
•ah ciee yang nungguin gak papa authornya lg banyak ide jd lanjutin nih...
•lanjut \(^o^)/
Tidak lama setelah Itu dokter keluar dan langsung mengatakan Keadaan Lily dan berkata bahwa Lily memiliki penyakit ganas yaitu tumor otak.
"apa dok ?! gimana bisa kakak saya memilikinya" ucap melati adik lily yang tersungkur ke bawah lantai
"Apa bagaimana bisa dok" rose bertanha tanya kenapa sahabtnya tidak pernah mengatakan itu
"tenang teman mungkin kalau mengoperasinya bisa menyelamatkan nyawa lily" ucap lion yang memang juga terkejut dengan kabar tersebut dan mencoba berpikir positif tentang masalah ini.
"betul juga" ucap mice semangat
"Jadi apa bisa dioperaksi dok" ucap Xue dengan tenang karena memang seorang pangeran tidak boleh bersikap tidak hormat
"Tentu bisa yang mulia tetapi nona ini sudah memilih jalan kematiannha yang mulia" ucap sang dokter sambil menundukkan kepalanya.
__ADS_1
"apa maksudmu" ucap Cell yang memang dari tadi haya berdiam diri dan tidak bisa lagi menahan emosinya
"Jangan buat kami tegang dok" lanjut alex
"begini tuan tuan dan nona nona , Bukan maksud saya berkata seperti itu akan tetapi tumor otak nona ini sudah mengganas yang membuat dia menjadi kanker otak dan lebih parahnya lagi nona ini hanya mengobati jya dengan obat pereda sakit" ucap sang dokter sambil menegaskaskan setiap kalimatnya
"dan Nona ini juga sudah sering mengunjungi rumah ataupun rumah aakit saya untuk berobat dan saya juga sudah sering berkata padanya untuk melakukan operasi dan Nona ini bersikeras untuk menahanya karena baginya , sia sia dia hidup bila semua kebahagiannya juga sudah tidak ada yang membuat dia lebih baik mati" lanjut dokter tersebut sambil menunjuk satu per satu orang yang ada di sana yang membuat semua orang disana terdiam dan menyesal dengan apa yang dilalui oleh Lily.
Ditambah Lily selalu memendam nya sendirian saat mereka liburan dan jalan jalan. Apalagi dia lebih mementingkan perasaan mereka dari pada dirinya yang membuat mereka hanya memikirkan 1 kalimat yaitu..
"maaf Lily ,Aku menyesal atas apa yang ku lakukan"
"maaf Lily , Bila aku tau seharusnya aku juga tidak memaksakan mu untuk berpacaran dulu" ucap Rose tiba tiba sambil menangis .
Semua orang yang disana hanya menangis , dan setelah beberapa menit Lily dipindahkan ke ruangan Inap karena mungkin Hanya tinggal beberapa hari Saja dia akan pergi dari dunia ini dan dijemput oleh seseorang di atas sana.
•••••• Di tempat lain •••••••
__ADS_1
"Yang mulia ratu apa hari ini saya menyabutnya?!" ucap Seseorang dengan suara tegasnya
"sabar nak , Lebih baik biarkan dia sadar dan mengatakan kata terakhirnya dan pergi dengam sebuah kebahagian walau hanha sedikit" ucap sang ratu dan pergi kembali ke ruangannya
"baik yang mulia"
••••••• Di rumah sakit ••••••
Sudah lebih dari 12 jam Lily terlelap tidur bagaikan putri tidur yang cantik nun tidak berdaya. Banyak orang yang sering mendatangi kamar tersebut dan memberikan bunga kesukaan Lily yaitu bunga Lily seperti namanya. Sampai - sampai Ruangan tersebut memenuhi ruangan tersebut.
"kak tolong sadarlah kak aku mencintai kakak" ucap Sang adik sambil memeluk kakaknya dan Tiba tiba...
•Di like yaa
__ADS_1
•Author sayang kalian