Gigitan Sang Daddy,, !!

Gigitan Sang Daddy,, !!
Awal yang bagus


__ADS_3

Lanjut bestie ini bab ke dua untuk hari ini.


Agha kembali ke kamar Untuk mengantarkan teh hangat yang ia buat untuk sang istri.


" Ini di minum dulu biar badan nya hangat " ucap kepada Amora


Amora hanya mengangguk mengiyakan


" Kamu istirahat aja di rumah nggak usah masuk kerja " Ucap Agha tiba-tiba


Tapi dengan cepat Amora menggeleng kan kepala nya pertanda ia tidak setuju dengan apa yang ucap kan oleh sang suami, Amora merasa diri nya kuat dan ia tidak selemah itu


" No dad aku akan pergi ke kantor perusahaan sedang membutuhkan banyak orang karena itu aku harus masuk jika tidak pekerjaan daddy akan terbengkalai, Aku nggak ingin jika nanti daddy sakit aku baik-baik saja kok jika nanti aku merasa gak enak badan aku akan istirahat di ruangan janji " Ucap Amora


" Baik lah tapi hari ini kamu bekerja di ruangan ku, Aku hanya ingin memastikan sendiri kalau kamu baik-baik saja " putus Agha pada akhir nya


" Siap Tuan " jawab Amora dengan mengangkat tangan nya seolah-olah ia sedang hormat


" Tapi sekarang boleh kah aku tidur lagi aku masih ngantuk " minta Amora pada suami nya


Meskipun heran tapi Agha mengiyakan karena apapun untuk sang istri, jika Amora merasa nyaman Kenapa tidak.


" Tapi temenin, peluk aku dan elus elus perut ku perut u masih terasa tidak enak "


Agha mengagguk karena Agha dapat melihat jika sang istri sedang sedikit pucat, dan tanpa Amora sadari di dalam teh yang ia minum ada obat tidur yang agha berikan.


Agha terpaksa melakukan itu agar sang istri tidak masuk kerja dan beristirahat di rumah, Agha tahu jika istri nya sedang tidak baik-baik saja, dan Agha juga tahu jika Amora orang nya keras kepala, maka nya Ia melakukan itu jika tidak maka Amora akan otot pergi ke perusahaan untuk bekerja dan Agha tidak mau itu terjadi

__ADS_1


Agha menemani Amora tidur A saat dia ingin bangun Amora juga gelisah dalam tidur nya, dan itu membuat Agha hanya bisa menggeleng kan kepala nya aja, karena saat ini sudah jam 07.30 dan ia harus pergi ke kantor tapi rasa nya tidak mungkin karena Amora tidak mengizinkan nya untuk beranjak dari tempat tidur


" Manja banget sih istri ku ini, tapi lucu juga ya " ucap Agha merasa gemes


Karena tidak mungkin ke kantor jadi Agha menghubungi Ramon untuk membawa berkas-berkas yang penting di rumah nya, karena ia tidak pergi ke kantor hari ini


Dan Ramon mengingatkan karena memang prioritas mereka saat ini adalah keluarga.


Agha Ramon Febian sangat mengetahui kehidupan para istri-istri mereka, sedari kecil mereka tidak pernah mendapatkan kasih sayang mereka hidup sendiri mandiri dan juga melakukan apa-apa sendiri, menghadapi masalah hidup cobaan rintangan semua nya mereka selesaikan dengan baik, bahkan sampai mereka memiliki usaha sendiri dan itu tidak lah mudah, apalagi usaha yang di rintis mereka dari bawah sekarang sudah menjadi besar, sebab saat ini usaha-usaha mereka sudah dinaungi oleh perusahaan jadi mereka hanya perlu memantau jalan nya saja tidak perlu repot-repot mengelola lagi.


Karena merasa nyaman Agha memilih untuk memejamkan mata nya.


Sedangkan di bawah bibi dari Agha sudah siap-siap untuk kembali karena sesuai perjanjian dari diri nya dan juga Agha iya akan pulang jika dia kalah.


Dan kepulangan nya itu akan mengurus berkas-berkas yang akan di berikan pada Amora sesuai janji nya pada Agha sang keponakan.


Bibi ingin pamit tapi Agha tidak kunjung turun-turun akhir nya ia menanyakan kepada pelayan di mana tuan rumah di rumah itu.


" Sakit apa " heran sang bibi


Karena meskipun Amora terlihat sakit tapi bibi tidak melihat itu sebagai sakit, ada pemikiran lain di dalam otak kecil nya.


" Sudah berapa lama dia sakit " tanya bibi ingin tau


" Sebenar nya sudah hampir 1 bulan ini nyonya, tapi nyonya Amora selalu bilang jika itu bukan sakit melain kan akibat stress ada juga kelelahan karena terlalu banyak mondar-mandir di perusahaan " jelas sang kepala pelayan


" Tidak diperiksa " tanya sang bibi

__ADS_1


" Nyonya Amora memilih untuk tidak pergi atau pun di periksa karena bagi nya itu akan sangat merepotkan dan juga melelahkan " jelas sang kepala pelayan


" Kenapa bukan nya hanya di periksa saja " heran bibi


" Tuan Agha sangat lah posesif dan protektif, iya tidak ingin ada yang menyentuh istri nya, bahkan tuan tidak akan mengizinkan ada yang memeriksa Nyonya Amora jika itu se orang dokter laki-laki, dan untuk dokter perempuan pun sangat repot karena di saat nyonya Amora akan di suntik tua agha pasti akan mengancam dokter itu " jelas sang kepala pelayan dengan tersenyum karena menurut nya keposesifan Agha itu sangat lah terlalu


" Dasar dia akan menyesali nya jika tidak segera di bawa di rumah sakit, dia akan kehilangan moment moment indah " batin sang bibi


Saat ini sang bibi itu meyakini satu hari jika ada sesuatu di dalam tubuh Amora dan ia tidak akan memberitahu itu pada keponakan nya, bukan nya karena tidak ingin, hanya saja itu sebagai bentuk protes sang bibi pad keponakan nya karena ia kalah dalam perjanjian, dan lihat lah sikap nya bibi itu terlihat biasa biasa aja setelah mengetahui kelakuan dari Atun, bahkan tadi malam bibi sendiri yang menyeretnya keluar dari rumah itu.


Perlu digaris bawahi, sang bebek tidak suka dengan perempuan yang terlalu obsesi karena itu akan merusak.


" Baiklah bi kalau begitu saya pergi dulu salam pada keponakan dan istri keponakan ku, aku tunggu mereka di sana " pamit sang bibi


" Tidak mau menunggu tuan Agha dulu nyonya " jawab sang kepala pelayan


" Tidak usah biarkan dia menemani Amora " jawab sang bibi


" Baik nyonya hati hati di jalan " ucap sang bibi


Setelah bibi pergi ke bandara di antar oleh supir


" Awal yang bagus " batin kepala pelayan tersebut


...Jangan lupa dukungan ya bestie...


...Like koment and vote dan juga jangan lupa klik favorit nya ya agar tak ketinggian update terbaru dari author ya Abal Abal ini...

__ADS_1


...Koment yang positif ya bestie kasih saran boleh memberikan ide agar cerita ini terus berkembang...


...Jangan koment yang bikin mood author down dan menjadi males untuk nulis karena baca koment kalian...


__ADS_2