Hanya Sebatas Mengagumi

Hanya Sebatas Mengagumi
Part 04


__ADS_3

Kemudian Ali lebih tepatnya jetua Rohis yang lama,sedikit kedepan karena akan menyampaikan sesuatu kepada adik-adik dan teman-temannya.


"Makasih bu" ucap Ali sembari tersenyum kepada bu maryam.dan bu maryam pun membalas senyuman Ali.


"Masya Allah.."


"Gantengnya.."


"Meleleh nih ati"


"Idaman ini mah"


  Gumam para anggota Rohis ketika melihat Ketua Rohis menuju ke depan,ada yang menatapnya dari yang biasa saja sampai dengan yang mungkin terbelanga.


  Muhammad Ali itu orangnya putih,rapih,,sopan,alisnya tebal,tinggi, jago muraja'ah, tilawah.siapa yang ngga terkagum-kagum padanya.


"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh" ucap Ali sembari menatap ke depan.


"Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh" sahut seluruh anggota Rohis.


"Yang pertama saya mengucapkan terima kasih kepada bu maryam karena sudah mempersilahkan untuk menyampaikan pesan-pesan, Berdirinya saya disini mau menyampaikan minta maaf saya,kepada adik-adik dan teman-teman bilamana saya sebagai ketua rohis kurang berkenan menurut adik-adik dan teman-teman semuanya,mohon dimaafkan,dan khususnya untuk adik-adik terus belajar dan memperdalam agama dengan mengikuti ekstrakurikuler ini dengan giat,dan dengan bimbingan yang baru oleh ketua rohis kita yang baru, pokoknya tetap semangat ya adik-adikku,sekian penyampaian dari saya,selebihnya mohon maaf, wasalamu'alaikum" ucap ali tak lupa dengan senyum coolnya.


   Semua anggota Rohis pun memperhatikan Ali,selain itu merasa kehilangan karena ketua Rohisnya sudah digantikan.


"Wa'alaikumsalam..." sahut seluruh anggota Rohis.


"Yah...,akang rohisnya ganti.." gumam tiara sembari muka kehilangan.


"Kan ada gantinya ti.." ucap susan dengan muka datarnya.


   Setelah beberapa menit berbincang-bincang rapat Rohis pun selesai,dan bertepatan dengan waktu Ashar.


"Alkhamdulillah..,kita sholat Ashar berjamaah dulu ya anak-anak" ucap bu maryam sembari tersenyum mengajak seluruh anggota Rohis untuk sholat ashar.


"Iya bu..." Sahut anggota rohis.


   Setelah seluruh anggota Rohis mengambil wudhu dan masing-masing jamaah perempuan sudah menggunakan mukenah.bu maryam pun menunjuk imam untuk sholat.


"Nak,fatih ya yang jadi imam" ucap bu maryam yang terhalang pembatas sholat antra perempuan dan laki-laki.


   Yang biasanya Ali sekarang menjadi fatih yang menjadi imam.


"Iya bu..." Jawab fatih yang terhalang pembatas dan sembari berjalan ketempat imam.


   Setelah sholat fatih memimpin do'a


"Masya Allah..." gumamku dalam hati sembari tersenyum kecil.


   Setelah sholat ashar selesai seluruh anggota Rohis pun pulang,karena waktu menunjukkan pukul 16:00.


Aku,nita,susan,tiara pun menuju parkiran untuk mengambil motor.

__ADS_1


   Sepanjang jalan tak sengaja muncul seseorang yang baru saja dilantik menjadi ketua rohis dalam pikiran ku karena rasa kagum.


   Aku pun menggeleng kan kepalaku membuyarkan pikiran ku yang muncul tiba-tiba.


"Kita pisah di sini ya...sampai ketemu besok" ucapku sambil menuntun motor keluar parkiran.


"Iya.." ucap nita,susan,tiara serempak.


   Dalam perjalanan akh berpapasan dengan ketua rohis yaitu fatih yang kebetulan kita satu desa lebih tepatnya rumah kita searah,tapi aku agak jauh dikit.


