalu dia tertidur

__ADS_1


aku tak percaya aku akan membawanya waktu sekolah esok


.......


.......


.......


...winter pov...


aku memandangi kota lewat jendela kamar ku, begitu indah kota malam sampai² aku menangis saat malam hari, bukan bukan, ini bukan karna sodara kembarku tapi sudahlah


"Winter a" seseorang mengejutkan ku dari balik pintu dan rahasiaku terbongkar


"Ya lu kenapa nangis?!" dia berlari lalu menangkup wajahku


"Soal giselle?, atau soal dady?" aku membalik badanku jadi melihat ke arahnya


"Cih omong kosong apa lu, mendingan lu balik deh ke kamar lu" aku menariknya keluar tapi dia menahan


"HEG OGEB INI KAMAR GW JUGA!"


"Oiya, ish dasar sungchan jelek ngapain sih harus sekamar!" ngeluhku dia hanya tertawa dan tidur di kasurnya


"gw bakal ngelindungin lu dari siapapun, gw gasuka liat lu nangis kek gitu" ucapnya tiba²

__ADS_1


"Really? janji?" ucapku mengulurkan tangan dia tersenyum lalu menerima tanganku


"thanks sungchan" aku tersenyum lepas padanya, hanya dia yang ku punya di keluarga, aku tidak terlalu dekat dengan keluarga sebenarnya.


"Kenapa kalian belum tidur em?" ucap momy tiba² masuk kamar mengejutkan kami berdua


"baby twins.., ucapan dady tadi gausah dimasukin ke hati, biarin dadymu itu ngoceh nanti juga momy yang marahin mereka" ucapnya mengelus rambutku dan tersenyum pada sungchan, dia orang paling hebat di keluarga


"Sekarang kalian tidur cepat, besok momy yang ngantar kalian" ucapnya mencium dahiku dan sungchan lalu mematikan lampu kamar


.......


.......


.......


...Taeyong pov...


"Jae" aku memasuki kamar dan melihatnya di kasur membaca buku" aku naik ke atas kasur lalu tidur memeluknya


"udah pada tidur?" tanyanya, aku mendongak melihat wajahnya yang fokus membaca buku


"em, jae.." panggilku dia hanya berdeham


"jangan memarahi mereka seperti itu, walaupun winter kalah lomba vocal tapi dia bukan terbawah, dia masih bisa ikut audisi lain jae" ucapku, dia menghela nafas, menaruh bukunya lalu memegang wajahku dan tersenyum

__ADS_1


"mianhae, apa aku terlalu menekan mereka?" tanyanya dan aku menggeleng


"jangan minta maaf padaku jae, minta maaf dengan winter dan sungchan ndee" dia hanya tersenyum dan mencium bibirku sekilas lalu beranjak pergi ke kamar si kembar


__ADS_2