
Di Taman istana terlihat ibu ratu sedang merawat tanaman dan mendengar teriakan Naa Ra dari kejauhan yang sambil menangis.
Ibu Ratu " Naa Ra ibu ada disini, ada apa Naa Ra kenapa kamu nangis." Naa Ra pun menghampiri ibunya dan langsung memeluk ibunya.
Naa Ra berkata " ibu Naa Ra takut kehilangan ibu, ibu jangan pergi jauh jauh dari Naa Ra, ibu jangan pernah ninggalin Naa Ra ibu harus selalu ada disamping Naa Ra".
ibunya pun tersenyum mendengar perkataan Naa Ra dan sambil berkata " Naa Ra tenang, sayang ibu akan selalu ada di dekatmu dan ibu janji gak akan pernah ninggalin Naa Ra apapun yang terjadi ibu akan selalu disampingmu dan melindungimu, tapi kenapa Naa Ra nangis sayang." Naa Ra pun menjawab " Naa Ra hanya takut kehilangan ibu." Dan Naa Ra takut menceritakan apa yang didengarnya didalam lemari perpustakaan.
ibunya pun menjawab " ibu tidak akan pernah ninggalin Naa Ra sayang".
setelah itu Naa Ra pun merasa tenang berada dipelukan ibunya. Dan dayang istana dan pengawal yang berada disana pun tersenyum melihat tingkah laku ibu anak itu yang saling menyayangi.
setelah beberapa menit berlalu Naa Ra akhirnya membuka suara dan bertanya ke ibunya " Ibu".
Ratu menjawab " emmm iya sayang"
Naa Ra " apakah aku salah terlahir sebagai sebagai seorang putri??
Naa Ra " apakah ayah mencintai kita"
Ratu " Tentu saja sayang , ayahmu pasti menyayangi kita apalgi kamu Putrinya seorang sudah seharusnya dia mencintaimu.
Naa Ra " ibu apakah Naa Ra bisa bertanya lagi".
Ratu" Tentu saja sayang" sambil mengelus rambut Naa Ra.
Naa Ra " apakah ada seorang ayah yang tega membunuh putrinya sendiri??"
Ratu berkata " sayang kamu ini bicara apa sih jangan ngomong yang aneh aneh deh, lagi pula mana mungkin ada ayah kandung yang tega membunuh putrinya sendiri. sudah kamu mandi dulu sana udah mau malam.
Naa Ra " iya bu".
Ratu " ingat jangan mikir yang aneh aneh deh."
Naa Ra " iya bu".. Naa Ra pergi setelah mencium pipi ibunya.
__ADS_1
setelah Naa Ra pergi ibunya berpikir kenapa Naa Ra bicara seperti itu apa yang membuat dia berpikiran seperti Itu. Dan akhirnya ratu memanggil dayang Istana "Dayang" iya Ratu jawab dayang.
Ratu memerintahkan dayang " coba kamu cari tahu apa yang membuat Naa Ra nagis hari ini"
" Baik Ratu" jawab dayang
Ditempat lain Selir Kim Jang soo sedang merencanakan cara agar dapat melengserkan dan membunuh Ratu Kim Naa Hye dan Putrinya. Karena baginya jika hanya melengserkan saja tidak cukup apalagi dia takut jika suatu saat Putri Kim Naa Ra mengambil kembali posisi Pangeran Kim Jang Suk dan juga akan membunuh putri mahkota. selir Kim Jang Soo mengundang beberapa pengawal dan abdi istana yang memiliki pengaruh penting agar mendukung keinginan selir.
salah satu menteri keuangan yang bernama park Ha Dae berkata " bagaimana cara kita agar dapat melengserkan Ratu saat ini bukankah kita tidak memiliki dukungan yang kuat selir Kim Jang Soo."
selir Kim jang Soo Menjawab "siapa bilang kita
tidak memiliki dukungan yang kuat kalian liat saja didepan".
sementara itu masuk lah seorang pria menggunakan topi dan melepaskan topi itu dia adalah Raja.
sementara itu orang- orang yang berada didalam kaget melihat yang datang adalah raja mereka dan mereka langsung berlutut dihadapan Raja.
salah satu abdi mereka berkata " Raja maafkan kami karena kami tidak tau kalau anda akan datang kesini ."
