
Pagi pagib hari telah dimulai Tanda bahwa Tantangan Kemarin juga Dimulai. Ini adalah Hari pertama Tantangan dimana Hari ini Orang yang akan nenemani Lilyana Silver dalam Beracting Adalah Lion. Yaa mungkin akan Sulit karena Lily sudah tak memiliki Hati lagi.
Lily sudah di Rias dan Rambutnya Sudah Dipakaikan Rambut palsu Yaa Amungkin karena Rambut Lily yang mulai Menepis yaitu mulai Berpendek.Baju Lily sama dengan Baju Lion yang bertemekan Zaman Cina dahulu dan Juga mereka mengisahkan Kehidupan Yang dangat Tradisional Dan hobi Di Naskah mereka adalah mereka berhobikan Bidak catur dulu.
Lily duduk Dipangkuan Lion sambil mengenakan Budana dan Sambil berkata .
sesuai naskah nya...
''Apa caraku ini benar ??!" tanya nya dengan lembut kepada Lion walau dihatinya dia berkata "Cih , Budu amat"
"Tentu betul...." Sambil tersenyum dan memegang tangan Lily.
Tiba tiba Cut sutradara mengehntikan mereka berdua waktu Istrirahat sejenak dan Tiba tiba saat Lily ingin berdiri pinggang Lily langsungvDipeluk oleh Lion dan berkata. .
"Apakah Kamu tidak ingin lama lama Duduk di pangkuanku" tanya Lion
''Cih... Memang Apa untungnya Buat Gue" tanya Lily dengan suara yang meninggin dan memandang Lily
'' Lo tau Kan hal ini bisa membuat itu Gue tegang " dengan Pelan sambil mendesahkan Ke Lily
__ADS_1
"Loh..yaa " Lily langsung berdiri dan Pangsung pergi dari tempat tersembut
Lion yang melihatnya Hanya bisa terkekeh melihat Lily dengan Wajah yang lumayan Temben membuat Lion ingin sekali Mencubit Pipi mochinya tapi dia takut bila Lily akan menjauh darinya.
Setiap Naskah Dibaca Lalu dimainkan Sampai Bagian Lion selesai Dan Naskah Besok adalah Bagian Alex dimana Alex harus menunggu karena Lily yang masih Dalam keadaan Lemah yaitu masih dalam Masa penyembuhan.
^^^^^^^↑^^^^^^^^↑^^^^^^^^
Di istana...
"Apa tubuh kak Silver tidak apa - apa ?!" tanya Lue kepada Lily dimana Mukanya Sudah mulai memucat.
"Tidak papa ini hanya hal Biasa mugkin Setelah istirahat Tubuh kakak akan membaik kok Lue" Lily yang menyeyuminya dengan Senyum yang tipis
"Baikalh hati hati" Lily yang dari tadihanya menggunakan senyum tipisnya
"dah kak " Lue pergi dan menuju Ke Taman istanya.
Lily pergi dan Menuju Kamar miliknya dan Bersender Di Sebuah Bangku dimana bangku tersebut sudah langsung menghadap taman dan dia bisa melihat Liky yang sedang Mengerjakan dan tertawa ria dengan temannya. Lily yang melihat hal tersebut bergumam..
"Andai Dulu aku Seceria itu Mungkin aku tidak akan bisa menjadi Seperti Ini " Lily mulai meneteskan Air mantanya dan Senyun tipisnya mulai keluar.
__ADS_1
"Kehiduoan Yang naas.. Kenapa aku malah Mengiyakan Saja Tantangan tersebut" Lily yang sudah Mulai menangis Dan Menatapi nasibnya.
"Auch ... Heh(Lily yabg mulai mendesah kesakitan) sepertinya aku Harus menelpoj dokter Juan Lagi.." Lilh yang Langsung nelihat Langit dan Berkata di dalam hatinya "Rahasia Ini harus aku sembunyikan " tatap mata Liky ke kaca Dengan matanya yang bukat dan Matanya yang menunjukkan Kekosongan Hidupnya.
Lily berjalan ke arah tempat tidurnya dan Tertidur pulas , Sampai dia tidak mendengar ada seseorang seseorang dan berkata..
"Ny kamu tau kan waktu mu di dunia ini tinggal Sedikit dan kamu malah menahannya sendiri.. Heh (mendengus kesal) Aku harap Kamu secepat cepatnnya menyelesaikan Masalh mu karena Ratu telah menunggu mu Ny, Cepatlah pulang"
Orang tersebut Menghilang karena Tau bahwa ada pelayan yang akan Datang dan Siap untuk melayani Lily bila dia bangun.
♦Hidup memang penuh dengan tanda tabya dan Benar Nasib dan takdir hanya Bisa di tentukan oleh yang maha kuasa.
\#sorrykalauGaje
\#MohonCommantNya
__ADS_1
\#mohonDukungannya