Fuji No Ghosto

Fuji No Ghosto
Part 13 -Asuka Berubah??-


__ADS_3

"A a a a.. Asuka?!"


Terkejutnya Ken


"Hehe iyah, Aku mau ikut Alea"


"Kalian mau pergi kemana?"


Tanya Ken


"Kami ingin berburu"


Jawab Alean


"Hah? kau mengajak Asuka?"


"Yah aku juga mengajari Asuka dan melatihnya"


Baiklah hati hati.


Asuka dan Alea pergi menuju Hutan yang liar di alam Spiritual, Sesampai di hutan, mereka terhalang dengan 2 penjaga hutan itu.


Mereka berdua menanyakan dan berbicara pada penjaga hutan itu.


"Ehem! Kalian tidak boleh memasuki hutan ini!"


Sentak penjaga hutan itu


"Hehh??, Kenapa tidak boleh? Bukankah ini hutan liar?"


Tanya Asuka


"Makanya itu! Hutan ini berbahaya!"


"Kami dari pembersih hutan pemerintah"


Ucap Alea sambil menunjukkan kartu


"Ahh iya silahkan maaf, aku tidak tau, kalian tidak menunjukkan ID"


Ucap penjaga itu


Akhirnya penjaga hutan itu membuka gerbangnya dan memperbolehkan Asuka dan Alea masuk.


"Emm Alea?"


"Ada apa?"


"Apakah kau benar benar pembersih hutan disini?"


"Kenapa? -_- "


"Tipuanmu sangat lucu hihi"


"Aku tidak menipu, aku memang pembersih hutan"


" 0_0 yang benar saja?"


Kejut Asuka


Akhirnya mereka sampai di tujuan, Alea meraba raba pohon tua dan membuka sebuah pintu di sebuah sisi pohon


Didalam rumah pohon itu terdapat peralatan pembersih hutan dan lainnya, seperti pemotong rumput, pembasmi serangga.


Mereka turun ke ruangan bawah tanah lagi dan menuju ke akar pohon.


Didalam akar pohon itu Alea menyalakan Lampu lentera, Asuka terkejut karna melihat perlengkapan berburu di dalam ruangan tersebut.

__ADS_1


Alea langsung mengambilkan panah kecil untuk Asuka


Dan Alea menggunakan Panah buatannya sendiri dan dinamai "Panah Eletrik"


"Ini untukmu"


Kata Alea sambil memberi Panah kepada Asuka


"Wahh untukku?"


"Iya ambilah anak panah itu dan masukkan kedalam tasnya"


"Ah baiklah"


Sementara itu..


Di ruanagan bawah tanah milik Asuka Dan Ken, Ken menemukan tasnya Alea dan membukanya


Ken mengambil sebuah buku catatan milik Alea


Ia membacanya sampai menemukan sebuah pesan pesan yang menyindir Tomo


"Apa maksud dari pesan ini??"


"Kenapa mereka juga mencari Tomo?"


"Ah sudah lah"


Di hutan..


"Ssstt Merunduklah Asuka!"


Bisik Alea


"Hah?! ada apa?"


Ucap Alea


"Okeh okeh..."


Alea menyuruh untuk mempersiapkan panah Asuka untuk menembak rusanya


Asuka sudah siap bidik dan siap meluncurkan Anak panahnya


"Tembak sekarang!"


Ucap Alea


*Jleeb


Anak panah itu pun menusuk tepat di bagian kepala sang rusa tersebut


"Kau hebat Asuka!"


Puji Alea


"Hmm?, Kenapa aku bisa?"


"Eh benar juga, orang kalau pertama kali belum tentu Tepat sasaran"


"Mungkin saja aku hanya kebetulan"


Alea dan Asuka pun menghampiri Rusa tersebut, Ternyata Rusa itu belum mati sepenuhnya


Asuka menatap Mata rusa yang berbinar binar tak berdaya, sedangkan Alea menyiapkan Pisaunya untuk menyembelih rusa tersebut.


Asuka tak tega melihat kematian sang Rusa yang begitu mengenaskan, Ia menghadap kebelakang dan menutup telinganya.

__ADS_1


Saat Alea menyembelih sang rusa, Rusa itu berteriak sangat keras dan berusaha untuk lari, Namun sayangnya badan dan juga tenaganya sudah lemas


*Crroooottt...


Darah Rusa mengalir kemana mana, Pisau Alea sudah terpenuhi dengan darah merah


Kemudian Alea memanggip Asuka, dan menyuruhnya sesuatu.


"Asuka.."


"Emm iya??"


"Kemari lah"


"Ada apa?"


Tanya Asuka sambil menggigil ketakutan


"Cobalah darah Segar ini"


"Eh?, Kenapa? aku tidak mau!"


"Cobalah dulu, Aku akan contohkan"


Alea menyontohkan kepada Asuka untuk mencicipi darah rusa yang segar, Alea pun menjilati sisi Samping pisau yang dilumuri oleh darah.


"Begitu caranya, Jika kau mau mencoba darahnya, Kau akan merasakan kesegaran"


Ujar Alea


"Emm baiklah.."


Asuka pun memberanikan dirinya untuk mencoba, Ia mulai dengan memegang pisau yang berlumuran darah, Asuka saat itu sangat menggigil dan sangat ketakutan, seperti kedinginan, Matanya berkaca kaca seperti ingin menangis.


Di sisi samping lain pisaunya, Masih banyak darah yang berceceran sampai terkena baju Asuka, Selagi menunggu Asuka berani mencoba darah, Alea mengeluarkan pisaunya dan Ingin mengkuliti di Rusa itu.


Asuka masih tak berani dengan perintah Alea yang menyuruhnya untuk mencoba darah segar.


Akhirnya Asuka menyerah dan tak sanggup untuk mencobanya dan melihat Alea


Asuka terdiam dan hanya menundukan kepalanya, Asuka mengalirkan air matanya dan membasahi pipinya


Alea pun memanggil Asuka, Asuka yang sedang sedih tadi mengusapkan air matanya dengan tangannya


"Asuka kemarilah!"


"I .. I.. Y a...,A a. da., a p aa.."


Ucap Asuka dengan gugup


"Tolong bantulah aku menggotong rusa ini ke Rumah pohon ku"


"Baiklah.."


Rusa yang sudah selesai di kuliti itu Di ikat di sebuah batang bambu, Yang memudahkan untuk dibawa


"Alea begitu tega membunuh Rusa yang tak bersalah apa apa"


Itulah yang selalu di ucapkan di dalam hati Asuka


"Dia masih butuh banyak belajar tentang bagaimana caranya bertahan hidup" Batin Alea


Sementara itu Ken di markas bawah tanah Asuka, mencoba untuk menerjemahkan Buku sejarah Kage Ghosti dengan teliti, Meskipun sudah di terjemahkan oleh Asuka, Ken masih tidak percaya bahwa kebenaran Kage Ghosto


Akhirnya ia berkeliling Keluar sambil mananyakan arti bahasa Spiritual, Sambil membawa buku sejarah Kage Ghosto itu, Ia juga siap dengan pakaian Hoodie/Jubah yang bisa menutupi wajahnya.


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2