"Nin..." sapa fatih sembari mengendarai motornya.


"Eh..iya" sahutku agak sedikit kaget.


" Duluan ya.." ucap fatih sembari melaju kedepan.


"Iya..." Ucapku sembari menatap kedepan.


   Setelah beberapa menit di perjalanan, akhirnya sampai dirumah.


"Alkhamdulillah..." gumamku sembari memarkirkan motor di depan rumah.


"Assalamualaikum" ucapku sambil melepaskan sepatu  dan menuju kedalam .


   Rupanya didalam tidak ada yang menjawab .


"Mah,mamah,de..ade"ucapku sambil mencari dikamar dan didapur.


   Sesudah mencari dan tidak ketemu,aku pun bersih-bersih, sesudah bersih-bersih akupun duduk di ruang tamu dan membuka ponselku yang sedari tadi aku nggak buka.


"ada notif dari mamah"gumamku sambil melihat ponsel.


Mamah:


Mba mamah sama adek ke rumah tante mu dulu,pulangnya nanti malem.


Jawabku:


Iya mah.


Mamah:


Nanti kalo mau makan masak mie ajah ya


Jawabku:


Ok, mah


"Assalamualaikum"ucapku sambil melepaskan sepatu  dan menuju kedalam .


Rupanya didalam tidak ada yang menjawab .

__ADS_1


"Mah,mamah,de..ade"ucapku sambil mencari dikamar dan didapur.


Sesudah mencari dan tidak ketemu,aku pun bersih-bersih,sesudah bersih-bersih akupun duduk di ruang tamu dan membuka ponselku yang sedari tadi aku nggak buka.


"ada notif dari mamah"gumamku sambil melihat ponsel.


Mamah:


Mba mamah sama adek ke rumah tante mu dulu,pulangnya nanti malem.


Jawabku:


Iya mah.


Mamah:


Nanti kalo mau makan masak mie ajah ya


Jawabku:


Ok, mah


"Astagfirullah,aku belum sholat ashar"gumamku sembari bergegas menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu.


   Setelah melaksanakan sholat ashar aku pun bergegas menuju dapur karena perutku keroncongan karena lapar.


   Setelah sampai didapur aku memasak mie dan telur untukku makan.Setelah matang aku menuju meja makan untuk menyantap masakanku.


   Setelah selesai makan aku bersih-bersih rumah yaitu,cuci piring,nyapu rumah,ngepel setelah beberapa menit selesai aku pun bergegas untuk mandi karena sebentar lagi Maghrib.


Setelah selesai mandi kemudian melaksanakan sholat Maghrib secara berjamaah di mushola dekat rumah.


"Aku harus cepet-cepet nih" ucap ku setelah memakai mukenah dan bergegas menuju mushola.


   Di perjalan aku mendengar suara adzan yang sangat merdu di kumandangkan oleh seseorang.


"Masya Allah...sungguh indah suara ciptaanmu ya Allah" gumamku dalam hati sembari tersenyum kecil di perjalanan menuju mushola.


"Kaya suaranya fatih ya.." gumamku.


   Setelah beberapa menit berjalan,aku sampai di mushola.


"Masya Allah..fatih" gumam ku dalam hati ketika melihat fatih sedang adzan


dan sembari bergegas menuju saf wanita.


   Setelah selesai sholat aku pun melanjutkan ngaji bersama teman-teman dan ustadz,kebetulan hari ini markhabanan bersama jadi laki laki dan perempuan duduk berdampingan laki-laki disebelah kanan dan perempuan disebelah kiri.


"Nanti yang murotal didepan fatih ya.." ucap ustadz.


"Iya ustadz" ucap fatih.

__ADS_1


   Markhabanan pun berjalan dengan khidmat,setelah menuju di sesi murotal semua orang langsung menghadap kedepan karena sesi murotal adalah saat yang ditunggu dimana markhabanan berlangsung, dan kebetulan hari ini gilirannya fatih.


__ADS_2