Glass Winged Butterfly

Glass Winged Butterfly
hari ke 2 part 1


__ADS_3

"Oke anak anak hari ini pelajaran ipa, tugas kalian adalah mempelajari berbagai macam makhluk hidup di sekitar kita" ucap bu guru


"Wahh seru nih, aku kan kupu-kupu jadi ngerti banyak soal kehidupan bisa dapet kesempatan dapat nilai gede nih" ucap Greta dalam hati


"Berarti hari ini belajarnya diluar kelas Bu?" Tanya siswa


"Iya jadi kalian akan dibagi menjadi 4 orang per kelompok dan kalian bebas memilih ingin berkelompok dengan siapa perkelonpoknya dua orang cowok dua orang cewe dan boleh memilih ingin meneliti makhluk hidup apapun syaratnya kalian harus menyetorkan apa yang akan kalian teliti supaya tak ada yang nyontek penelitian kelompok lain dan nanti kalian akan memprentasikan hasil penelitian kalian" ucap bu guru


"Mengerti?" Tanya bu guru


"Bu boleh kan nelitinya di luar sekolah" Tanya siswa


"Sekarang tentuin aja dulu kelompoknya dan kasih laporan nya ke ibu mau neliti apa nanti kalo ada waktu berarti neliti di sekolah, kalo gak ada besok kan ada pelajaran ibu jadi kalian neliti nya habis pulang sekolah dan besok presentasi" jelas bu guru


"Ada yang ingin ditanyakan lagi?" Tanya bu guru


Semua murid terdiam


"Oke kalo gak ada silahkan lanjutkan tugasnya terus berdiskusi tentang apa yang akan kalian teliti" ucap bu guru


Seisi kelas seketika berpencar, mereka mencari orang yang pintar untuk dimasukkan ke kelompok mereka. Sementara Syaqila membenci orang pintar di kelasnya karna selalu merasa dirinya paling bisa sampai memandang orang lain bodoh. Syaqila memilih berkelompok dengan sahabat barunya


"Greta kamu sama aku ya" ucap Syaqila


"Boleh" ucap Greta


"Berarti tinggal dua orang lagi ya hmmm... siapa ya,? Harus Cowo kan ?" Ucap Syaqila


Greta menangguk sementara itu Syaqila melihat ke arah Zein


"Nah Bener! Kamu masuk kelompok kita ya Zein " ucap Syaqila


Zein dengan sikap dingin nya hanya mengangguk


"Satu lagi? Hmmm" ucap Syaqila sambil menempelkan jari telunjuknya di pipi


Syaqila melihat seiisi kelas


"Itu Adnan kan?" Tanya Greta


"Eh iya Adnan!" Ucap Syaqila


"Adnan! Sini" teriak Syaqila


"Gua? Ada apa?" Tanya Adnan


"Kamu masuk kelompok aku" ucap Syaqila


"Iya, soalnya kurang orang nih" jawab Greta


"Tenang aja sama gua kok" ucap Zein


"Apaan sih kalian ini!" Ucap Nafisa


"Adnan sama aku, ya kan Adnan?" Tanya Nafisa sambil menarik tangan Adnan


"Gua udah ada kelompok, lu cari orang lain aja, kan masih banyak" ucap Adnan


"Gua maunya sama lu" ucap Nafisa


"Nafisa!" Ucap Zein membentak


"Bisa gak sih lu ngehargain pendapat orang lain kali ini aja" ucap Zein


"Oh lu ngatur? Lu siapa?" Ucap Nafisa


"Lu lupa? Gua ketua kelas disini, kalo lu gak mau pergi dari sini gua akan bilang sama ibu agar kelompoknya ibu aja yang nentuin" ucap Zein


Nafisa melihat ke arah Ayrin anak terpintar di kelas yang berhasil ia ajak


"I-iya engga, sorry lagian gua juga gak butuh banget sama Adnan" ucap Nafisa sambil meninggalkan Greta dan teman-temannya


