
Lanjut bestie.
Rania dan Fio sudah bahagia dengan dunia mereka sendiri-sendiri bersama dengan pasangan nya.
Dan mereka hari ini secara resmi pindah ke mansion di sebelah Amora.
Itu adalah hadiah dari suami masing-masing, dengan tujuan agar hidup mereka selalu bahagia dengan cara mereka sendiri.
Dan hari ini mereka mengadakan syukuran bersama dengan anak anak jalanan di sebuah restoran yang memang di khusus kan untuk hari ini.
Di mana semua orang bisa makan gratis dari semua kalangan.
Itu adalah cara mereka berbagi dan kita harus menghargai nya.
Dan hari ini Amora memilih untuk istirahat di restauran tersebut karena ia merasa perut nya sering kram dan sering kali kontraksi palsu datang.
Amora yang sudah memahami mana kontraksi palsu dan mana yang kontraksi sungguhan sudah siaga begitu pun juga dengan Agha.
Tak lupa dua hari terakhir ini pun mereka sudah memesan kamar di sebuah rumah sakit untuk menyambut kelahiran dari anak nya tersebut.
Entah kenapa banyak yang menantikan bayi mungil itu lahir bahkan dia hari terakhir ini rumah sakit itu kerap kali aktif dari pada hari hari biasa nya.
Mereka semua sangat antusias untuk menyambut nya,
Tidak heran karena Amora salah satu idola mereka dan attitude Amora sejauh ini harus di contoh.
Dan itulah yang menjadi nilai plus untuk nya.
Dan sat ini Amora dan Agha sudah berada di jalan untuk ke rumah sakit.
Karena Amora merasa itu sudah seharus nya.
Dan di belakang mobil tersebut ada Rania dan juga Ramon.
Dan di belakang nya lagi ada Fio dan juga Febian.
Dan untuk keluarga Agha yang jauh di seberang pun sudah otw ke ke rumah sakit karena mereka sudah hampir sebulan ini berada di mansion Amora dan Agha.
Hari hari mereka selalu di penuhi dengan kebahagiaan, tidak ada yang lebih indah dari itu semua.
Di mana semua orang saling melengkapi dan juga saling menyayangi satu sama lain.
Dan untuk Rania dan Fio mereka sudah sepakat untuk tidak kembali ke keluarga nya itu tapi mereka akan tetep menjadi keluarga untuk mereka semua.
Rania dan Fio menolak jika harus kembali menjadi anak tapi tidak untuk keluarga dan mereka mau tidak mau harus menghargai keputusan nya.
''Apakah sakit?'' tanya Agha.
''Hem tapi aku bisa mengatasi nya,'' jawab Amora.
Dan jika ada survei yang mengatakan jika mereka adalah pasangan tersantai saat menyambut buah hati maka mereka lah juara nya.
Setelah sampai di rumah sakit Amora langsung di cek dan ternyata sudah pembukaan 6 dan Amora masih terlihat santai.
Karena Amora memang tidak merasa kan rasa sakit yang luar biasa itu yang biasa nya se orang ibu rasa kan saat mau melahirkan.
__ADS_1
Tapi semua persiapan sudah di lakukan di mulai dari infus dan juga oksigen nya sudah mereka siapkan hanya untuk jaga jaga jika di tengah tengah persalinan itu ada hal hal yang tidak mereka prediksi sebelum nya.
''Mau bunda temenin?'' tanya bunda Jelita.
''Tidak usah bunda, cukup mas Agha aja,'' jawab Amora.
Dan setelah menunggu beberapa menit tanpa di duga pembukaan Amora sudah lengkap dan itu di luar prediksi mereka semua, di mana hanya butuh tujuh menit dari pembukaan 6 ke pembukaan sempurna dan Agha bersyukur untuk itu.
Karena sang istri tidak perlu merasa kan sakit lebih lama lagi.
Hal hal yang menegang kan pun terjadi.
Dan tiba-tiba semua orang yang menunggu di luar menjadi senyap seketika hanya ada doa yang keluar dari mulut mereka.
Bukan hanya keluarga tapi sebagian dokter dan perawat pun bergabung di sana.
Untung ruang persalinan itu berada di lantai paling atas karena permintaan Agha jadi mereka tidak menggangu pasien lain.
