
...Haechan pov...
selesai dengan semua urusan memakaikan baju chenle dan menyuapinya dan sekarang bergantian dengan markhyung yang memakai baju seperti anak tk
"ck, lihat dirimu hyung, bagaimana bisa kau memakai baju seperti ini lihat dasimu saja berantakan, katanya kau pewaris ceo tapu apa!" omelku sambil merapikan baju markhyung
"momy momy" panggil chenle yang berlari dan melompat untuk ku gendong
"momy...."suara imutnya sambil menciumku
"hayo chenle mau apa sampe cium² momy, dadynya gadi cium juga nih? dady gabolehin ah" ucap markhyung lalu mendapat ciuman dari chenle
"momy.. lele boyeh nda baleng jiji belangkatna?" ucapnya
"loh jiji kan ada class bahasa mandarin le, lele mau ikut?" tanya markhyung
"lele uga mau belajar dady" dia mengganti mukanya dengan wajah sudah malas dengan semua
"lele mau? ntar biar di ajarin unty dejun ndee" mumpung keluargaku dari berbagai macam negara jadi gampang untuk belajar tanpa mengeluarkan uang
"nah kalau mau bahasa china itu juga ada unty renjun, bahasa thailand ada granma bahasa inggris ada dady smaa granpa" jelas mark tapi chenle langsung cemberut dan menyendehkan kepalanya ke dadaku
"yaudah yuk berangkat emang ga kangen sama noona?" hiburku tapi tak ada respon darinya
"mom, nenek chanie sama markhyung berangkat ndee" pamitku
"le pamit dong sama nenek" suruh markhyung tapi tetap tak ada respon
"loh Chenle kenapa" ucap momy dan nyonya baekhyun
__ADS_1
"dia lagi ga mood buat ngapa² in mom" ucap mark
"yaudah gih sana cepat kalian berangkat itu di urus di jalan aja kalian hampir telat ini" suruh NY.baekhyun lalu aku menunduk
aku memasuki mobil dan memangku chenle yang masi malas untuk menggerakkan badannya
"lele" panggilku sambil memeluknya tapi tetap tak berspon apapun
"lele kenapa hm?" colek mark di pipi chenle tapi langsung di lap olehnya
"lele mau apa si sayang" tanyaku menyingkirkan rambut yang ada di depan matanya tapi dia langsung menyingkirkan tanganku, aku hanya bisa menghela nafas
hpku bergetar karna telfon masuk dari mae dan dady john, aku mengangkatnya
"nde yeoboseyo" awalku
"chanie udah berangkat hm?" tanyanya dan aku mengarahkan untuk vidio call
"eh lele kenapa eum?" tanya mae dar sebrang sana, aku mengasih hpku ke chenle dan di terima olehnya untung lah
"chenle kenapa sayang? siapa yang nakal biar granma marahin dia" sambungnya
"momy dady nakal sama lele huaaaa" ngadunya mulai nangis, aku dan markhyung cukup terkejut
"emang mereka ngapain chenle hm?" tanyanya lagi
"lele nda oleh ikut jiji" ngadunya kembali
"kan jiji ada class bahasa mandarin ma" celetuk markhyung
__ADS_1
"glanma liat dady tu nda olehin lele" ucapnya sambil menunjuk mark
"hahaha john lihatlh dia kalau ngambek mirip seperti hechan" ucap mae memberikan hpnya kepada johnny dengan chenle yang masi cemberut ingin mengeluarkan air matanya walau udah ada yang keluar sedikit
"ey why you baby? are you okay?" ucap dady john menahan gemas
"ey gwenchana, pulang sekolah ke sini granpa ada sesuatu buat kamu, tapi chenle gabole nangis okay" ucapnya lalu chenle mengangguk
"gabole marah² lagi sama momy dady nde" sambungnya lalu chenle mengangguk dan mengusap air matanya
"good boy udah ndee nanti imutnya hilang gimana" celetuk mae
"ndee papay glanma, glanpa lele udah mau deket ama sekolahna" hanya seperti itu sudah tenang?
"udah?" chenle memberikan hpnya padaku dia hanya mengangguk
"udah marahnya?" tanya mark
"jangan gitu lagi ya" sambungnya
"iiyya" jawab chenle masi gelagapan karna abis nangis
"jangan marah²in momy dady lagi ya, gaboleh ya" sambung mark
"hiks, minta maaf" ucap chenle ingin menangis sekali lagi
"iya, kalo udah minta maaf diem gausah nangis" suruh mark sambil mengelus rambut chenle
"udah ya nda usah nangis lihat baju momy basah semua kan, udah ndeee" ucapku mengelap air matanya
__ADS_1
"maafin momy ya, iya chenle?" mohonku sambil menangkup muka chenle
"iyya" ucapnya memelukku