
Saat Naa Ra menangis karena kepergian ibunya Lee Hyun Ho mendengar suara langkah kaki dari pemberontak semakin dekat dan mengajak Naa Ra pergi.
" Ayo kita harus pergi sekarang juga" ucap Lee Hyun Ho.
"enggak, aku gak akan pernah ninggalin ibu disini" ucap Naa Ra.
Dengan segera Lee Hyun Ho menggendong Naa Ra dan pergi dari sana.
" Paman lepaskan aku paman, aku tidak mau meninggalkan ibu, aku mau ikut ibu paman" ucap Naa Ra.
" Ibumu ingin kamu hidup Naa Ra, kamu harus hidup untuk membersihkan nama Ratu, apapun yang terjadi kamu harus hidup dan tegar" Ucap Lee Hyun Ho.
Semakin dekat para pemberontak itu dengan mereka sehingga mereka tiba di tepi jurang yang sangat dalam. Dan para pemberontak itu tertawa kencang karena melihat Lee Hyun Ho dan Naa Ra tidak bisa lagi pergi kemana-mana.
"Hahahahhaha sekarang kalian tidak bisa pergi lagi dari sini" ucap salah satu pemberontak.
" Jangan mendekat jika kalian mendekat kami akan loncat, apa kalian tidak tau siapa yang ingin kalian bunuh" ucap Lee Hyun Ho.
__ADS_1
"Bagi kami siapapun yang membayar kami akan kami laksnakan tugasnya termasuk putri mahkota" ucap ketua pemberontak.
" Kalian akan menyesal karena kalian ingin membunuh Putri Mahkota" ucap Lee Hyun Ho.
"Silahkan jika kalian ingin loncat dan mati dan tanpa nama disana" ucap salah satu pemberontak.
" Paman Naa Ra takut paman" ucap Naa Ra sambil menangis.
" Bos kita tak boleh kehilangan mereka agar kita bisa mendapatkan imbalan lebih kita harus membawa tubuh mereka hidup atau mati" ucap salah satu anak buah para pemberontak.
"Baik paman" ucap Naa Ra sambil menutup matanya.karena baginya orang yang bisa dipercaya saat ini hanyalah paman Lee Hyun Ho jadi dia mendengarkan perintah pamanya.
Sambil memeluk Naa Ra Lee Hyun Ho langsung loncat ditepi jurang yang dalam.
para pemberontak itu kaget dan hanya mampu menyaksikan kepergian keduanya.
" Mereka tak akan bisa hidup, apa lagi ini jurang yang sangat dalam karena tak ada manusia yang dapat bertahan hidup lagi jika sudah loncat dari sini" ucap salah satu pemberontak.
__ADS_1
"Ayo kita pergi dari bawa jasad Ratu kita menuju Istana dan ambil uang kita" ucap salah satu pemberontak.
Akhirnya para pemberontak sampai di istana sambil membawa jasad Ratu dan mengabarkan kalau Putri Mahkota sudah jatuh ke jurang.
"Mana jasad putri mahkota" ucap selir.
" Putri Mahkota sudah jatuh kejurang bersama pria yang menyerangku dan aku pastikan dia sudah mati karena aku melihat dengan kesua mataku dan juga anak buah ku" ucap ketua pemberontak.
"Benar yang mulia Putri Mahkota sudah mati" ucap salah satu anak buah pemberontak.
" Kerja kalian bagus, Ini upah buat kalian ingat tutup mulut kalian dan jangan pernah kembali atau mendekati istana lagi atau kalian akan merasakan akibatnya" ucap selir.
" Baik yang mulia, ayo kita pergi dari sini" ucap ketua pemberontak.
Setelah kepergian para pemberontak selir merasa puas dan tersenyum lebar karena dia tau sebentar lagi dia akan menjadi Ratu istana dan anaknya akan menjadi penerus Raja selanjutnya.
" Sebentar lagi aku akan menjadi Ratu Negeri ini dan kan Kim Naa Hye silahkan pergi ke Neraka bersama putri kesayanganmu Hahahaha" ucap selir Kim jang soo.
__ADS_1