" baik Raja" semuanya menjawab.
sedangkan saat itu selir sambil tersenyum licik diwajahnya dan berkata dalam hati " tunggu saja kau Kim Naa Hye aku akan merebut apa yang seharusnya menjadi miliku dan putraku kau tidak pantas untuk mendapatkan itu."
sementara itu salah satu dayang yang mendengar dan menyelidiki itu kaget mendengar barusan yang terjadi dan langsung pergi meninggalkan tempat itu dan mendatangi Ratu.
dan akhirnya tiba di kamar Ratu dan menceritakan itu semua.
Ratu " apakah benar yang kau ceritakan itu"
dayang " aku berani bersumpah Ratuku yang kukatakan itu benar bahwa Raja Selir serta abdi di istana berencana melengserkan anda dan putri anda."
Saat itu ratu kaget dan langsung meneteskan air mata sambil berkata jadi ini yang didengar putriku, Ratu pergi meninggalkan istana untuk bertemu Lee Hyun Ho. Lee Hyun Ho adalah mantan kekasih Kim Naa Hye dan juga Teman dekat Raja dan selalu setia mendukung keputusan Raja.
sementara itu Ratu tiba didepan Rumah Lee Hyun ho dan langsung masuk.
__ADS_1
saat itu Lee Hyun Ho sedang berada ditengah ruangan sambil berbicara dengan istrinya Lee Dae In.
mereka kaget karena Ratu langsung tiba didepan mereka sambil berlari dan ngos-ngosan.
Ratu berkata " ada yang ingin ku bicarakan keapadamu."
Sementar itu lee dae in berbicara" aku akan pergi keluar silahkan jija kalian ingin berbicara" sambil menutup pintu lee dae in pergi keluar rumah.
Lee Hyun Ho berbicara " ada apa ratu datang kemari dengan tergesa- gesa"
Ratu menjawab " aku ingin menagih janji yang kau berikan kepadaku yaitu untuk menepati apapun yang ingin aku katakan kepadamu. Janji itu adalah diberikan saat perjodohan anatara raja dan ratu. Awalnya Ratu ingin menolak perjodohan itu karena di menyukai Lee Hyun Ho tapi Lee Hyun Ho takut jika ratu menolak perjodohan itu maka ratu akan dihukum sehingga Lee Hyun Ho berjanji akan menepati apasaja permintaan Ratu, dan akhirnya Ratu menyetujuinya.
Dan saat ini Ratu meminta dan memohon kepada Lee Hyun Ho agar dia mau menjaga Kim Naa Ra" aku mohon padamu tolong jaga Kim Naa Ra dan selamatkan putriku Lee Hyun Ho, hanya kau harapan terakhirku."
Lee Hyun Ho heran dan bertanya " ada apa Ratu mengapa Ratu berkata seperti itu dan memohon kepadaku."
Ratu menjawab aku mohon kabulkan permintaanku ini seperti janjimu dulu padaku kau akan mengabulkan satu permintaanku " sambil menangis terisak.
Lee Hyun Ho kebingungan dengan permintaan Ratu dan berkata " ada apa ratu aku bingung mengapa anda seperti ini"
Ratu menjawab " Raja dan selir akan membunuh kami" sambil menjawab dan menangis.
Lee Hyun Ho berkata " bagaimana mungkin raja akan membunuh putri dan istrinya sendiri, itu tidak akan mungkin terjadi Ratu."
Ratu menjawab " itu benar bahkan Naa Ra pun sudah mendengar itu semua." Lee Hyun Ho kaget mendengar itu semua karena dia tau Kim Naa Hye tidak mungkin berbohong dengan ucapanya.
sementara itu Ratu Harus balik dari istana karena takut ketahuan Raja dan selir.
sekali lagi Ratu berkata" Tolong Rawat Naa Ra anakku Hyun Ho." ratu berdiri dan pulang menuju istana..
Hyun Ho masih berpikir apakah benar Raja akan membunuh anak dan istrinya.
dalam hati Hyun Ho bergumam semoga saja berita apa yang didapat Ratu salah.
Tapi karena Ratu tidak mungkin berbohong sehingga Hyun Ho pergi ke istana dan sambil berucap " Jika yang diucapkan Ratu benar aku mungkin tidak akan pernah memafkan Raja"
__ADS_1