"Wah Zein hebat banget" ucap Greta


"Biasa aja, ini kan tugas gua" ucap


"Perhatian anak anak, kalian sudah punya kelompok?" Tanya bu guru


" sudah bu" jawab semua murid kompak


"Oke sekarang kalian diskusikan apa yang akan kalian teliti untuk dipresentasikan besok" ucap bu guru


Semua orang berdiskusi tentang apa yang akan mereka presenyasikan besok


"Kita mau neliti apa?" Tanya Adnan


"Di tempat kita kan banyak batu, jadi gimana kalo kita neliti batu aja" ucap Syaqila

__ADS_1


"Tadi kan tugasnya neliti makhluk hidup , sedangkan batu kan makhluk mati" ucap Greta


"Iya apaan sih lu" ucap Adnan


"Gimana kalo kita neliti bunga aja, di rumah gau banyak bunga jadi nanti gampang gak perlu jauh jauh cari bahan penelitian" ucap Adnan


"Lagian kalo cuma bunga di rumah aku juga banyak" ucap Greta


"Jangan bunga, kalo bunga pasti banyak yang neliti, lagian udah biasa" ucap Zein


"Terus neliti apa dong?" Tanya Syaqila


"Hmmmm gimana kalo kita neliti kupu-kupu aja, kan agak susah tuh jadi kemungkinan orang bakalan gak mikir kesana" ucap Zein


"Mau dapetin kupu-kupu dimana? Sekarang kan susah dapetin kupu-kupu, liat taman aja udah jarang" ucap Syaqila


" bunda aku sering neliti bunga jadi suka banyak kupu-kupu di rumah" ucap Greta


"Ide bagus tuh, nanti kita bisa dibantu bunda kamu juga nelitinya" ucap Adnan


"Wahh seru tuh, aku mau nginep di rumah kamu boleh ga?" Tanya Syaqila


"Aduh gimana ya kalo malem kan aku....? Gimana ya jawabnya" ucap Greta dalam hati


"Emmm nanti Tanya bunda, takutnya gimana gimana" ucap Greta


Syaqila menjawab


"Oke kalo gitu" jawab Syaqila


"Oke sekarang tulis kita mau neliti apa dan langsung kasih kertas ke guru ya" ucap Adnan


"Lu bagian nyatet" ucap Zein sambil menatap Syaqila


"Oke ez ez" ucap Syaqila


"Sekalina setorin" ucap Greta


Syaqila menulis apa yang akan mereka teliti dan pergi ke depan untuk memberikan kertas tersebut kepada bu guru


"Ini kelompoknya siapa aja?" Tanya bu guru


"Syaqila, Greta, Zein sama Adnan bu" ucap Syaqila


"Mau meneliti apa?" Tanya bu guru


"Ini bu punya kelompok Nafisa" ucap Nafisa


"Tunggu, loh kok sama si, kupu-kupu" ucap bu guru


"Lu ngikutin gua ya?" Tanya Nafisa


"Apaan sih kamu, orang yang kedepan duluan aku" ucap Syaqila


"Bu liat kelompok Syaqila nyontek punya aku tuh" ucap Nafisa


"Ibu juga tau kan aku yang duluan nyetorin" ucap Syaqila


"Apaan sih lu" ucap Nafisa


"Udah diem, karna kalian sudah berani berantem dapan ibu kelompok kalian ganti materi jangan da yang bahas kupu-kupu, paham?" Tanya bu guru


"Faham bu" ucap Nafisa dan Syaqila


"Gara-gara lu!" Ucap Nafisa


"Kamu!" Ucap Syaqila


Syaqila kembali ke tempat duduk


"Yahh harus nyari lagi ya, lu si ngapain berantem segala orang udah jelas kita menang" ucap Adnan


"Kamu juga tadi kenapa diem aja coba gak belain aku" ucap Syaqila


"Udah udah mending beresin tugas nya jangan berantem" ucap Zein


"Iya, Tadi kan kata Zein mau yang susah supaya gak ada yang nyontek lagi kata Adnan di mending yang gampang dan katanya di rumah Adnan banyak bunga, di rumah aku juga dan akhirnya kita neliti kupu-kupu yang tetap susah, banyak di rumah aku dan ada kaitannya sama bunga ya?" ucap Greta


