
"Mengagumi mungkin hal yang indah untuk sebagian orang mengagumi boleh tapi sewajarnya dan tau batasannya tidak boleh terlalu berlebihan mengagumi seseorang"
Ada seorang gadis remaja berumur 17 thn yang bernama: Ninda lestari
yang biasa dipanggil Ninda,ia adalah seorang remaja yang mempunyai hobi menggambar, menulis dan bernyanyi.
Ia adalah anak ke-2 dari tiga bersaudara, yang pertama kakaknya bernama:Wahyuda yang biasa di panggil bang yuda,dan adiknya bernama:Afrendi.
Ia mempunyai keluarga yang sangat sederhana, tetapi tetap merasa kecukupan karena keluarganya selalu merasa bersyukur atas segala sesuatu yang dia miliki.
Ia tinggal bersama ibu dan adik laki-lakinya, karena ayah dan kakaknya sedang bekerja diluar kota,
Ibunya bernama :Arina
Ayahnya bernama :Wahyudi
Pada pagi hari tepatnya hari kamis, jam menunjukkan pukul 04:30 dan tepatnya menunjukkan waktu subuh, seorang gadis remaja pun bangun kerena semalam sudah menyalakan alarm.
"Kringgg...kringgg...kringgg..."
Karena mendengar suara jam alarm berbunyi dan disertai Azan subuh,ia pun bergegas bangun untuk mematikan jam alarm nya.
"Emmm... Alkhamdulillah sudah masuk waktu subuh." gumamnya sembsembari meregangkan badannya dan bergegas bangun mematikan jam alarm yang dari tadi berbunyi.
Ia pun langsung mengambil air wudhu untuk melaksanakan sholat subuh.
Setelah sholat ia memanjatkan do'a kepada Allah SWT:
"Ya Allah,ya Rahman,ya Rakhim....
Ya Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang, terima kasih ya Allah hari ini hamba diberi kesehatan dan bisa memanjatkan do'a kepada mu ya Allah...
Ya Allah berikanlah kesehatan dan ampunilah dosa-dosa ke dua orang tua hamba ya Allah...
Mudahkanlah pekerjaan bapa dan kaka hamba yang sedang bekerja untuk kami ya Allah...
Lapangkanlah rizki keluarga hamba
Allahu maghfirli wali wali dayya warkhamhuma kamma rabbayani shaghiro
Rabbana atina fiddunya khasannah wafilakhirati khasanah waqina adzabannar...
__ADS_1
Aamiin..."
Setelah melaksanakan sholat subuh ia merapikan tempat tidur nya,dan bergegas untuk mandi.
"Alkhamdulillah... sudah selesai sholat mau beres-beres tempat tidur duluu terus mandi." gumamnya dalam hati dengan penuh ceria.
Setelah selesai beres-beres dan mandi ia bergegas untuk sarapan pagi dimeja makan bersama mamah dan adiknya.
"Pagiii...Mah,de." Sapanya dengan penuh senyuman dan gembira sembari duduk berdampingan dengan adiknya."
"Pagi." Sahut sang mamah sembari menyiapkan makanan."
"Alkhamdulillah...hari ini bisa makan" gumamnya sembari mengusap kedua tangannya kemuka.
"Tiap hari juga makan kali mba." Sahut adik sembari senyum,yang mendengar gumamnya yang agak keras.
"Iya tau...,belum tentu diluar sana bisa makan tiap hari kaya kita, makannya kita harus banyak-banyak bersyukur atas segala sesuatu yang kita punya."
Katanya sembari menasehati adiknya dan tidak lupa senyum manisnya .
"Iya mba,aku kan cuman ngomong" sahut adiknya sembari muka datar.
"Sudah-sudah mari makan jangan ribut,benar kata mba mu dek kita harus banyak bersyukur, sudah-sudah mari makan jangan lupa baca do'a." Memotong pembicaraan ku sembari tersenyum dan menasehati kembali anaknya.
"Iya mah..." Sahutku dan adek serempak sambil tersenyum.
Setelah sarapan aku dan adek segera bergegas menuju sekolah waktu menunjukkan 06:15
"Alkhamdulillah.." ucapku setelah makan.
"Egghhh..."sendawa adeknya yang tidak sengaja keluar dari mulutnya yang makan terlalu banyak.
"Ih ade ngga sopan.." gumamku sambil menatap adek dengan menasehati.
"Iya maaf mba kuu...,maaf banget ngga sengaja." Sahut ade sembari meminta maaf kepada mba nya disertai senyum dan melihatkan deretan giginya.
"Udah jam 06:15 cepet siap-siap" sahut sang mamah sembari membereskan piring-piring bekas makan tadi.
"Iya mah,sini aku bantuin ma.." sembari tersenyum dan memegang piring.
"Udah ngga usah biar mamah ajah nanti telat."sahut sang mamah.
__ADS_1
"Maaf ya ma aku ngga bisa bantu, yaudah aku ngambil tas dulu." Tak lupa sembari senyum aku meminta maaf dan kemudian beranjak menuju kamar.
"Iya ngga papa sayang."sahut sang mamah sembari tersenyum dan menuju ke dapur.
Setelah semuanya siap aku dan adek berpamitan untuk berangkat sekolah.
"Mah aku berangkat dulu ya.." lalu mencium punggung tangan mamah.
"Assalamu'alaikum..." Ucapku sembari bergegas keluar menuntun motor yang berada di teras.
"Wa'alaikumsalam.."sahut sang ibu sembari tersenyum yang berada di depan rumah.
"Mba tunggu.."sahut sang adek sambil keluar rumah.
"Ada apa sih de.."balasku menghadap kebelakang.
"Aku ikut" ucap sang adek sembari tersenyum merayu.
"Ayo.." sahut ku dengan membalas senyuman adek.
"Mah aku berangkat sama mba ya." Ucap adek sembari mencium Punggung tangan mamah.
"Assalamu'alaikum.."salam adek sembari berjalan menuju kearah motor mbanya.
"Wa'alaikumsalam,iya hati-hati, jangan ngebut,lihat kanan kiri.."sahut mamah.
"Siap.. Assalamu'alaikum."sahut serentak aku dan adek.
"Wa'alaikumsalam.."jawab mamah sembari tersenyum dan kembali kedalam rumah.
Kemudia aku menghantarkan adekku terlebih dahulu kesekolah dasar yang berada tidak jauh dari rumah ku,biasanya adekku berangkat naik sepeda sekarang tumbennya minta anterin.
"Udah sampe dek"ucapku sembari menatap kedung sekolahnya.
"Makasih mbaku.."sahut adek sembari tersenyum.
"Iya sama-sama,belajar yang bener ya.." Sahutku
"Iya mba, Assalamu'alaikum.." sahut adek sembari mencium punggung tangan ku.
"Wa'alaikumsalam.."jawabku sembari berangkat.
__ADS_1