
"Maaf ibu memberi tahukannya dadakan ya anak-anak, soalnya ibu juga baru tahu informasi nya,dan ini diwajibkan setiap sekolah" ucap bu maryam.
"Iya bu ngga papa" ucao ku sembari tersenyum.
"Kenapa ibu memilih kalian untuk ibu lombakan,karena ibu percaya ajah kalian itu bisa,di lihat dari tampangnya rajin mengaji" ucap bu maryam.
"Jangan terlalu di puji bu nanti Ninda terbang" ucap fatih sembari tersenyum usil.
"Lakhh kok ninda..kamu kali yang terbang" ucap ku agak sedikit kesal.
"Ya sudah nanti jangan lupa latihan, maaf ya kalian jadi ribet gini, kalian hanya punya waktu satu malam" ucao bu maryam.
"Iya bu,ngga usah minta maaf kok bu kami senang bisa mewakili sekolah ini,toh nanti kalo insya Allah sekolah ini menang kami senang bisa menharumkan nama sekolah kita" ucap fatih yang sedikit bijak.
"Masya Allah,begitu mulianya tujuan mu fatih,aku jadi semangat.." gumamku dalam hati sembari tersenyum kagum.
"Iya bu nanti kita latihan,kebetulan tempat ngaji kita sama bu jadi kita bisa latihan bareng" ucap ku diakhiri dengan senyuman.
"Wah bagus kalau begitu,ibu do'a kan yang terbaik buat kalian" ucap ku maryam sembari tersenyum melihat kearah kami berdua.
Setelah aku,fatih dan bu maryam berbincang-bincang aku pun langsung bergegas menuju ke kelas.
Ketika aku memasuki kelas masih ada bu dina dan semua teman melihat ke arahku,mungkin mereka heran aku masuknya telat.aku pun langsung menuju ke arah bu dina yabg sedang duduk di meja guru.
"Maaf ya bu,saga telat"ucap ku sembari mencium punggung tangan bu dina.
"Iya ngga papa,tadi bu maryam udah bilang sama ibu,ya sudah silahkan duduk" ucap bu dina.
"Iya bu,makasih" ucap ku sembari tersenyum dan langsung duduk menuju tempat dudukku.
Tak lama kemudian aku dateng,dan pelajaran pun selesai,Suara bel pulang pun berbunyi.
"Kringgggg...kringg... kring.."
Karena hari ini hari Jum'at jadi pulangnya cepet.setelah bel pulang berbunyi,bu dina pun pergi keluar kelas.
"Nin tadi kamu habis dari mana?" tanya Nita.
"Iya kok telat masuknya" ucap susan.
"Apa kamu ketiduran di mushola" ucap tiara sembari tersenyum usil.
"Ihh..engga,tadi aku tuh habis bicara sama bu maryam" ucap ku.
"Bicara apa nin?" tanya susan.
"Tentang lomba besok,aku didaftarin lomba tilawah tapi ngga sendiri sama fatih" ucap ku.
"Fatih ketua Rohis" ucap susan meyakinkan.
"Iya.." ucap ku .
"Semangat ya nin lombanya.." ucap nita dan di akhiri dengan senyuman.
__ADS_1
"Iya.."ucapku membalas senyuman.
"Ko lombanya mendadak banget" ucap tiara.
"Iya,aku juga ngga tau" ucap ku.
"Udah yu keluar,udah pada pulang" ucap ku sembari berdiri dari duduk.
"Yuk.." sahut Nita.
Setelah kami berbincang-bincang kami pun keluar kelas dan seperti biasa menuju parkiran sekolah untuk mengambil motor.
"Aku duluan ya.." ucap susan yang membonceng tiara.
"Iya" sahutku dan diikuti Nita.
"Ayo nin pulang.." ucap nita.
"Yo"ucap ku yang sudah berada di atas motor,lebih tepat lagi menungganginya.
Aku dan Nita pun pulang kerumah, setelah beberapa menit menempuh perjalanan,aku pun sampai dirumah.
"Assalamu'alaikum..." ucap ku sembari masuk ke dalam rumah.
"Wa'alaikumsalam.."sahut adik yang sedang duduk di ruang tamu sembari mengerjakan tugas sekolahnya.
"Mamah mana dek?" tanyaku.
"Lagi ke warung" jawab adik.
Akupun langsung bersih-bersih dan berbaring sejenak.
"Huftttt.." gumamku sembari membaringakan badanku ke ranjang.
"Tok..tok..tok.." suara ketukan dari luar pintu kamar ku.
"Assalamu'alaikum..mbak" ucap adikku yang berada di luar kamar.
"Wa'alaikumsalam..."jawabku sembari mendekatti pintu kamar untuk membukanya.
"Ceklek"suara buka pintu kamar.
"Ada apa de?" tanyaku kepada adik.
"Di panggil mamah"ucap adik sembari menatap ke arah ku.
"Iya.."ucapku langsung bergegas menuju mamah.
"Mamah mana de?"tanyaku.
"Di luar" ucap adik.
Aku pun berjalan menuju keluar rumah.ketika aku tiba di luar rumah, aku melihat mamah sedang merapikan tanaman yang berada di halaman rumah.aku pun langsung menghampirinya.
__ADS_1
"Mah..kata ade,mamah manggil aku" ucapku sembari menengok ke arah mamah.
"Iya"ucap mamah sembari merapikan tanaman.
"Ada apa ya mah?"tanyaku.
"Ini mamah minta tolong belikan pupuk,ini uangnya" ucap mamah dan memberikan uang kepadaku untuk di belikan pupuk.
"Iya mah,bentar aku ambil kunci motor dulu" ucap ku.
"Iyah" ucap mamah yang kembali merapikan tanaman.
Akupun masuk kedalam rumah untuk mengambil kunci motor,dan setelah mengambilnya akupun bergegas membeli pupuk.
"Mah berangkat dulu"ucap ku sembari mencium punggung tangan mamah.
"Iyah hati hati" ucap mamah.
"Assalamu'alaikum" ucap ku.
"Wa'alaikumsalam" jawab mamah.
Akupun langsung pergi mengendarai motor untuk membeli pupuk.
Di tengah perjalanan aku bertemu seseorang,mengenakan sarung,baju kokoh,memakai kopiah,dia terlihat sangat gagah dan ganteng sekali,lelaki itu adalah Muhammad Fatih.
"Masya Allah..."gumamku dalam hati sembari tersenyum kagum.
Kebetulan ini hari Jum'at jadi banyak laki-laki yang baru pulang sholat Jum'at.
"Astagfirullah hal azim.."gumamku, karena aku memandang nya terlalu berlebihan.
Setelah aku membeli pupuk,akupun langsung menuju rumah kembali.
"Sampai.."gumamku sembari memberhentikan motorku di depan rumah.
"Ini mah pupuknya"ucapku sembari memberikan pupuk nya.
Aku pun langsung membantu mamahku untuk merapikan tanaman.
"Mah.." ucap ku sembari menyiram tanaman.
"Hmmm" sahut mamah yang sibuk dengan tamananya.
"Aku besok lomba"ucap ku.
"Lomba apa sayang?"tanya mamahku yang langsung menengok ke arahku.
"Tilawah"ucapku dan di akhiri dengan senyuman.
"Wihh,anak mamah"ucap mamah kagum.
"Tapi aku cuman baca terjemahan nya ajah mah,yang baca tilawahnya Fatih" ucapku.
__ADS_1
"Semangat ya lombanya,berikan yang terbaik" ucap mamah menyemangati ku.
"Iya mah,aku minta do'anya ya mah.." ucap ku dan di akhiri dengan senyuman.