Gadis Yang Beruntung

Gadis Yang Beruntung
cinta?


__ADS_3

typo bertebaran😅


......................


Andika yang merasa di abaikan pun kesal dan berdehem untuk menyadarkan mereka


" ekhem." dehem Andika menyandarkan Lisna dan Anaira yang sedang asik mengobrol


" eh iya Lisna kenalin itu Andika temen aku. em Dika ini Lisna sahabat aku." ujar Anaira memperkenalkan dan hanya dibalas anggukan dari Andika


" itu beneran temen kamu Ira?" tanya Lisna sambil berbisik pada Anaira dan dibalas anggukan dari Anaira


" yaudah Ira aku pulang dulu ya." pamit Andika pada Anaira


" kenapa cepet banget?" tanya Anaira


" iya di kantor masih banyak pekerjaan." jawab Andika sambil tersenyum tipis


" oh ok hati hati ya Dika." ucap Anaira dengan tersenyum manis


" ya bye" ucap Andika sambil berlalu pergi


" dia ganteng banget ya Ira." ucap Lisna kagum


" iya dia emang ganteng." jawab Anaira


" ehm Anaira kamu kenapa gak pergi aja sih dari rumah itu?" tanya Lisna serius sambil menggenggam tangan Anaira


" tapi aku masih pengen disitu biar bisa liat ayah setiap hari." jawab Anaira

__ADS_1


" tapi kalo kamu disitu terus kamu bakal disiksa mulu ama tu nenek lampir" ucap Lisna


" aku gak papa kok." ujar Anaira


" gak papa gimana? orang kamu sampe pingsan begitu"jawab Lisna kesal


" udah ah aku mau tidur aja." ucap Anaira


......................


sedangkan Andika kini dia sudah sampai di perusahaan dan langsung menuju ruangannya. ternyata ada Nico disitu


" Nico ada apa?" tanya Andika


" tuan kita akan ada meeting satu jam lagi." jawabnya


" hm ok kamu atur saja." jawab Andika


" em tuan bagaimana keadaan calon nyonya?" tanya Nico penasaran


" dia sekarang udah baikan." jawab Andika


" ohh"


skiipp


pukul 20:00 Andika sedang dalam perjalanan pulang kerumah akhirnya dia pun sampai saat, sudah masuk kedalam rumah yang ia lihat adalah Mommy dan Daddy nya sedang ada di ruang keluarga.


" loh Mom Dad kalian ada disini?" tanya Andika

__ADS_1


" iya kenapa kamu gak suka?" jawab Jessica


" gak sih biasa aja"jawab Andika datar


" yaudah Dika mau ke kamar dulu Dad Mom." ucap Andika dan langsung menaiki tangga


" ya." jawab mereka berdua


saat sampai di kamar Andika langsung menuju ke kamar mandi setelah 30 menit dia pun selesai dan keluar dari kamar mandi dan berjalan kearah ranjang untuk tidur badan nya sungguh lelah.


" apa aku beneran jatuh cinta ya sama Anaira?" monolog nya


" cinta? masa sih aku jatuh cinta." ucap nya pada diri sendiri


" au ah bingung tapi kayak nya aku beneran jatuh cinta sama Anaira deh." ucap Andika sambil senyum senyum sendiri


" tapi kalo Anaira gak mau sama aku gimana ya?" ucap Andika


" mau gak mau Anaira harus jadi miliku!" tekad Andika


" kau akan jadi miliku Anaira Kamila." monolog Andika sebelum menutup mata nya menuju alam mimpi.


sedangkan kini Anaira dia belum tidur karna memikirkan Andika.


" aduh aku ngapain sih mikirin Andika mulu?" ucap Anaira bingung.


" ayah lagi apa ya aku kangen." monolog nya.


" ma aku kangen mama kenapa mama gak bawa aku ikut mama." ucap Anaira sedih

__ADS_1


" hm ayah gak sayang aku lagi ma!" ujarnya


" aku hiks capek hiks kenapa ayah benci sama aku hiks?" tangis Anaira pecah, seketika karna kelelahan menangis Anaira pun tertidur dengan mata sembab.


__ADS_2