GRILS COOL

GRILS COOL
#10


__ADS_3

setelah zura sampai dikamar dia langsung mengganti pakaiannya dengan karena harus segera kekantor setelah mengganti mengganti pakaian zura juga tidak lupa mengganti tindik ditelinganya (zura memang selalu menggunakan tindik)



author minta maaf yah kalok tidak sesuai keinginan kalian


setelah selesai zura langsung berjalan menuruni tangga untuk turun ke lantai bawah menuju ke garasi tempat mobilnya berada , karena memang dia sedang ingin menggunakan mobil sport kesayangannya untuk pergi ke kantor



mobil yang akan dipakai zura


setelah duduk zura langsung menghidupkan mesinnya dan berjalan melewati gerbang,satpam yang melihat mobil majikannya akan keluar langsung membuka gerbang dan menundukkan kepala sebagai tanda hormat saat mobil melewati gerbang setelah minumnya berada di jalan raya zura langsung melesat dengan kecepatan tinggi karena memang jalanan tidak terlalu ramai karena belum jamnya pulang kerja


sesampainya dikantor zura langsung menyerahkan kunci mobilnya pada satpam yang bertugas untuk diparkirkan ditempat seharusnya , dia berjalan masuk kedalam gedung pencakar langit tersebut dengan wajah datar , aurah dingin dan ketegasan terpancar dari tubuhnya saat memasuki perusahaan .

__ADS_1


setiap karyawan yang berpapasan langsung menundukkan kepala memberi hormat zura hanya mengabaikannya saja tidak membalas sapaan para karyawannya dan terus berjalan menuju lif exclusif khusus petinggi perusahaan saat sudah berada di dalam jura langsung menekan angka 50 karena memang ruangannya berada di lantai paling atas perusahaan disana hanya ada tiga ruangan khusus untuk direktur, wakil direktur, dan sekretaris.


saat pintu lif sudah terbuka zura langsung berjalan dengan langkah tegas suara sepatu yang dihasilkan dari haighils yang dikenakannya begitu nyaring memecah kesunyian lorong yang sepi saat sudah berada di ambang pitu yang bertuliskan ruangan direktur zura langsung masuk dan berjalan menuju kursi kebesarannya setelah duduk zura langsung disambut dengan pemandangan yang begitu indah dengan banyaknya dokumen yang tergeletak di atas meja kerjanya


"zero datang lah keruanganku sekarang"ucapnya sambil memutuskan sambungan teleponnya dan mengembalikan ketempat semula (dia menggunakan telepon kantor yah) sementara zero yang baru mendapatkan telepon dari sang bigbos langsung berjalan meninggalkan ruangannya dan pergi ke ruangan si bigbos


tok... tok... tok..." masuk".. setelah mendengar sautan dari dalam zero langsung masuk dan berjalan menuju sang bigbos


"selamat siang bos"ucapnya


"Hm jam berapa kita rapat"ucapnya setelah menjawab salam dari asistennya hanya dengan berdehem


"setelah itu?


"kita hanya perlu menyelesaikan semua dokumen ini dan menanda tangani nya" ucapnya sambil melirik dokumen yang berada di atas meja

__ADS_1


"baik lah kau bantu aku memeriksa nya agar ini cepat selesai aku mau ini sudah selesai sebelum rapat" ucapnya


"baiklah" ucapnya dengan pasrah karena dia pasti akan begadang lagi karena banyak pekerjaan nya yang tertunda belum lagi yang ada di klan rasanya kepalanya ingin pecah saja


"Aish bos bisakah kau sedikit pengertian terhadapku,apa kau tidak kasihan terhadapku, aku selalu lembur,bagai mana aku mau punya kekasih kalau aku saja hanya tau bekerja-bekerja dan bekerja dasar bos tidak punya hati gerutunya dalam hati sambil terus membaca dokumen dengan teliti tentu saja dia tidak berani mengatakannya secara langsung itu sama saja dengan menggali kuburan untuk dirinya sendiri


"zero aku tau kau sedang merutuki aku" ucapnya dengan wajah sinis


zero yang mendengarnya hanya bisa. menelan salibnya dengan keras bagaimana bosnya bisa tau punya sihir kah


"hei aku tidak punya sihir bodoh aku tau dari ekspresi wajahmu"ucapnya lagi dengan wajah datar


zero yang mendengarnya lagi-lagi hanya bisa menelan salivanya dan berusaha kembali fokus dengan dokumen yang berada ditanyanya dan mengacuhkan bosnya tersebut


"Owh Iyah zero bagai mana tugas yang aku berikan padamu tentang wanita itu sebelum aku kembali dari Amerika apa sudah kau dapatkan" ucapnya sambil mengalihkan pandangannya dari dokumen yang dia pegang dan menatap sang asisten

__ADS_1


hai gays author minta maaf yah jika masih banyak kesalahan kata atau penulisan


jangan lupa like+komen yah biar author makin semangat author sayang banyak -banyak buat kalian 😘


__ADS_2