
Dengan Cepat Ratu pergi ke Istana sebelum ketahuan oleh Raja dan Selirnya. Sampai di Istana tiba Ratu langsung pergi ke kamarnya, dan selang bebrapa menit kemudian Raja dan selirnya datang dan Ratu melihat dari jendela kamarnya dengan penuh amarah, kecewa dan meneteskan air mata jatuh dipipinya.
Disisi lain Hyun Ho pergi secara diam- diam untuk pergi ke Dalam Istana untuk menyelidiki apa yang diberitahukan oleh Ratu.
Awalnya Ratu tidak mengetahui bahwa rencana jahat dari selir akan dilaksnakan hari ini sehingga Ratu tidak ada persiapan untuk membela dirinya.
Setelah beberapa saat datangnya Raja dan selir ke istana kemudian disusul oleh pasukan pemberontak datang yang sudah diperintahkan oleh Selir untuk membunuh Ratu dan anaknya.
Betapa terkejutnya Ratu melihat para pemberontak itu datang ke Istana sambil mengacaukan dan membunuh para penjaga dan dayang istana yang ada di depan.
Ratu segera beegegas dan mencari Naa Ra dan berkata kepada pengawal "cepat cari Putri Mahkota Naa Ra dan selamtkan dia apapun yang terjadi" pengawal menjawab "baik Ratu."
segera beegegas Ratu dan pengawal mencari Naa Ra.
sementara itu Naa yang sedang bermain ditaman Melihat para pemberontak membunuh dayang dan penjaga istana, betapa terkejutnya dia melihat pembunuhan terjadi didepan matanya sehingga dia berlari menuju dikediaman ayahnya.
__ADS_1
dengan cepat dia berlari, sementara itu dia smpai di kamar ayahnya dan melihat ibunya sudah ditangkap oleh para pemberontak dan diikat sambil berlumuran darah karena sudah dilukai oleh pedang pemberontak.
Saat itu Naa Ra kaget dan mau mendatangi ibunya. saat itu ibunya berteriak dan meminta Naa Ra untuk lari dari sini." Naa Ra cepat pergi dari sini , ibu mohon nak cepat nak."
Sambil menangis Naa Ra menolak untuk pergi dan Naa Ra berlari menuju ke Ayahnya dan berkata "ayah Naa Ra mohon selamatkan ibu ayah ibu tidak salah ayah Naa Ra yang salah lepaskan ibu ayah" sambil memegang tangan ayahnya dan memohon tetapi ayahnya tidak bergeming dan berkata lagi
"ayah Naa Ra tidak menginginkan tahta ini ayah , Naa Ra rela jika tahta ini milik adik Naa Ra ayah, Naa Ra tidak mau ada tahta ini ayah."
Naa Ra menangis sejadi-jadinya tapi ayahnya tidak bergeming dan tidak mendengarkan permohonan anaknya. sementara itu Ratu menangis dan berkata" jangan sekekali kau sakiti anakku, Naa Ra juga anakmu apa salahnya mengapa kau tega ingin membunuh kami berdua."
sehingga membuat orang didalam sana terkejut.
Naa Ra berkata lagi dan memegang ayahnya "ayah Naa Ra rela jika harus jadi anak laki- laki ayah asal jangan bunuh ibu dan Naa Ra ayah."
sementara itu Raja mendorong Naa Ra sampai terjatuh dan sambil memegang gelang ayahnya sambil menangis sejadi jadinya dan raja pergi meninggalkan tempat itu.
__ADS_1
saat itu datang selir dan masuk ke dalam kamar istana dan memerintahkan ketua pemberontak untuk membunuh Naa Ra " cepat bunuh dia."
tanpa berpikir panjang ketua pemberontak itu mengayunkan pedang ke tubuh Naa Ra namun tiba- tiba Ratu menyelamatkan Naa Ra.
Dan saat bersamaan Lee Hyun Ho masuk dan berperang melawan ketua pemberontak dan segera mengayunkan. pedang ke arah ketua pemberontak sehingga mengenai lengan kirinya. Saat pemberontak itu terluka Hyun Ho membawa Ratu dan Naa Ra untuk pergi dari sini. Mereka berlari secepat mungkin menuju hutan. Dan selir memerintahkan untuk mengejar mereka.Akan tetapi ibunya Naa Ra tidak kuat lagi untuk berlari karena dari tadi darah selalu menetes ditubuhnya. Hingga tiba didekat pohon paling besar di hutan Ratu meminta beristirahat dan berbicara kepada Naa Ra "tetaplah jadi anak ibu yang baik dan ceria sayang."
Naa Ra berkata"baik bu, tapi ibu juga harus ikut bersama Naa Ra jangan pernah tinggalin Naa Ra".
Ratu berkata'"ibu tidak akan pernah ninggalin Naa Ra sedetikpun karena ibu akan selalu ada di hati Naa Ra, kamu simpan gelang ini sayang gelang ini suatu saat akan membantumu sayang."
Naa Ra dan ibunya sambil berpelukan seakan itu adalah pelukan terakhir dari ibunya.
Ratu juga berbicara kepada Lee Hyun Ho " tolong jaga anakku." Lee Hyun Ho mengangguk dan saat itu juga Ratu pergi untuk selamanya..
Naa Ra pun menangis sejadi- jadinya"ibu bangun jangan tinggalin Naa Ra ibu, ibu bercanda kan ,ayo bu bangun."
__ADS_1