
ke esokan harinya Zulaikha telah siap untuk pergi bersama pamannya,dia hanya bisa mengingat
kenangan bersama kedua orang tua beserta neneknya, karna dari kecil hingga dewasa dia tidak pernah meninggalkan rumah untuk sehari apalagi untuk yang lama,tapi dia juga tidak sanggup jika harus hidup sendiri di kampung ini,dia tau banyak orang yang sayang padanya tapi dia tidak mau merepotkan orang lain,jikalaupun dia ikut dengan paman dia akan mencari pekerjaan biar tidak membebani pamannya dengan biaya hidupnya di kota,..
" Zulaikha,"panggil paman Yusuf yang beberapa menit yang lalu sampai,
" maaf paman "
" Zulaikha melamun kenapa "
" Zulaikha berat paman meninggalkan rumah ini "ucap gadis itu.
" nak paman tau kamu masih berat meninggalkan rumah ini karna banyak kenangannya,tapi kamu harus iklas paman yakin ibu sama bapak dan nenek pasti juga mau kamu ikut paman,kamu hanya sendiri di sini paman takut terjadi apa-apa sama kamu "
" iya paman Zulaikha tau,ya sudah ayo kita pergi paman "gadis itu berusaha untuk tegar.
" ayo,sudah tidak ada yang ketinggalankan, "
" tidak paman, Zulaikha sudah cek "
__ADS_1
" baik kalau sudah semua, mismillah "
"bismillahirrahmanirrahim "
tidak ada percakapan lagi antara paman dan keponakan tersebut mareka sibuk dengan kegiatan masing-masing Zulaikha dengan zikirnya dan paman dengan fokusnya,
pak Yusuf tau sang keponakan cenderung banyak diam sehabis meninggalnya sang nenek oleh sebab itu dia tidak akan membahas apa-apa biarlah ponakannya tersebut fokus dengan zikir biar hatinya damai dan iklas dengan cobaan yang Allah berikan,,..
dan selang dua jam kemudian mareka sampai di sebuah rumah komplek perumahan dua lantai dengan halaman tidak terlalu luas maupun kecil, di halaman depan di tanam beberapa bunga mawar dan gantungan anggrek..
deru mesin mobil yang mareka naiki membuat seorang wanita parubaya keluar dengan sendirinya,..
" assalamualaikum Tante "ucap gadis yang keluar dari mobil siapa lagi jika bukan ponakan suaminya tersayang Zulaikha.
" Tante salamnya "mengingatkan.
" waalaikumsalam,Tante jadi pangling liat kamu sayang "
" masuk sayang " ajak nya menggandeng tangan gadis tersebut lagi.
__ADS_1
" ehemm kalau udah ada Zulaikha Sama suami sendiri lupa "pak Yusuf berdehem kencang supaya istrinya tau suaminya juga pulang dan ada di situ juga.
" eh,ayah udah pulang,?" tanya wanita parubaya saking fokus sama Zulaikha sama suami sendiri dia enggak ngeh..
" udah dari tadii juga bunda,mentang -mentang udah ada anak gadis sama suami jadi lupa "ucapnya pura ngambek masuk dalam rumah.
itulah mareka walaupun sudah tua tapi tetaplah romantis walaupun sudah uzur..
" ayah mah gitu,gak bisa liat bunda seneng,ayo Zulaikha gak usah kamu pikirin paman kamu itu "merekapun berlalu begitu saja di depan paman Yusuf yang pura pura ngambek,
paman Yusuf hanya bisa meng Hela nafas sama kelakuan istrinya walaupun begitu dia tetap cinta mati sama wanita itu.
" Zulaikha kita ke kamar kamu dulu Tante sudah siapkan kamar yang nyaman untuk kamu, mudah-mudahan kamu suka ya "
" maaf Tante jadi merepotkan,"
" siapa yang di repotkan,? Tante malahan senang tau kamu mau tinggal di sini jadi Tante ada teman ngobrol coba kamu tengok dulu apa kamu nyaman sama kamar ini,"
" bagus Tante kamarnya,makasih ya Tante "Zulaikha hampir aja nangis jika tidak mengingat tantenya masih di depannya,dia seperti merasakan kasih sayang ibunya lagi.
__ADS_1
" gak usah makasih sayang,Tante tau kamu masih sedih,tapi kamu tidak sendiri lagi sekarang ada Tante sama om kamu anggap kami orang tuamu sekarang,Tante juga senang kamu mau tinggal di sini sama Tante kamu kan tau tante tidak bisa punya anak lagi,dan sekarang ada kamu sebagai anak Tante "
marekapun berpelukan karna merasa terharu dengan ungkapan mareka masing-masing yang berasal dari hati,