
Di sore hari terlihat Putri Mahkota yang bernama Kim Naa Ra dan Pangeran yang bernama Kim Jang Suk sedang berkumpul dibawah pohon bersama Dayang dan pengawal istana sedang membuat ayunan. Kim Naa Ra dan Kim Jang Suk berumur 10 Tahun mereka berdua hanya beda sehari mereka sering bermain dan bertengkar bersama.
setelah ayunan jadi Putri Mahkota dan Pangeran berebut untuk menaiki ayunan duluan.Pangeran Kim Jang Suk berkata "Pokoknya orang yang pertama menaiki ayunan adalah aku."
Putri Kim Naa Ra juga menjawab " Orang yang menaiki ayunan itu adalah aku karena aku yang punya ide untuk membuat ayunan itu."
lalu pangeran menjawab lagi " Bukan kah aku adalah Pangeran di Istana sini jadi yang berhak naik ayunan itu adalah aku".
Tak mau kalah dengan ucapan pangeran Kim Naa Ra pun menjawab"Bukan kah Putri Mahkota di Negeri ini adalah aku jadi yang berhak duluan menaiki ayunan itu adalah aku."
Salah satu pengawal istana ada yang berkata "betul pangeran yang berhak naik ayunan itu duluan adalah Putri Kim Naa Ra baru setelah itu pangeran."
Saat mendengar perkataan dari Pengawal tadi Pangeran pun menangis dan berlari sekencang kencangnya meninggalkan tempat itu. Dan akhirnya pun Putri naik ayunan dengan gembira walaupun dihatinya ada perasaan tidak enak dengan adiknya Kim Jang Suk.
Sementara itu dari kejauhan terlihat seorang Selir kedua kerajaan bernama Kim jang soo dia adalah ibu dari Kim Jang Suk. Dia merasa kesal dan menganggap anaknya diperlakukan tidak adil oleh Kim Naa Ra serta pengawal dan dayang istana sehingga terucaplah kata-kata dari selir Kim Jang Soo "seharusnya Kim Jang Suk lah yang menjadi Putra Mahkota dan mendapatkan kekuasaan untuk menggantikan raja bukanya Kim Naa Ra, Tunggu saja kau Kim Naa Ra akan ku hancurkan kau serta ibumu.Ibu dan anak sama saja suka mengambil apa yang ku inginkan dan anakku inginkan."
Di malam hari seperti biasa Kim Naa Ra jika tidak bisa tidur dia mendatangi ibunya.ibunya bernama Kim Naa Hye, Kim Naa Hye adalah Ratu di Istana yang dijodohkan dengan Raja. padahal pada saat itu Raja memiliki seorang kekasih yaitu selir Kim Jang Soo dan Kim Naa Hye juga mempunyai kekasih yaitu pengawal dan teman dekat Raja.
"Ibu" panggil Kim Naa Ra
"Ada apa putri ibu yang paling cantik, kenapa sayang, apa malam ini kamu tidak bisa tidur" jawab ibu ratu terhadap putrinya.
sementara itu Kim Naa Ra mendekati ibunya dan langsung memeluk ibunya dan berkata" Ibu Naa Ra merasa gelisah dan khawatir, tapi Naa Ra tidak tau apa yang membuat Naa Ra khawatir." Ibu Naa Ra pun menenangkan Naa Ra dan berkata " Naa Ra itu hanya perasaanmu saja jadi tidak perlu kamu khawatirkan."
setelah mendengar perkataan ibu Naa Ra jadi tenang," Tapi ibu???"
__ADS_1
"Tapi kenapa lagi sayang" jawab ibunya
" untuk malam ini saja Naa Ra ingin tidur bersama ibu biar Naa Ra tambah tenang" sambil memohon.
"baiklah tapi untuk malam ini saja."
Na Raa sangat senang sekali dan lansung tidur sambil memeluk ibunya, begitupun ibunya.
Ke esokan harinya seperti biasa Putri mahkota dan Pangeran beserta Dayang Istana bermain petak umpat didalam istana. Saat itu pangeran bersembunyi dibalik lemari sehingga putri Mahkota ingin ikut tapi tidak dibolehin oleh pangeran dan disuruh cari tempat lain karena hitungan sudah mau habis Putri Mahkota berlari menuju ruangan perpustakaan dan bersembunyi didalam lemari.
saat itu dayang istana yang sedang bermain sambil mencari Pangeran dan putri serta dayang yang lainya.
