
Fatih pun bersiap-siap untuk murotalan.Surah yang dibaca yaitu Ar-Rahman.
Fatihpun mulai membaca murotalnya dengan penuh penghayatan,suara lantunan yang indah,fasih dalam membaca Al-Qur'an.
"Masya Allah..fatih,kamu selalu membuatku kagum.." gumamku dalam hati sembari tersenyum kecil.
Semua orang fokus melihat murotalan fatih,yang sedang berlangsung.
"Suaranya indah ya"
"Bagus banget bacaanya"
"Idaman ini mah"
Gumam para jama'ah yang berada di mushola.
Setelah beberapa menit fatih murotal,murotal pun selesai dan berjalan dengan lancar,acara demi acara berlangsung,tak terasa acara pun selesai.
Setelah markhabanan biasanya para remaja mushola mengadakan rapat untuk menentukan acara untuk minggu-minggu berikutnya.
"Untuk para remaja mushola,seperti biasa stay di mushola" ucap ustadz.
Setelah sebagian jamaah pulang kami pun melaksanakan rapatnya.
"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh" salam ustadz.
"Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh" jawab remaja mushola.
"Seperti biasa kita berkumpul untuk merencanakan acara-acara berikutnya,boleh dari remaja mushola untuk mengusulkan apa acara selanjutnya,ada yang mau mengusulkan" ucap ustadz.
"Saya ustadz" ucap ku sembari mengangkat tangan kananku.
"Iya boleh Ninda" ucap ustadz sembari menengok ke arah ku.
"Gini ustadz,Aku mau ngusulin untuk jadwal selanjutnya di adakan hadroh" ucapku sembari tersenyum.
"Iya boleh,lagian kita kan udah jarang main hadroh jadi bisa di bangkitin lagi, bagus ninda usulannya" ucap ustadz sembari menengok ke arah ku.
"Iya ustadz" ucap ku sembari tersenyum.
"Gimana ada usulan berikutnya?" tanya ustadz.
"Saya ustadz" ucap fatih sembari mengangkat tangan kanannya.
"Iya boleh,silahkan fatih" ucap ustadz.
"Gini ustadz saya mau mengusulkan, nanti sebelum atau sesudah hadrohnya disertai dengan tilawah dan pembacaan artinya ustadz" ucap fatih tak lupa dengan senyum coolnya.
"Boleh,tapi ada yang punya saran untuk tilawah, sesudah atau sebelum hadroh?" tanya ustadz kembali kepada remaja mushola.
"Ustadz" ucap ku sembari mengangkat tangan kananku.
"Iya,silahkan" sahut ustadz diiringi tangan seperti mempersilahkan.
__ADS_1
"Menurut saya ustadz bagusnya sih, sebelum hadroh,atau tilawahnya untuk pembukaan acara ajah ustadz" ucap ku sembari tersenyum.
"Gimana yang lain?" tanya ustadz kepada remaja masjid.
"Setuju kata ninda ajah ustadz,bagus juga kalo tilawah untuk pembukaan" ucap fatih.
"Ya jadi tilawahnya untuk pembukaan ya" ucap ustadz.
"Iya..." Jawab remaja mushola.
Kalo masalah usul-mengusul tentang acara-acara mushola aku paling aktif,soalnya aku suka nuansa-nuansa islami.
Setelah kami semua melakukan rapat bersama remaja musholah,aku dan yang lainnya beranjak pulang.
"Assalamu'alaikum..." ucap ku sembari masuk kedalam rumah.
"Wa'alaikumsalam" sahut mamah dari dalam rumah.
"Oh..mamah udah pulang" gumamku dalam hati.
Aku langsung mendekati mamahku yang sedang duduk berasama adik sambil nonton TV,dan akupun langsung mencium punggung tangan mamahku.
"Habis markhabanan?" tanya mamah sembari menoleh kearahku dan disertai senyuman.
"Iya mah" sahutku disertai anggukan kepala.
"Ya sudah,taruh mukenanya dulu terus makan malam" ucap mamah.
"Iya mah" ucap ku sembari beranjak pergi kekamar.
Aku pun langsung membuyarkan fikiranku dengan menggeleng-gelengkan kepalaku.
"Astagfirullah hal azim..ya Allah maafkan hamba,hamba memikirkan seseorang yang bukan mahrom hamba,tapi hamba hanya kagum kepadanya ya Allah.." gumaku dalam hati di sertai raut wajah cemas.
Aku pun langsung menaruh mukenah ku dan langsung bergegas keluar kamar untuk makan malam.
"Kok lama sayang.." ucap mamah sembari menata makanan di meja makan.
"Iya mah maaf" ucap ku sembari membantu menata makanan.
"Iya ngga apa-apa" ucap mamah.
"Panggil adekmu makanannya udah siap" perintah mamah kepada ku.
"Siap mah" ucap ku sembari beranjak pergi ke ruang TV untuk memangggil adik makan.
"Dek..makan" ucap ku dengan nada datar,karena aku hari ini agak lelah.
"Iya..mbak" sahut adik dan langsung berdiri berjalan di belakangku.
"Ayo makan" ucap mamah yang sudah siap di meja makan.
"Iya mah" ucap ku dan disusul dengan adik.
__ADS_1
Setelah selesai makan,dan sudah beres-beres meja makan,aku langsung beranjak menuju kamar.
Di kamar aku langsung mengambil handphone ku yang berada diatas meja belajar ku,dan aku menuju ranjang ku lalu aku duduk dan bersandar di ranjangku sembari membuka handphone ku.
"Fatih(remaja mushola)" gumamku yang mebaca pesan dipinselku.
Aku menerima pesan dari fatih dan aku langsung membuka notifikasi pesan itu.
Pesan Handphone
Fatih(remaja mushola)\=>
Assalamu'alaikum
Nin tadi kan belum di kasih tau,yang membaca tilawah dan yang nerjemahinnya,jadi aku mau ngasih tau.
Yang membaca tilawahnya aku sendiri dan yang nerjemahin kamu ninda.
Ini langsung dibpilih oleh ustadz nya sendiri.
Terimakasih
Wasalamu'alaikum..
Aku:
Wa'alaikumsalam
Iya fatih terima kasih atas infonya
Fatih(remaja mushola)\=>
Iya sama-sama
Menurut ninda latihannya yabg tepat kapan?
Aku:
Menurut ku kalo ngaji ajah kan bisa langsung ketemu ustadz nya,biar langsung di koreksi apa yang kurang.
Itu menurutku kalo fatih ingin ngusulin juga ngga papa.
Fatih(remaja mushola)\=>
Ya sudah aku ngikut ajah
Aku pun hanya melihat pesannya saja karena menurutku pesannya sudah mencapai inti pembicaraan jadi aku menyudahi pembicaraan lewat handphone nya.
Aku oun langsung menaruh handphone ku di samping tempat tidur ku,lebih tepatnya di taruh di laci kecil yang berada disamping tempat tidurku.
"Bismillahrakhmannirakhim
Bismika Allahumma akhya wabismika amut" doaku sebelum tidur .
__ADS_1
Aku pun langsung tertidur lelalap, malam pun berlalu,waktu sudah menunjukkan pukul 04:30,waktunya sholat subuh.