Family Love Story Markhyuck

Family Love Story Markhyuck
Episode 3


__ADS_3

...ten pov...


"Dery sudahlah jangan nempel dejun mulu" ucapku "dery minggir sana.. dejun mau sama mami!!" sambungnya dan dia melepaskan tangannya, ya dia tampak sedih, dia memelukku dan kududukan di pangkuanku, ya aku berada di sofa


"MAE!! KAK DELY MINGGIY!! INI MAE HAECHAN!!!" teriakan haechan yang melengking membuat ku dan yang ada di sekitarku tutup kuping, dia sebenarnya anak papa tapi dia juga gamau kalo ada yang duduk di pangkuan maenya kecuali dia, dia berlari dan mendorong kakaknya dan duduk dipangkuanku memelukku dan menduselkan wajahnya di dadaku


"Ish gantian dong masa kamu terus yang sama mae" ucap kakanya "Nda oleh mae puna haechan wlee" jawabnya meledek lalu menyendehkan palanya di dadaku, berbeda dengan san yang nurut bahkan dia menjaga dery dengan haechan dengan baik aku bersyukur mempunyai anak sepertinya, dan johnny dia hanya melihatku pusing di sini


"dery sama dady gih" ucapku dan dia mengiyakan lalu mendapatkan pelukan dari dadynya "mae.." ucap haechan "dalem sayang" jawabku memainkan pipi gembul haechan "chan mau susu" ucapnya dan aku terkejut di ikuti johnny yang melihatku,


"haechan udah gede gaboleh ya" ucapku "nda mau..." rengeknya "eh dengerin haechan udah umur berapa?, udah besarkan" ucapku merapikan rambut haechan "hiks mau susu.."ucapnya yang mulai mengeluarkan air mata "kamu ngantuk kan yaudah tidur yuk" ucapku menggendongnya "sambil nen" sambungnya dengan wajah memohon dan aku mencium pipinya lalu pergi ke kamar

__ADS_1


...mark pov...


aku melihat mae pergi meninggalkan kamar, aku penasaran bukannya dia dengan haechan?, aku mengintip dan melihat bayi beruang di tepi ranjang, aku masuk dan melihat wajah bundarnya, em dia menggemaskan


"Kak malk napain?"ucap jeno dari balik pintu, aku menoleh dan mengisyaratkan untuk diam, aku membawa jeno keluar dan tiba" dia terbangun


"Mae?"ucap haechan yang ingin menangis karna dia tidak menemukan ten "echan udah banun? main ma nono yu" ucap jeno merubah mood haechan dengan cepat, dia turun dari kasur melewati tangga kecil, ya tagga itu sebenarnya milik jeno tapi haechan lebih kecil jadi itu sementara untuk haechan, dia menghampiriku dan jeno, ah sial kenapa yang dia gandeng hanya jeno


...ten pov...


aku sedang di dapur memasak cemilan untuk semua, aku merasakan ada sesuatu yang memegang kakiku secara tiba², aku terkejut dan menoleh kebawah, "Haechan?!" ucapku terkejut lalu menggendongnya seperti bayi pada umumnya dia memelukku dan semua orang yang melihatnya ikut merasakan gemas, begitu juga mark yang sudah melongo melihat haechan, kegiatanku terhenti karna haechan yang rewel aku menyerahkan semua pada taeyong dan winwin, aku mencari johnny dan menemukannya di halaman rumah sedang menelfon seseorang, "mungkin dengan karyawan bodohnya lagi" pikirku

__ADS_1


aku menghampirinya dan mengasihkan haechan yang sudah terlelap kembali di gendonganku, aku masuk dan kembali membantu mereka.


"Dimana winwin?" tanyaku


"tadi si yuta angkat tangan jadi yang ngurus renjun si winwin" jawabnya dan aku terkekeh


"oiya tae kayanya gw bakal balik deh ke chicago" ucapku dan dia terkejut


"karna kerjaan?" tanyanya dan aku mengangkat bahu


"aku mendengar pembicaraan johnny tadi dia lagi marah²" ucapku balik dia hanya menghela nafas

__ADS_1


"kau sudah berapa bulan?" tanyaku mengalihkan pembicaraan


"tuju" jawabnya singkat dan aku mengangguk


__ADS_2