Gadis Yang Beruntung

Gadis Yang Beruntung
sakit?


__ADS_3

HAPPY READING


masih banyak typo harap maklum😘


...****************...


Pada malam hari pukul 20:00 Anaira kini sedang membersihkan rumah karna ia disuruh oleh mama tirinya. kini ia sedang mengelap guci guci kesayangan Tika. tiba tiba


JEDEERRRR


suara petir yang begitu nyaring itu mengagetkan Anaira yang sedang mengelap guci karna saking kagetnya Anaira tak sengaja menyenggol guci besar hingga.


PRANNGGGG


guci itupun pecah berkeping keping Anaira yang melihat itu kaget bukan main tubuhnya bergetar takut takut kalau mamanya akan menghukumnya.


" ANAIRA!!" teriakkan Tika begitu nyaring hingga membangunkan semua penghuni rumah mungkin tetangga pun mendengar nya.😅


Anaira yang mendengar teriakkan Tika dengan cepat berbalik badan dan terlihat lah wajah Tika yang memerah (kek pantat mony*t hehe canda😅)


karna marah Tika pun berjalan dengan cepat kearah Anaira dan..


PLLLAAKKK


dengan keras Tika menampar Anaira hingga Anaira jatuh bersimpuh.


" ma. mama maafin Anaira ma Anaira gak sengaja" mohon Anaira sambil berlutut


" GAK SENGAJA KAMU BILANG! INI ITU GUCI MAHAL EMANG KAMU BISA BELI HAH! DASAR ANAK SIAL! "teriak Tika Panji yang mendengar itu hanya diam saja tidak membela atau melerai. ( ciri-ciri bapak bangk* ini mah😡).


Anaira yang melihat Panji ada disana pun menatap Panji dengan tatapan memohon supaya Panji menolongnya, Panji yang melihat tatapan memohon itu pun hanya mengalihkan pandangnya. Anaira yang tahu bahwa ayah nya pasti tidak ingin membantunya. hatinya sakit sangat sakit


" ma Anaira bakal ganti kok maafin Anaira ya." ucap Anaira. Tika yang mendengar itu tertawa terbahak bahak entah apa yang difikir kan nya itu.


" KAMU MAU GANTI PAKE APA ANAIRA! MAU BAYAR PAKE DAUN?." teriak Tika ( teriak mulu kek orang gila njir)


" Anaira bakal cari kerja." jawabnya


" KERJA APAAN! KAMU MAU JADI JAL*NG! IYA? SUPAYA CEPET DAPET UANG DARI KAMU LAYANI LELAKI HIDUNG BELANG! GITU MAKSUD KAMU." bentak Tika Anaira yang mendengar itu terkejut mengapa mamanya bilang seperti itu dia pun lantas menggelengkan kepalanya


" enggak ma bukan gitu." ucap Anaira sambil menggelengkan kepalanya


" DIAM! KARNA KAMU SUDAH BIKIN PECAH GUCI SAYA KAMU HARUS SAYA HUKUM." teriak nya Anaira yang mendengar itu pun lantas menggelengkan kepalanya sambil berlutut memohon ampun sedangkan. Panji dia hanya diam dan menonton. Tika pun mengambil cambuk yang biasa ia gunakan untuk menghukum Anaira


" kamu akan dihukum 25 cambukan." sarkas Tika sambil tersenyum sinis untuk Anaira ia hanya bisa pasrah akan itu. dan..


*CTARR


CTARR

__ADS_1


CTARR


CTARR


arrggg


CTARR


arrrrggg


CTARR


hisk hisk sakitt


CTAARR


CTAARR


CTAARRR


arrgggg*


CTAARR


darah segar mengalir dari punggung Anaira. Tika yang mendengar tangisan Anaira pun merasa sangat senang


" baiklah karna aku sedang berbaik hati hukuman cambuk mu hanya 10 kali saja tapii." ujar Tika menggantung ucapanya


" malam ini kamu tidak boleh ada disini pulanglah lusa." sarkas Tika sambil menggeret Anaira yang sedang kesakitan menuju pintu


