
seorang lelaki duduk di kursi kebesarannya dengan aura yang sangat bahagia, karna di dalam alat canggih di depannya dengan merek apel tergigit itu menampilkan seorang gadis yang sedang mondar mandir dangan gelisah untuk menuntut keadilan bagi paman tersayang,dia membayangkan bagaimana ekspresi gadis tersebut bila tau sumber masalah berasal darinya..
" alar aku ingin gadis ini memohon untuk kebebasan pamannya "
" baik tuan akan saya buat gadis itu memohon kepada tuan "
" kau memang dapat di andalkan alar "
lelaki itu beserta anteknya keluar dari ruangan yang dapat membuat dia kaya,bukan menjaga lilin ya hihihi.
mareka menuruni lif khusus untuk dia seorang,sudah tidak sabar melihat reaksi gadis itu.
disaat mareka berjalan di sana sudah berdiri gadis dengan pakaiyan serba tertutup,dia tidak bergeming melihat sang pemilik tempat ini sedang tersenyum meremehkan.
" jadi anda yang memfitnah paman saya, anda sangat tidak punya hati "
sang resepsionis di depan sangat terkejut dengan perkataan gadis itu.tidak ada yang berani memarahi bos nya apalagi di tempatnya dan di depan para pekerja.cari mati ini gadis pikir sang resepsionis itu.
" alar apa kau mendengar orang bicara "
" tidak tuan,saya tidak mendengar " sang bos sama bawahan sama sama brengsek.pikir Zulaikha.
" maaf nona,anda cari siapa ?"
__ADS_1
bukan pak Abimanyu yang bertanya tapi sang tangan kanannya.
" ehh,apa kalian puas sekarang, dan kau apa kau benar-benar sudah tidak punya hati sedikitpun, kenapa kau lampiaskan kekesalan kau itu kepada paman ku apa salah dia?? "
Zulaikha sangat berang sekarang di saat di melihat lelaki itu turun di saat itu di tau bahwa sumber masalah pamannya berasal dari pria kurang ajar itu.
" nona jangan kurang ajar pada atasan saya,"
alar sangat sangat tidak menyangka keberanian gadis ini sangat besar,membentak sang atasan di tempatnya sendiri.
" kalau aku tidak membentak dia "dengan jari telunjuk mengarah ke wajah yang sangat sangat di banggakan dan di kagumi semua kaum wanita tapi tidak dengan gadis di depannya.
" apa aku harus diam di saat paman yang aku sayangi di fitnah begitu kejam oleh orang laknat seperti kalian hati yang di penuhi dengan sifat kezaliman apa kalian pantas di hormati "
Zulaikha tidak dapat lagi menahan air mata dengan penuh kesedihan dan hati yang penuh sesak.
alar akan menjawab tapi keduluan sang atasan yang diam Bae sedari tadi..
" apa kau akan menyerah sekarang,masalah pamanmu itu bukan urusanku kau mencari ke Adilan di kantorku kau itu salah tempat karna keadilan tidak ada di sini bahkan dunia ini.yang kuat menjadi raja yang lemah menjadi budak kau paham kan maksudku "
" pamanku tidak bersalah dia di fitnah dan aku tidak bisa ber buat apa apa,sebenarnya apa yang kau inginkan dari pamanku kenapa kalian tega,"
Abimanyu merasa tidak tega dengan Zulaikha tapi demi keinginannya tercapai dia akan melakukan segala cara halal maupun haram.
__ADS_1
" bersalah ataupun tidak itu bukan urusanku dia terbukti bersalah dan harus ganti rugi jika tidak maka penjara jalan keluar kecuali kau mau menjadi jaminannya."
Abimanyu berkata pelan di akhir kalimat dia sangat penasaran dengan gadis ini,hanya untuk menjebak gadis ini dia harus buang buang waktu yang sangat berharga untuk menghasilkan dollar..
Zulaikha terduduk di lantai kartor yang sangat dingin karna AC dia menyesali perbuatannya yang sok berani waktu itu untuk melindungi dirinya..
" sekarang aku harus bagaiman,apa aku harus menyerah tapi aku tidak rela "
dia bicara sendiri seperti orang gila sedangkan biang masalah telah keluar untuk miting.orang yang lewat hanya bisa melihat tidak ada yang menegur gadis itu karna atasan mareka tidak mengusir..
Zulaikha berdiri buru buru karna telah banyak orang yang lalu lalang karna Sudah waktu makan siang.
sekarang dia harus pulang karna dia pamit hanya sebentar.
deret deret suara ponsel bergetar tanda ada panggilan masuk.
Tante calling
" assalamualaikum Tante ada apa Tan "
sedangkan suara di panggilan terasa tersendat untuk berkat.
" Zulaikha pulang sayang paman masuk rumah sakit "
__ADS_1
tak.. hp Zulaikha terjatuh akibat berita yang dia dengar pamannya masuk rumah sakit,dia memungut hp yang sudah mati itu dan buru buru keluar dari arena perkantoran itu dan di depannya paman ojek masih menunggu walaupun lama.
jika terjadi sesuatu kepada pamannya dia tidak akan bisa memaafkan dirinya sendiri..