
Hutan yang sunyi senyap dari ke adaan makhluk hidup tidak membuat seorang laki-laki takut berada di tempat itu, dia tidak sendiri di belakang telah ada lusinan orang untuk menjaganya dari serangan musuh yang mengincar nyawanya, dan anehnya dia terlihat santai dalam keadaan genting tersebut sedangkan di belakangnya orang-orang itu telah meneteskan keringat walaupun dalam keadaan dingin mareka tau jika terjadi sesuatu dengan lelaki di depan maka kepala mareka taruhannya..
" apa kalian tau di mata titik para pengkhianat itu, "tanya pemuda tersebut dalam keadaan tersenyum,..
" tidak tuan "jawab sang bawahan terpercaya.
" kalian memang bodoh,"ucapnya garang.
" tapi tidak apa karna saya orang baik saya akan kasih tau kalian,di depan di belakang batu besar itu para tikus itu bersembunyi hahaha "tawa sang pemuda girang karna telah menemukan mangsanya..
sedangkan orang yang mareka cari tau tempat persembunyian nya telah ketahuan,dalam keadaan ketakutan dia keluar berharap dapat pengampunan walaupun itu mustahil mengingat pemuda itu di kenal dengan darah yang panas.
" tuan maafkan saya tuan saya tau saya salah "memohon sambil mengantuk dahinya ke tanah,
" sangat tidak seru bukan,lawanku ternyata hanya tikus got "
" tuan saya terpaksa melakukan itu tuan untuk anak saya tuan saya mohon "
__ADS_1
" apa kamu fikir saya peduli,tidak, hahaha "dia sangat senang menertawai mangsa yang sudah pupus harapan.
" alar bunuh dia beserta antek anteknya jangan ada yang tersisa, kau paham "tanya pemuda itu lagi
" baik tuan " dia mengulurkan peluru yang bersarang di pinggangnya.
" dor dor for "peluru itu menembus kepala dan jantung pria itu dalam keadaan mengenaskan.
" ini contoh untuk kalian, jangan pernah berkhianat kalau sampai itu terjadi maka akan lebih dari ini "bukan nya senang telah menghabisi pengkhianat yang telah membuatnya rugi pemuda itu malah merasa hampa karna untuk ke sekian kalinya nyawa hilang di tangannya,dialah sang penguasa di dunia bisnis apapun yang dia mau harus terjadi walaupun kesengsaraan untuk orang lain,
DIA ABIMANYU LAJENDRA raja nya para pembisnis,
" iya tuan saya telah menyuruh orang kita untuk menghabisi antek anteknya "
" kerjamu sungguh luar biasa alar "
" itu karna tuan "
__ADS_1
" kau suka sekali merendah,"
" aku akan menginap di hotel dekat sini "ucapnya lagi
" baik tuan,"
"ayo keluar dari hutan ini,tempat ini membuat saya merinding "candanya
" mobil telah saya siapkan setelah kita melewati pepehonan itu tuan "
" kau sungguh mengerti saya alar "
sang asisten hanya bisa diam atas sanjungan sang tuan,apanya yang takut fikirnya atas ucapan tuannya,dia tau tuannya hanya ber gurau karna pernah pada suatu hari tuannya memasuki hutang yang di kenal ganas karna siapapun yang masuk maka tidak akan pernah keluar dan tuannya membawa sang predator tersebut se orang diri,untuk menunjukkan dia lebih ganas dari para predator dan sejak itulah tuannya di kenal dengan darah panas yang artinya tuannya itu bersifat kejam kasar dan ganas.
" tuan kita telah memasuki kota barat daya tuan setengah jam lagi akan ada hotel di depan,"
tuannya hanya diam,
__ADS_1
dia hanya sibuk dengan pikirannya sendiri,sang asisten mengecek lokasi hotel dan bentuknya karna dia tau tuannya tidak akan mau menginap jika bukan karna darurat.
mobil mareka membuat orang-orang heran penjabat mana yang akan menginap karna melihat para bodyguard turun secara berbaris dan tertip,ini bukan pengusaha biasa pikir mareka..