" tapi ma ini lagi hujan." jawab Anaira lirih


" TERUS APA PEDULI KU!." teriak nya


BRUUKK


Tika dengan kejamnya mendorong Anaira hingga jatuh ditanah. Anaira meringis kala lukanya terkena air


" SUDAH PERGI SANA!" bentak Tika sambil menutup pintu dengan keras. Anaira dengan susah payah mencoba bangun dan melangkah pergi tujuannya kini adalah rumah sahabatnya Lisna. dengan jalan tertatih tatih ia terus mencoba menahan rasa sakit yang ada di punggungnya, tubuhnya bergetar menahan dinginnya hujan apalagi angin yang bertiup kencang komplit sekali penderitaan Anaira saat ini.


setelah beberapa menit Anaira pun sampai dirumah Lisna, satpam yang sedang berjaga itu terkejut karna melihat sahabat nona mudanya yang terlihat begitu mengenaskan.


" ya ampun non Anaira astaga ayo masuk non." ucap satpam itu sambil membuka kan gerbang, setelah Anaira masuk ia pun segera menutup gerbang. Anaira yang melihat itu pun berkata


" makasih mang." ucapnya setelah nya ia berlalu menuju pintu dan memencet bel


*TING


TONG*

__ADS_1


setelah beberapa saat pintu terbuka ternyata yang membuka pintu adalah Dewi mama Lisna betapa terkejut nya Dewi saat melihat Anaira yang beitu mengenaskan dia pun berteriak


" YA AMPUN ANAIRA APA YANG TERJADI!." terianya hingga mengagetkan orang yang berada didalam rumah, mereka semua pun berbondong bondong untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi


" ada apa sih ma teriak teriak.?" ujar Doni papa Lisna


" ini pa liat hisk." jawabnya sambil menangis Doni yang melihat istrinya menangis pun mengalihkan pandangan nya untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi dan dia sungguh sangat shock melihat keadaan Anaira. Lisna yang baru datang juga sangat shock melihat keadaan sahabatnya


" Ana.. Anaira hisk kamu hisk kenapa." tanya Lisna sambil menangis belum sempat Anaira menjawab dia sudah pingsan lebih dulu


" ANAIRA!." teriak mereka histeris


" CEPAT SIAPKAN MOBIL KITA KERUMAH SAKIT." teriak Doni dengan cepat sopir pun menyiapkan mobil setelahnya mereka pun melaju menuju rumah sakit setelah beberapa menit akhirnya mereka sampai dirumah sakit. Anaira pun segera ditangani oleh dokter


keesokan harinya


Anaira pun mulai sadar Lisna yang ada disampingnya pun tersenyum


" Anaira kamu sudah sadar? kamu ingin sesuatu." tanya Lisna


" ha..us" ucapnya serak karna tenggorokan nya sakit, Lisna yang mendengar itu langsung mengambil kan minum untuk Anaira


" Anaira sebenarnya apa yang terjadi?." tanya Lisna Anaira pun menceritakan apa yang terjadi padanya semalam. Lisna yang mendengar itu terkejut dan marah


" sia*an kau Tika!" ucap Lisna geram Anaira pun menenangkan sang sahabat


****************


sedangkan di perusahaan Andika dia sedang dengan serius menandatangani berkas sampai..


BRRAAAKK


pintu dibuka dengan keras Andika yang terkejut pun langsung menatap tajam orang tersebut ternyata adalah Nico sekertaris nya


" apa kau masih punya sopan santun pada bos mu?." tanya Andika dingin sedangkan Nico ia tak peduli lagi apa yang akan terjadi padanya nanti Nico sekarang sedang panik ok dia panik karna calon nyonya nya sedang ada dirumah sakit


" Andika nona Anaira dia.." belum selesai Nico berbicara Andika sudah lebih dulu memotong nya


" ada apa dengan Anaira.?" tanya Andika ikutan panik


" nona Anaira dia masuk rumah sakit!!" jawab Nico


" APA!!" teriak Andika


...****************...


BERSAMBUNG..


bye bye😘

__ADS_1


__ADS_2