
Pagi yang syahdu tak ingin terhenti
Malam serasa enggan datang
seperti mengalah pada ke sunyian
Senja se akan sengaja datang terlambat
Demi menjaga nya ke syahduan pagi
Gemerlap nya gemintang dan temaram nya rembulan
Se akan memaksa kosong jiwa ini
Untuk mengatakan beberapa untaian kata
Untaian kata yang mengartikan cinta dan perasaan sayang
Yang telah lama ter bendung kan dari sisi hati yang teramat redup
seredup hari ini karena di sini hujan bestie ha ha ha ha
Namun sepi nya hari ini nya siang ini
di terangi oleh petik ha ha ha ha
Yang serta merta menggugah kesadaran dan se akan menyuruh ku untuk tidur
Hujan ini mengajar kan tentang sebuah harapan
Ya, tentang pengharapan
Beberapa kata untaian penuh makna
Yang tak akan usai
jika hanya di raya kan oleh ribuan pujangga
kan ku ucapkan kata-kata itu untuk mu
Selamat pagi para reader ha ha ha
Agha dan Amora berhasil keluar dari kepungan musuh, mereka berlari dengan beberapa anak buah yang melindungi mereka.
Tapi bukan berarti mereka mengorbankan para pengawal nya, mereka memberikan pedang yang Amora pegang untuk mereka, karena pedang itu sangat ringan dan juga sangat tajam itu akan sangat membantu.
Agha merasa aneh dengan perubahan Amora.
__ADS_1
Dulu Amora tidak gampang lelah tapi sekarang Amora merasa diri nya sudah sangat lemah.
Dan Amora mengatakan itu kepada Agha.
" Dad aku merasa akhir-akhir ini aku semakin lemah, aku tidak bisa bergerak dari masa seperti dulu lagi se akan ada yang menghalangi ku untuk bergerak lebih banyak lagi aku juga merasa aneh dengan diri ku akhir-akhir ini, aku sangat menyukai wangi-wangian yang agak manis yang ter kesan sweet, tapi sekarang aku tidak menyukai nya, dan masih banyak lagi yang tidak mampu aku kata kan " jelas Amora
Tanpa Amora kata kan agha juga tahu itu semua, Agha juga melihat perubahan itu pada Amora
" Dan Gita bilang kemungkinan besar aku tidak ber badan dua, tapi aku tidak merasakan nya, karena yang aku tahu orang hamil itu akan mengalami fase di mana ia akan muntah-muntah dan hal lain nya aku masih jauh dari fase itu mereka bilang jika istri yang tidak mengalami mengidam maka suami yang akan mengalami nya tapi sejauh ini kamu tidak terlihat seperti orang ngidam " jelas Amora
" Sekarang aku menjadi was-was sendiri, saat aku berlari aku merasa perut bagian bawah sakit bagaimana jika aku memang sedang hamil apa yang harus aku lakukan sekarang dad " ucap Amora gelisah.
" Aku tidak ingin kita menyesali nya jika terjadi sesuatu pada hal yang mungkin aku sangat membahagia kan tapi belum juga ketahui " jelas Amora
" Aku tidak ingin kejadian ini terulang lagi seperti yang bunda kamu alami dulu " ucap Amora
Amora masih ngos-ngosan dan memegang perut bagian bawah nya yang terasa nyeri.
" Apakah masih sakit baby " tanya Agha khawatir
Agha kembali teringat dengan ucapan bibi nya dan juga Gita.
" Sudah membaik tapi nyeri nya masih belum hilang " jujur Amora
a sudah tidak memperdulikan suara tembakan yang berada di sekitar.
" Aku tidak tahu di dalam sini ada kehidupan lain atau tidak, tapi jika memang dia sudah ada di antara kita apakah daddy dia akan menerima nya " tanya Amora
" Kamu ngomong apa baby, aku akan menerima nya dan aku sudah menantikan hal itu sejak dulu, pelengkap dari pernikahan kita, aku akan menjadi orang yang paling di bahagia di dunia ini jika dia sudah berada di tengah-tengah kita, tapi jika pun dia masih belum hadir aku siap menunggu nya, tapi berjanji lah satu hal kamu akan baik-baik saja setelah ini, tidak perlu memaksakan diri kamu tahu kondisi tubuh mu sendiri aku tidak bisa melarang apa yang akan kamu lakukan apa yang akan kamu perbuat tapi ingat satu hal jangan pernah memaksakan se se orang untuk mengakui mu, karena bagi ku itu tidak penting cukup aku kamu " jelas Agha
" aku berjanji akan baik-baik saja, aku akan berhenti jika aku sudah merasa tidak sanggup " jelas Amora
" Sekarang aku sudah baikan, mari kita keluar aku takut ada seorang yang masuk ke dalam rumah itu " jelas Amora
" Tapi bagaimana dengan keadaan mu " tanya Agha
" Kita tidak boleh egois, kita harus bisa mengalahkan mereka secepat mungkin atau enggak kita akan kalah karena tenaga kita sudah habis " jelas Amora
" Baik lah mari kita pergi ke tempat yang aman " jelas Agha
Saat mereka sudah siap satu hal yang bikin mereka geregetan yaitu peluru mereka habis
" Sial " umpat Agha
" Daddy masuk lah lebih dulu " ucap Amora
" Kamu gila " jawab Agha
__ADS_1
" Jika aku yang pergi kemungkinan aku yang akan terjadi tembak dad " jelas Amora
" Dan kamu mau aku meninggal kan kamu di sini " ucap Agha datar
" Baik lah Mlmari kita pergi sama-sama " putus Amora
Setelah itu Amora membuka blazer yang ia pakai
" Kenapa di buka mau mancing mereka " tanya Agha posesif
" Jangan cemburu dad aku masih memakai pakaian panjang " jelas Amora tai akan isi pikiran Agha
Sedang kan yang lain nya mengutuk mereka berdua, dalam keadaan segenting ini mereka masih bisa bermesraan, masih bisa ber c*uman ber pelukan, itu membuat mereka semua muak dengan kelakuan dua insan yange sedang di landa mabuk tersebut.
" Bisa kah kalian lebih fokus " teriak Febian
" Sewot amat sih " jawab Agha ketus
" Kalian mau mati atau bagaimana " umpat Febian
" Situ aja aku nggak mau " jelas Agha
Sedang kan Amora sudah menjalankan rencana nya.
Amora membungkus kayu dengan blazer yang ia pakai.
dan langsung melempar nya ke berlawanan arah dengan mereka.
Sedang kan diri nya dan Agha langsung berlari ke tempat Rania
Dan mereka semua terjebak dengan kelihaian Amora
Tentu saja mereka akan berlomba menembak dan yang mereka tembak adalah kayu
Setelah di rasa aman Febian langsung memberikan beberapa peluru untuk Agha gunakan
" Dasar licik " ucap Agha tersenyum pada Amora
" Itu memang aku " jawab Amora happy
...Jangan lupa dukungan ya bestie...
...Jangan koment and vote dan juga jangan lupa klik favorit nya ya agar tak ketinggian update terbaru dari author ya Abal Abal ini...
...Koment yang positif ya bestie kasih saran boleh memberikan ide agar cerita ini terus berkembang...
...Jangan koment yang bikin mood author down dan menjadi males untuk nulis karena baca koment kalian...
__ADS_1
...💞💞💞💞...