
"Yaudah gua pulang dulu ya" ucap Zein
Tiba-tiba Xia datang
"Eh Greta kamu udah pulang?" Tanya Xia
"Udah bunda, ini baru nyampe baru banget" ucap Greta
"Iya, bunda gak bisa jemput kamu, tadi ada urusan mendadak" ucap Xia
"Gapapa kok" jawab Greta
"Eh ?" Tanya Xia bingung sambil menujuk ke arah Zein
"Oh ini ya bunda? Ini namanya Zein temen aku yang nagnter aku pulang tadi, sekalian katanya" ucap Greta
"Oh gitu, kok temennya gak diajak masuk sih?" Tanya Xia
"Ayo emm siapa tadi namanya bunda lupa?" Tanya Xia
"Aku Zein tante" ucap Zein
"Oh iya Zein, masuk dulu yu bunda udah masak tuh banyak lagi" ucap Xia
"Gak usah tante, aku mau makan di rumah aja sekalian pulang juga" ucap Zein
Dengan kekuatan dan kemampuan Xia dia bisa melihat dan membaca siapa senernya Zein
"Oh, ngapain kamu pulang, bukannya kamu di rumah sendiri ya? Mending disini makan sama bunda" ucap Xia
"Bunda kok ngomong gitu?" Tanya Greta
"Hah? Kok? Dia bisa tau kalo keluarga gua gak ada yang dirumah" ucap Zein dalam hatinya kaget
"Tante tau dari mana?" Tanya Zein penasaran
"Aataga lupa, dia kan manusia" ucap Xia berbisik
"Eee engga itu maksud bunda, bunda kan temenan sama mamah kamu" ucap Xia
"Oh gitu ya tante, dunia ternyata sempit ya, gak heran si soalnya mamah sering du luar negri" ucap Zein
"E-eee Iya mamah kamu sering cerita tentang kamu, mending kamu masuk dulu, bunda udah masak banyak" ucap Xia
Greta menarik baju Xia
"Ratu?" Bisik Greta sambil menarik baju Xia
Ratu yang faham dengan maksud Greta langsung bertindak
"Emm tunggu sebentar ya Zein" ucap Xia sambil berjalan agak jauh dari Zein
"Ada apa?" Tanya Xia
"Ratu kita kan bisanya makan madu sama lumpur, emang Ratu bisa masak?" Tanya Greta
"Kamu selalu saja lupa kalo aku Ratu" ucap Xia
__ADS_1
Xia menunjuk ke arah pot bunga di depan rumahnya
TRINGGG
Tiba-tiba saja bunga tersebut berubah menjadi buah
"Saya punya ini" ucap Xia sambil mengangkat jari telunjuknya
"Oh iya aku lupa" ucap Greta
"Yaudah sekarang kamu ajak temen kamu masuk, bunda mau nyari barang buat di ubah jadi makanan" ucap Xia
Xia pergi ke dapur
"Habis ngapain?" Tanya Zein
"Eh engga, tadi cuma ngobrol dikit sama bunda" ucap Greta
"Ayo masuk dulu ke rumah" ucap Greta
Zein melangkah masuk ke dalam rumah Greta, Zein melihat ke kanan dan kiri tak ada satu sudut pun yang terlewat dari pandangannya
"Dalem rumah lu juga banyak tumbuhan nya ya, gua kira di luar rumah dong" ucap Zein bingung
"Iya soalnya bunda suka banget sama tumbuhan, dan alam jadi banyak tanaman kayak gini di rumah" ucap Greta
"Yaudah duduk dulu aja, aku nyimpen dulu tas sama ganti baju" ucap Greta
"Iya" jawab Zein cuek
Dela pergi ke kamarnya. Zein melihat nama Greta di pintu kamar Greta
"Sorry lama, ayo ke ruang makan, kita makan bareng yu" ucap Greta
Zein mengikuti Greta pergi ke ruang makan
"Eh sorry gua mau ke wc" ucap Zein
"Oh boleh, wc nya disana ya" ucap Greta sambil menujuk ke arah dapur yang menuju langsung ke wc rumahnya
Saat zein berjalan menuju wc, Zein melihat ke arah luar rumah Greta
"Wah keren banget rumah ni anak banyak bunga, indah-indah dan tertata rapih juga" ucap Zein
"Keren si pasti bunda si Greta rajin, gak kayak mamah yang kerjaannya cuma ke luar negara lah ke luar kota lah, anak sendiri sampe gak ke urus" ucap Zein
"Shrttttt" suara
"Suara apa itu?" Ucap Zein bingung
Zein melihat ke sekeliling nya dan dia dikejutkan dengan sesuatu
"Hah? Apa itu? Gua gak salah liat kan?" Tanya Zein bingung
Zein membuka jendela untuk memastikan
"Anjir beneran itu bunga tumbuh secepat itu?" Tanya Zein bingung
__ADS_1
Xia yang saat itu sedang mengatur pertumbuhan bunga di rumahnya berhenti saat menyadari ada Zein yang memperhatikan. Zein melihat ke luar jendela dan Xia segera pergi bersembunyi
"Eh Zein" ucap Greta
" kirain kemana , kok lama banget di wc nya" ucap Greta
"Hah? " jawab Zein
"Greta sory gua mau tanya itu tadi ada bunga yang tiba-tiba tumbuh itu? Emmm... apa ya kalo gua boleh tau" Tanya Zein
"Hah? Bunga tumbuh? Yang bener aja kamu, mungkin salah liat kali" ucap Greta
"Bunda pasti lagi ngatur pertumbuhan bunga belakang" ucap Greta dalam hati
"Oh iya mungkin, tapi tadi gua liat dengan mata kepala sendiri" ucap Zein
"Tapi tadi gua liat dengan jelas, masa gua salah liat, aneh" Ucap Zein dalam hati
"Aduh Zein pasti penasaran, aku harus memikirkan cara" ucap Greta
"Iya gua tadi liat bunga yang itu" ucap Zein menunjuk bunga di belakang rumah yang tadi Tiba-tiba tumbuh
"Tadi awalnya cuma 20 cm sekarang udah setengah meter" ucap Zein
"Ah gak mungkin, ayo mending kita makan" ucap Greta
"Em iya juga ya gak mungkin" ucap Zein
"Yaudah cepet kita makan dulu, kamu lapar kan? Bunda udah masak" ucap Greta
"E? Oh iya iya" ucap Zein
Zein makan bersama Greta
"Lu makannya dikit banget" Tanya Zein
"Heheh iya aku gak terlalu suka menu hari ini" ucap Greta
*orang aku biasanya makan madu sama minum air lumpur mana suka sama yang kayak ginian" ucap Greta dalam hati
"Lu tuh harusnya bersyukur, diluar sana masih banyak orang yang bingung bisa makan atau engga" ucap Zein
"Iya makannya aku makan dikit, ini juga cara aku menghargai dan mensyukuri apa yang tuhan kasih" ucap Greta
"Kalo boleh tau emangnya lu suka apa si?" Tanya Zein
"Aku suka madu" ucap Zein
"Madu doang? Gak yang lain gitu? Seafood? Atau biasanya cewek cewek suka seblak atau apa gitu?" Tanya Zein
"Engga, kebetulan aku sama bunda lebih sering minum madu daripada yang lain" ucap Greta
"Keluarga lu unik ya" ucap Zein
"Gak unik si, emang udah dari atasnya suka madu" ucap Greta
"Oh iya kan jadi malah ngobrol, makan dulu Zein" ucap Greta
__ADS_1
"Iya thnks ya" ucap Zein