Dan setelah menunggu beberapa menit lega lah mereka semua saat mendengar suara tangisan bayi yang sangat nyaring dan tiba tiba mereka semua jadi heboh sendiri dan menebak jenis kelamin nya karena memang Agha dan Amora menyembunyikan dari mereka semua.
Setelah proses nya selesai Amora akan di pindah kan ke ruang perawatan.
Dan sana sudah banyak yang menunggu nya dengan catatan tidak ada yang boleh mengekspose wajah anak mereka ke media sosial.
''Wah lucu sekali cucu ku ini,'' ucap bunda jelita dengan haru.
Hari yang bersejarah itu akhir nya datang juga.
''Cantik sekali,'' ucap ayah Agha.
''Entah dari kulit nya seperti cewek bersih,'' jawab ayah Agha.
''Sayang cucu bunda ini cowok apa cewek?'' tanya sang Bunda.
''Menurut bunda?'' tanya Agha.
''Cowok karena anak mu ini sangat mirip dengan mu saat masih bayi, hanya saja kulit nya ini lebih bersih seperti kulit Amora'' jawab sang Bunda.
''Beneran bunda persisi banget?'' tanya Luna.
''Persis banget,'' jawab nya.
''Itu baru anak daddy,'' jawab Agha.
''Anak aku juga kali dad,'' jawab Amora kesal.
''Ya itu maksud nya baby,'' jawab Agha.
''Kalau begitu siapa nama nya agar kita tidak salah tebak,'' ucap Fio.
''Ya benar hanya dengan nama kita bisa tau jenis kelamin nya,'' jawab Rania.
''Kasih tai gak ya?'' tanya Agha pada Amora.
''Kasih aja kasian mereka,'' jawab Amora
__ADS_1
''Nama nya Arkana Mahendra Bagaskara ." Jawab Agha.
Dan seketika ruangan itu jadi pecah karena kebahagian mereka.
Amora dan Agha sibuk berbincang sedang kan anak mereka entah kah.
Anak itu tiba-tiba menjadi rebutan satu sama lain.
Bahkan Agha dan Amora masih belum memegang nya sama sekali karena mereka yang belum selesai dengan kekaguman mereka pada anak mereka.
''Aku bahagia karena aku bisa memberikan keturunan untuk mu honey,'' ucap Amora..
''Dan aku harus berterima kasih untuk itu,'' jawab Agha..
''Tetima kasih sudah memberi ku hidup yang layak, hidup yang tidak pernah aku sangka sebelum nya, hidup yang tidak aku tau sebelum nya,'' ucap Amora.
''Karena kamu memang pantas untuk mendapat nya,'' jawab Agha.
''Terima kasih karena sudah mau berjuang dengan ku selama ini,'' ucap Agha.
''Dan terima kasih juga karena kamu selalu ada untuk ku apapun keadaannya,'' jawab Amora.
Dan mereka semua bahagia dengan kebahagiaan pasangan suami-istri tersebut.
''Dan setelah ini aku berharap kita juga akan merasa kan hal yang sama,'' ucap Rania pada Fio.
''Pasti kita tinggal nunggu kapan itu akan terjadi,'' jawab Fio.
Dan tiba-tiba Arkana nangis karena haus.
Dan dengan telaten Amora menyusui nya.
Dan benar setelah itu bayi itu kembali terlelap.
Lengkap sudah kebahagiaan mereka semua, tidak ada yang tersisa untuk orang lain.
Semua nya merasa bahagia dengan hidup mereka sendiri dan juga mereka akan merasakan kebahagiaan dengan kehidupan orang-orang di sekeliling mereka.
Hidup itu di bawa santai aja, dengan begitu hanya akan ada kebahagiaan setelah nya, pertahanan kan apa yang perlu, dan lepas kan jika itu memang tidak diperlukan.
...TAMAT...
...ā¢~Happy ending~ā¢...
Terima kasih pada kalian semua yang sudah mengikuti alur jalan cerita ini sampai selesai.
Dan akan ketemu lagi dengan cerita anak anak mereka.
Koment di bawah ya untuk anak anak mereka akan di buat cerita seperti apa.
Siapa tau kalian punya pandangan lain dengan author.
Thank you and bye bye
Salam cinta dari author untuk kalian semua.
__ADS_1
ššš