Tanpa disengaja ada dua orang yang masuk ke dalam perpustakaan yang tidak lain adalah selir Kim Jang Soo dan Raja Kim Min jung.
saat itu raja berkata kepada selir "ada apa kau memanggilku sayang" selir berkata " apa kau sudah tidak peduli lagi padaku" sambil menangis selir berbicara.
didalam lemari perpustakaan Naa Ra mendengarkan perbincangan Ayahnya dan Ibu selirnya.
Raja" aku sangat mencintaimu mana mungkin aku tidak peduli padamu."
Selir" kau Bohong aku hanyalah orang kedua dimatamu dan juga anakku hanyalah yang kedua, bukankah dulu kau sudah berjanji akan menjadikan aku Ratumu dan anak kita adalah Raja selanjutnya."
Raja " Iya sayang bukankah kau sudah jadi Ratu ku."
Selir berkata" "Ratu'' (sambil berkata keras), Apa ada Ratu yang selalu menjadi nomor dua, yang diutamakan itu selalu saja Kim Naa Hye. Padahal dia adalah perusak hubungan kita dulu. Sayang aku mau kau singkirkan Kim Naa Hye dan anaknya."
__ADS_1
Raja berkata sambil protes " sayang bagaimana mungkin aku menyingkirkan anak kandungku sendiri, itu tidak mungkin sayang.
Selir sambil mengambil tusuk konde yang ada dikepalanya dan sambil menusukan tusuk konde ke lehernya sambil mengeluarkan darah dan berkata " baikalah jika kau lebih memilih putrimu ketimbang aku lebih baik aku mati sekarang juga."
Raja berkata " sayang lepaskan tusuk konde itu aku mohon sayang "
Selir berkata " Sekarang kau pilih aku atau putrimu itu jika kau pilih putrimu itu lebih baik aku mati sekarang juga, lagi pula dia hanyalah seorang putri yang hanya bisa bermain boneka dan naik ayunan bagaimana mungkin dia bisa menjadi pemimpin negeri ini"
Raja berkata" sayang aku mohon lepaskan, aku tak bisa hidup tanpamu sayang, baiklah aku kan memilihmu."
Selir berkata" apa benar yang kau katakan sayang kau memilih diriku dan akan menjadikan aku Ratumu dan Anak kita akan menjadi penerus kamu selanjutnya."
Raja berkata " iya sayang aku berjanji padamu" sambil mendekati selir dan mengambil Tusuk konde yang di berada dileher. " jangan kau ulangi lagi perbuatanmu ini, ini bisa membuatmu celaka sayang".
selir berkata" iya sayang aku tak akan mengulangi lagi perbuatanku karena kau sudah berjanji padaku."
sementara itu didalam lemari seluruh badan Naa Ra gemetar sambil memegang lutut dan sambil menahan tangis mendengar perkataan Ayahnya dan ibu selirnya. seakan itu adalah mimpi yang mustahil. Dan dalam hatinya sambil berkata "kenapa kenapa kenapa apa yang terjadi itu tidak mungkin ayah gak akan melakukan itu."
sementara itu disisi lain dayang istana dari tadi tidak menemukan putri dan setelah beberapa jam akhirnya Naa Ra keluar dari lemari perpustakaan sambil matanya sembab habis menangis.
Dayang Istana " Putri dari mana saja kamu, kami seharian mencarimu, kenapa kau nangis putri."
Naa Ra berkata " Dimana ibuku, cepat katakan dimana ibuku." Sambil teriak
Dayang istana " Tenang putri Tenang ibu Ratu sekarang berada di Taman Istana seperti biasa sedang merawat bunga disana ,ada apa putri kenapa putri sambil menangis."
__ADS_1
Putri tidak menghiraukan dayang dan langsung menuju Taman istana dan mencari ibunya." Ibu.. ibu dimana Ibu" sambil terjatuh Naa Ra mencari dan memanggil ibunya.