
"Bundaaaaa" teriak Greta
"Apa Greta, bunda lagi di taman" jawab Xia
"Greta mau berangkat ya, Greta minum madu yang di kulkas" ucap Greta
"Yaudah hati-hati" ucap Xia
"Dadah bundaaa" ucap Greta
Greta pergi ke sekolah berjalan kaki karna meskipun jarak dari rumah Greta ke sekolah lumayan jauh tapi Greta lebih suka menikmati suasana segar pagi daripada polusi yang masuk ke dalam bis sekolah
"Ta" teriak seseorang dari belakang
"Eh Zein"
"Lu jalan kaki ke sekolah?" Tanya Zein
"Iya, biasanya juga emng jalan kaki" ucap Greta
"Jarak ke sekolah kan lumayan jauh, gak cape apa?" Tanya Zein
"Enggak, enakan jalan kaki bisa liat pemandangan indah" ucap Greta
"Mending lu naik motor gua" ucap Zein
"Gak ah makasih" jawab Greta
"Bentar lagi masuk, cepetan naik" ucap Zein
"Orang ke sekolah cuma sedikit lagi" ucap Greta
"Lu bener bener ngotot ya, cepetan naik, kali ini aja" ucap Zein
"Yaudah deh kalo Zein maksa" ucap Greta
Akhirnya hari ini Greta pergi ke sekolah bersama Zein
"Makasih ya" ucap Greta
"Oke sama-sama" ucap Zein
"Jalan ke kelasnya mau bareng juga?" Tanya Greta
"Hmm" jawab Zein
Mereka pergi ke kelas bersama
"Wih wih ada yang janjian nih" ucap Adnan
"Wah siapa siapa " ucap Ayrin yang tiba-tiba datang
"Hot news harus di abadikan" ucap Syaqila
"Anak baru udah caper aja" ucap Nafisa
"Apaan sih kalian! Gua tadi ketemu Greta pas dia jalan dan bentar lagi kan masuk makannya gua ajak bareng biar gak telat, dan Lu Nafisa!" Ucap Zein sambil melihat ke arah Nafisa
"Greta gak caper! Gua yang ngajak dia bareng" ucap Zein ketus
Suasana menjadi hening melihat tingkah Zein yang membantah Nafisa
"Eh eh udah! Bubar aja bentar lagi masuk" ucap Ayrin
Merka duduk di tempat masing masing
"Selamat pagi Greta" ucap Syaqila
"Selamat pagi juga, Baru dateng?" Tanya Greta
"Iya, untung aja gak telat" ucap Syaqila
"Tumben kamu nyampe duluan" ucap Syaqila
"Iya tadi di berangkat bareng Zein" ucap Greta
"Hah? Aku gak salah denger kan?" Tanya Syaqila
"Enggak" ucap Greta polos
"Coba kamu ceritain gimana detailnya" ucap Syaqila
"Ya kayak biasa aku jalan kaki ke sekolah, terus ada Zein mau berangkat naik motor dan Zein ngajak aku, aku nolak beberapa kali tapi Zein maksa, yaudah aku naik aja" ucap Greta
"Wait..wait.. ini aneh si Zein yang biasanya gak peduli sama orang ngajak lu jalan bareng, maksa? Ini agak aneh si" ucap Syaqila
"Aneh apanya" Tanya Greta
"Jangan jangan Zein suka sama kamu" ucap Syaqila
"Ihhh apaan sih gak mungkin lah" ucap Greta dengan nada agak naik dari biasanya
"Ya biasa aja dong jangan marah gitu, aku kan cuma berpendapat" ucap Syaqila
__ADS_1
"Aku gak marah cuma gak terima aja" ucap Greta
"Tapi serius loh, Zein yang biasanya itu cuek dingin gak peduli sama orang jarang ngomong, tapi sejak ada kamu dia berbeda dari biasanya" ucap Syaqila
"Ya mungkin dia mau memperbaiki diri mau lebih berani dari biasanya" ucap Greta
"Kamu terlalu positif thinking" ucap Syaqila
"Kan emang harusnya gitu, eh aku hampir lupa tugas kemaren siapa yang nyatet takutnya gak ada yang nyatet" ucap Greta
"Ohh itu ya, kan bagian Adnan kemaren aku udah nyuruh dia pas pulang" ucap Syaqila
"Oh yaudah nanti aku tanya udah beres apa belum" ucap Greta
"Tenang aja kan presentasi nya besok" ucap Syaqila
"Iya takutnya Adnan lupa atau gimana" ucap Greta
"Apa bener ya Zein suka sama aku? Ah gak mungkin, aku gak boleh kepedean dulu" ucap Greta dalam hati
"Ding dong ding dong saatnya masuk kelas"
"Katanya bu Tia gak masuk hari ini" ucap Ayrin
"Yang bener?" Tanya Nafisa
"Iya katanya anak bu Tia masuk rumah sakit" ucap Ayrin
"Wah berarti kali ini jamkos dong" ucap Nafisa
"Yap" jawab Ayrin
"Janagn senang dulu, ada tugas" ucap Zein yang tiba-tiba datang membawa buku tebal
"Yah zeinn kok malah ditanyain sih" ucap Syaqila
"Tau nih Zein" ucap Nafisa
"Gua disini ketua kelas jadi ini tugas gua, gua gak mau nama gua cuma numpang di organigram" ucap Zein
"Tuh contoh tanggung jawab ketua kelas kita semua" ucap Adnan
Mereka mengerjakan tugas, tapi sperti kelas pada umumnya, sebagian ada yang ke kantin, ada yang ngobrol ada yang lari lari
Tiba-tiba..