"Kira-kira apa ya?" Tanya Syaqila


"Gimana kalo ulat yang bisa berubah jadi kupu-kupu" ucap Greta


"Ide bagus" ucap Adnan


"Tapi ulat kan biasanya gatel kalo di pegang" ucap Syaqila


"Bunda aku kan peneliti, jadi kalian tentang aja bunda aku pasti punya alatnya" ucap Greta

__ADS_1


"Oke kalo gitu fix ya kita mau neliti ulat yang bisa berubah jadi kupu-kupu" ucap Adnan


"Sekarang Syaqila, kamu tulis dan pulang sekolah nanti kita langsung ke rumah Greta" ucap Zein


Pulang sekolah mereka merapikan alat tulis dan pergi ke parkiran sekolah


"Syaqila mau pulang dulu atau mau langsung ke rumah aku?" Tanya Syaqila


"Kayaknya pulang dulu, nanti kamu sharelock alamat rumah kamu " ucap Syaqila


"Oke kalo gitu" ucap Greta


"Kamu mau pulang bareng aku atau di jemput?" Tanya Syaqila


"Kayaknya dijemput bunda" jawab Greta


"Yaudah kalo gitu, dadahh" ucap Syaqila


Syaqila meninggalkan Greta


15 menit berlalu, namun Xia tak kunjung datang menjemput Greta dan tiba-tiba datang Zein yang selsai piket kelas


"Lu Belum pulang?" Tanya Zein


"Eh Zein, kok tiba-tiba ada disini" ucap Greta


"Iya gua abis piket kelas, lu ngapain disini?" jawab Zein


"Nungguin bunda, tapi kayaknya bunda gak kesini" ucap Greta


"Gua juga mau pulang, mau sekalian gua anter?" Tanya Zein


"Emang Zein rumahnya searah sama aku?" Tanya Greta


"Gapapa, lagian kalo gua pulang buru buru ngapain? Nyokap bokap gua lagi di luar negri " ucap Zein


"Gak ngerepotin kan?" Tanya Greta


"Enggak" jawab Zein


"Yaudah kalo gitu makasih" ucap Greta


"Lu tunggu di gerbang nanti gua jemput" ucap Zein


"Oke" jawab Greta


Zein pergi ke parkiran motor dan Greta pergi ke gerbang sekolah


"Ayo naik" ucap Zein dingin


Greta menaiki motor dan Zein langsung mengantarkan Greta pulang


"Zein?" Ucap Greta


"Hm" jawab Zein


"Boleh tanya gak?" Tanya Greta


"Nanya apa?" Tanya Zein


"Kenapa Zein kalo di sekolah sering sendiri? Padahal Zein baik kok, lumayan ganteng juga" ucap Greta


"Lumayan lu bilang? Gua ganteng!" Ucap Zein


"Iya ganteng, terus jawabannya?" Tanya Greta


"Gua biasa sendiri dari kecil makannya gua gak suka kalo banyak orang, gua lebih suka sendiri orang tua gua sibuk dari gua bayi makanya gua lebih suka sendiri, terus pandangan orang gua tuh galak" ucap Zein


"Iya ya, kenapa orang orang suka banget liat sesuatu tanpa tau kenyataannya, sayap kupu-kupu aja mereka indah padahal sebenarnya sayap kupu-kupu itu warnanya bening" ucap Greta


"Kata siapa?" Tanya Zein


"Coba aja search di google" ucap Greta


"Kenapa lu bisa tau banyak soal kupu-kupu? Dan lu kayak suka banget sama kupu-kupu " Tanya Zein


"Ya kan aku kupu-kupu" ucap Greta


"Hah? Maksud lu?" Tanya Zein


"Eh keceplosan" ucap Greta dalam hati


"Maksud aku aku kayak kupu-kupu, cantik!" Ucap Greta mengalihkan pembicaraan


"Dih ngarang lu" ucap Zein


Tak terasa mereka sampai di rumah

__ADS_1


__ADS_2