Gadis Selendangku Yg Pemalu Tapi Pemberani

Gadis Selendangku Yg Pemalu Tapi Pemberani
Raden Kian Santang, Ayahandanya & Ibundanya


__ADS_3

...diistana....


Raden Kian Santang: "Ayahanda, Ayahanda" ucapan Raden Kian Santang yg sedikit berteriak memanggil nama Ayahandanya tersebut.


Ayahanda Prabu Siliwangi: "ada apa, Raden Kian Santang. kenapa kau berteriak?!" ucapannya yg menyapa Raden Kian Santang.


Raden Kian Santang: "Ayahanda, apakah Ayahanda mengetahui tentang gadis berselendang?!".


Ayahanda Prabu Siliwangi: "Ayahanda tidak mengetahuinya karna dikerajaan tidak ada yg namanya gadis berselendang".


Raden Kian Santang: "Begitu ya" ucapan sang Raden Kian Santang.


Ayahanda Prabu Siliwangi: "oh ya, 4 hari lagi akan diadakan sebuah pertunjukkan. apa kau mahu ikut?!".


Raden Kian Santang: "iya, aku akan ikut menonton. kalau begitu saya pergi dulu, Ayahanda" ucapannya sambil perlahan pergi.


...didalam hutan....


Putri Srikandi Katsuri: "keluarlah, aku sudah tahu kau sudah menggikutiku daritadi" ucapanku sambil membalikkan badanku.


sang perempuan yg sudah bersembunyi dibalik pohon pun keluar karna ingin berterima kasih.


Putri Srikandi Katsuri: "kenapa kau menggikutiku?!" sambil berjalan mendekati sang perempuan.


Sang perempuan: "a-aku ingin berterima kasih kepadamu karna telah menyelamatkanku & aku ingin menggikutimu kemanapun kau pergi. kumohon izinkan aku menggikutimu, aku siap menjadi anak muridmu jika kau mahu" ucapan sang perempuan sambil berlutut ditanah sebagai permohonan.

__ADS_1


seketika sang perempuan merasakan kepalanya dipegang & ia pun mengangkat kepalanya.


Putri Srikandi Katsuri: "aku akan membiarkanmu menggikutiku. sekarang kau berdiri nanti lututmu bertambah sakit lagi" ucapanku yg lembut.


sang perempuan pun berdiri begitupun aku.


Putri Srikandi Katsuri: "baik, siapa namamu?! ".


Sang perempuan : "a-aku tidak mempunyai nama" ucapan sang perempuan yg sedih.


Putri Srikandi Katsuri: "(tidak punya mana, ya)" ucapan batinku yg melihat kesedihan diwajah sang perempuan .


aku pun memikirkan nama untuk sang perempuan & setelah beberapa saat berpikir akhirnya aku menemukan nama yg cocok.


Putri Srikandi Katsuri: "baiklah, namamu mulai hari ini & hari-hari seterusnya adalah Keyshia Bali. bagaimana apa kau suka?!".


Putri Srikandi Katsuri: "namaku adalah Putri Srikandi Katsuri".


Keyshia Bali: "wah, nama Guru indah & cantik sama seperti Guru".


Putri Srikandi Katsuri: "(baru kali ini aku mempunyai anak murid)" ucapan batinku yg merasakan tenang.


Keyshia Bali: "ayo Guru, aku ingin berjalan-jalan bersama Guru" ucapannya sambil menarik tangan kiriku.


...diistana kembali....

__ADS_1


Raden Kian Santang: "(siapa sebenarnya gadis berselendang itu kenapa memikirkannya membuatku penasaran)" sambil mondar-mandir.


Ibunda Ratu Subanglarang: "Raden Kian Santang" ucapan Ibunda Ratu yg menyadarkan Raden Kian Santang dari mondar-mandirnya.


Raden Kian Santang: "iya, Ibunda, ada apa manggil Kian?!".


Ibunda Ratu Subanglarang: "Ibunda lihat Raden daritadi mondar-mandir. apa yg sedang Raden pikirkan sampai-sampai tidak menyadari Ibunda ada didekat Raden?!" sambil memegang bahu Raden Kian Santang.


Raden Kian Santang: "anu, Ibunda, ada sesuatu yg menganggu pikiran Raden".


Ibunda Ratu Subanglarang: "apa itu, Raden?!" ucapannya yg bertanya-tanya.


Raden Kian Santang: "seorang gadis berselendang, Ibunda".


Ibunda Ratu Subanglarang: "ada apa dengan gadis berselendang & siapa gadis berselendang itu?! apakah gadis berselendang itu berniat jahat kepadamu, Raden?!" ucapan Ibunda Ratu yg mencoba menenangkan pikiran Raden Kian Santang.


Raden Kian Santang: "bukan begitu, Ibunda. Ibunda kan tahu sendiri jika Raden penasaran dengan si gadis berselendang itu" ucapannya yg sedikit melihat selembar selendang.


Ibunda Ratu Subanglarang: *melihat selendang itu* "Ibunda akan pergi dulu, Raden beristirahatlah supaya pikiran Raden itu terganggu lagi".


Raden Kian Santang pun memperhatikan Ibundanya yg perlahan pergi dari kamarnya.


Raden Kian Santang: *berbaring* "(aku bisa merasakan keberadaan khodam diselembaran selendang ini. apakah gadis itu memiliki khodam macam putih?!)" ucapan batinnya sambil memegang selembaran selendang yg diberikan oleh pria tadi.


...bersambung....

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN & FAVORITE, YA. TAPI KALAU TIDAK SUKA JUGA TIDAK APA-APA.


__ADS_2