
'hai namaku adalah Putri Srikandi Katsuri. entah bagaimana aku berada dizaman yg berbeda setahu aku, aku berada dikasur rumah sakit tapi seketika aku tidak bisa bergerak & berteleportasi kezaman yg diberi nama "Zaman Kerajaan Pajajaran". aku tidak tahu kenapa aku bisa ada disini & aku baru ingat kalau aku terkena penyakit yg berasal dari zaman ini tapi setelah aku berada dizaman ini aku bahkan tidak merasakan sakit dari penyakit aneh itu'.
Putri Srikandi Katsuri: *melihat perdesaan dibawah kaki gunung* "(sepertinya aku harus membiasakan diri untuk tinggal dizaman ini)".
saat aku sudah sampai disebuah perdesaan, aku terus dipandang oleh penduduk desa karna mereka tidak pernah melihat seorang perempuan yg memakai selendang didesa mereka.
Putri Srikandi Katsuri: "(kenapa penduduk desa disini terus memandangku, apa aku kelihatan aneh ya sampai mereka melihat terus)" ucapan batinku sambil berusaha tidak memandang mereka balik karna aku tahu mereka akan ketakutan terhadap aku yg orang baru didesa tersebut.
tiba-tiba datang seorang pemuda yg menawarkan dagangannya kepada & pemuda itu menyuruh aku untuk mencoba kue buatan neneknya.
Putri Srikandi Katsuri: *mengambil satu kue & memakannya* I-ini enak sekali.
Pemuda: "b-benarkah" ucapannya tidak percaya karna baru kali ini ada yg bilang kue buatan nenek enak.
Putri Srikandi Katsuri: "aku beli semuanya, berapa totalnya".
Pemuda: "Nona boleh bayar sesuka hati, Nona".
Putri Srikandi Katsuri: *mengeluarkan sekantong berisi emas* "apa ini cukup?!" ucapanku sambil memberikan sekantong emas itu.
saat pemuda itu membuka sekantong itu, tiba-tiba pemuda itu kaget tercampur senang.
Pemuda: "a-apa ini tidak kebanyakkan, Nona??" ucapan pemuda itu yg tidak percaya.
__ADS_1
Putri Srikandi Katsuri: "ambil aja sekalian buat pengobatan nenekmu".
Pemuda: "Nona, bagaiaman---" ucapannya yg terpotong karna tiba-tiba aku menghilang seperti ditelan Bumi.
pendiam itu pun pulang dengan hati yg gembira karna ia berjualan hanya sebentar & tidak sampai malam.
disisi Putri Srikandi Katsuri.
saat aku tengah berjalan ditengah-tengah pasar tiba-tiba aku melihat ramai sekali orang disatu tempat kemudian aku pergi kearah keramaian orang-orang itu untuk melihat ada apa.
Putri Srikandi Katsuri: "maaf, ini ada apa?!" ucapanku yg bertanya kepada seorang wanita.
[anggap aja nama wanita itu 'Nabila' ya. Author tidak tahu nama apa yg sesuai dengan wanita itu].
Nabila: "ini, Ada seorang perempuan kira-kira berumur 15tahun dihukum oleh 3 orang pria yg ditakuti didesa ini" ucapan sang wanita.
aku yg mendengarkan hal itupun sudah tidak tahan melihat perempuan itu dihukum & dipukul tanpa ampun kemudian tiba-tiba aku menahan ujung cambuk yg memukul sang gadis yg membuat semua yg ada disitu kaget.
Pria¹: *mencoba untuk menarik kembali cambuknya*.
tapi tidak berhasil karna tiba-tiba pria itu terpental hingga terkena kedai kendi.
Putri Srikandi Katsuri: *berjalan mendekati sang perempuan & menyesuai tinggi badan kami* "tenang aja aku akan menyelamatkan kamu dari pria-pria tak tahu malu ini" ucapanku yg terdengar lembut & halus ditelinga sang perempuan.
__ADS_1
mendengar itu pria yg membawa pedang tiba-tiba mengeluarkan pedangnya & bersiap menebas kepalaku tapi ditahan oleh tangan kiriku & itu membuka semua yg ada disitu terkejut termasuk pria yg mahu menebas kepalaku.
Pria²: "(dia menahan pedangku hanya dengan tangan kosong?! kenapa tidak bisa digerakkan?!)" batinnya yg bisa berkeringat dingin.
para penduduk desa: "(pedang itu sama sekali tidak bergerak)" ucapan batin mereka yg merasakan aura khodam didalam tubuhku.
tak butuh waktu lama ketiga pria itu berhasil aku kalahkan tanpa mereka menyentuh diriku lalu aku pergi kekedai kendi yg sempat hancur tadi.
Putri Srikandi Katsuri: *meletakkan sekantong berisi emas kemudian berlalu pergi*.
Sang perempuan: *menggikutiku secara diam-diam*.
setelah aku pergi dari pasar tersebut.
tiba2x terdengar suara kaki kuda yg menunggu kepasar itu & itu adalah Raden Kian Santang bersama beberapa prajuritnya.
Raden Kian Santang: "ada apa ini?! kenapa pasar ini berantakkan sekali & siapa yg mengikat ketiga pencuri ini?!" ucapannya yg masih berada diatas kuda.
Pria¹: "begini Raden Kian Santang, tadi ada seorang perempuan yg menyelamatkan seorang gadis yg berusia 15tahun dari ketiga pencuri ini & saya tidak sengaja menemukan sisa selendangnya yg terpotong akibat pedang dari ketiga pencuri ini" ucapan pria itu sambil menunjukkan selembar selendang yg terpotong.
Raden Kian Santang: "berikan selendang itu kepadaku untuk ditunjukkan kepada Ayahanda".
pria itu pun memberikan selendang yg terpotong itu kepada Raden Kian Santang.
__ADS_1
...bersambung....
...maaf kalau kurang memuaskan....