"Permisi" ucap Astrid
"Loh ini pada kemana? Gak ada tugas?" Tanya bu Astrid
"Ada bu ini sebagian udah pada beres sebagian masih nulis" ucap Zein
"Yaudah ibu minta tolong dulu semuanya duduk dulu ibu ada berita" ucap Astrid
"Berita apa nih bu" Tanya Nafisa
"Semuanya duduk dulu " ucap Astrid
"Hari ini kelas kita kedatangan murid baru lagi" ucap Astrid
"Wah siapa"
"Murid baru lagi"
"Nasib kelas pembuangan ada apa apa dimasukin sini"
"Semoga cowo"
"semoga cowo"
"Harus cowo"
"Ayo masuk" ucap Astrid
"Njirr ganteng banget gila"
"Manis bet"
"Senyumnya"
"Tinggii"
"Ganteng"
Semua siswa pokus pada wajah tampan siswa baru tersebut kecuali Greta, dia bisa melihat sayap bening di panggung murid baru tersebut
"Ayo perkenalkan diri kamu" ucap Astrid
"Hii perkenalkan nama saya Acraga coa biasa dipanggil Raga, aku pindahan dari pulau sebelah" ucap Raga
"Haii raga" ucap Syaqila
"Wah namanya mirip nih kayak Greta oto sama sama jenis kupu-kupu" ucap Astrid
__ADS_1
"Cieee" semua murid bersorak
"Apa jangan jangan dia juga kupu-kupu seperti aku ya?" Ucap Greta dalam hati
Zein menatap Raga dengan sinis dan tatapan tidak senang
"Bener bener gatel ni cewe, si zein di embat, murid baru juga di embat gak bisa liat cowo bening dikit, awas aja yang ini pqs gua dapet" ucap Nafisa dalam hati
"Kalo boleh tau keluarga kamu kerja apa?" Tanya Astrid
"Kalo mamah suka nanam bunga di halaman rumah, kalo papa punya perusahaan yang memproduksi madu, makanya aku dikasih nama kayak nama kupu-kupu" ucap Raga
"Wah mirip juga sama Greta, kalo Greta kan orangtuanya peneliti kupu-kupu sama bunga, bisa kerja sama tuh" ucap Astrid
"Kamu duduk disamping Zein" ucap Astrid
"Makasih bu" ucap Raga
Raga pergi ke tempat duduk di samping Zein
"Oke kalo gitu kalian lanjut aja belajarnya" ucap Astrid
"Oke bu" jawab siswa
"Nama kamu siapa?" Tanya Raga sambil menyederkan tangannya untuk bersalaman
Zein melihat ke tangan Raga dan melihat ke wajahnya
Zein tidak bisa menyembunyikan rasa tidak sukanya kepada Raga
"Oh gua Zein" ucap Zein tampa menyentuh tangan Raga dan dia lanjut pokus dengan bukunya
"Ding dong ding dong saatnya waktu istirahat"
Semua siswa di kelas itu menghampiri Raga untuk berkenan kecuali Zein dia pergi ke kantin
"Oh jadi kamu yang namanya Greta" ucap Raga
"Salam kenal aku Raga" ucap Raga
"Salam kenal" ucap Greta
Seperti biasa dia pergi ke taman, Zein yang udah tau kebiasaan Greta setiap hari selalu memastikan Greta berada di sana. Zein memperhatikan Greta dari salahsatu kelas yang dapat melihat tanan dengan jelas, Zein memperhatikan tingkah Greta yang selalu terlihat bersahabat dengan tanaman
"Woi" ucap Adnan
"Ngapain lu disini" Tanya Adnan lagi
Zein tidak menghiraukan sahutan sahabatnya
"Oh lagi liatin Greta ya, lu suka sma Greta ya?" Tanya Adnan
Lagi lagi Zein tidak menghiraukannya
"Anjr lagi bucin aja lu gak dengerin gua" ucap Adnan
Tiba-tiba Raga datang ke taman yang sedang ada Greta disana, Zein yang melihat langsung emosi dan meninggalkan Adnan yang menenmaninya
"Anjir Zein! Tungguin gua" ucap Adnan
"Lu cemburu ya" tanya Adnan
"Apaan sih lu" ucap Zein
Singkat cerita waktu pulang tiba kali ini Greta di jemput Xia
"Bunda aku mau tanya, tadi ada yang aneh di sekolah" ucap Greta
"Aneh gimana maksud kamu" Tanya Xia
"Kan tadi ada murid baru, namanya kayak jenis kupu-kupu gitu namanya Acraga coa, terus dia punya sayap" ucap Greta
Xia yang kaget mengerem mobilnya tiba-tiba
"Aduduudh"
"Hati-hati bunda" ucap Greta
"Kamu serius kan?" Ucap Xia
"Iya aku juga agak kaget, tapi orang lain kayak gak bisa liat sayap itu cuma aku aja" ucap Greta
"Kamu udah coba tanya?" Tanya Xia
"Belum, takutnya ada apa-apa" ucap Greta
"Pasti ada ratu atau raja lain yang disini" ucap Xia
"Maksud bunda?" TanY Greta
"Manusia kupu-kupu seperti kamu pasti bisa liat sayap manusia kupu-kupu yang lain, kamu dijadikan manusia kan sama bunda ratu kupu-kupu disini berarti dia juga punya ratu atau yang membuat dia menjadi manusia" ucap Xia
"Nanti kamu deketin dia, kita cari tau bersama" ucap Xia
__ADS_1