Hero Zen

Hero Zen
Hero Zen | #2 kedatangan Pria tinggi


__ADS_3

Disaat Kimara membuka pintu


*clek


Kimara "hahh" (terkejod)


Kimara "siapa kamu? mau apa kamu kesini" (takut)


Shio "kamu tidak perlu tau siapa aku, aku hanya ingin mengambil bayi mu itu untuk deserahkan kepada raja"


Kimara "Tidakkkk, saya tidak akan menyerahkan bayiku kepada raja"


Shio "terserah sajaa hahahah" (menghilang tiba-tiba)


Kimara "hahh" (terkejod)


Kimara "kemana perginya orang itu?" (bingung)


Kimara "jangan-jangan dia itu, hahh tidak mungkin" (khawatir)


Setelah Shio (Pria misterius) itu pergi Kimara pun langsung menutup dan mengunci kembali pintu rumahnya, Selang beberapa menit...


*tok tok tok tok


Kimara "mau apalagi kamu, jangan ganggu aku dan anakku" (teriak)


Sukie "tidakk ini akuu Sukie" (teriak menenangkan kimara)


Kimara "a-apa itu benar-benar Sukie?" (teriak)


Sukie "yaa benar ini aku, tolong buka pintunya" (meyakinkannya)


selang Sukie meyakinkannya bahwa itu dia, lalu Kimara pun membuka pintunya


*clek


Kimara "Su-Sukie"


{Kimara pun langsung memeluk erat Sukie}


{Sukie memeluknya juga}


Kimara (nangis bombay)


Kimara "aku kira yang mengetuk pintunya pria itu tadi"


Sukie "hah??? pria? pria mana maksudmu?" (bingung)


Kimara "aaa iyaa aku lupa, kan aku belum menceritakan semuanya" (tersenyum)


{melepaskan pelukannya}


Kimara "ayo kita masuk, aku mau menceritakan semuanya"


{Kimara dan Sukie pun masuk ke dalam rumah}


Kimara "tunggu yaa aku ada sesuatu untukmu"


Kimara (masuk kedalam kamar)


{Kimara mencari sesuatu di atas meja kamar)


Kimara "kemana yaa tadi aku meletakkannya disini"


Kimara "ohh iyaa aku letakkan nya di samping Zenith"


{Kinara melihat kearah Zenith}


Kimara "nahh ini dia"


ada cahaya hijau yang masuk melalui ventilasi kamarnya, cahaya itu mengelilingi Zenith


Kimara "h-hah, ada cahaya hijau yang mengelilingi Zenith, pertanda apa ini?" (khawatir)


Sukie "Kimaraa apa kamu baik-baik saja?" (teriak)


Kimara "yaa aku baik-baik saja" (segera menghampiri Sukie)


Kimara "ini ambillah" (memberikan sesuatu ke Sukie)


Sukie "a-apa ini"


Kimara "ini batu zamrud, gunanya untuk melindungi kamu dari sihir kegelapan"


Sukie "a-apa benar?"


Kimara "tentu saja"


Sukie "woahhh"


Sukie "oh iya Zenith kemana kim?"


Kimara "dia sedang terlelap dikamarku"


Sukie "ohhh yahh?"


Sukie "apa boleh aku melihatnya"


Kimara "tentu saja"

__ADS_1


{Kimara pun mengajak Sukie untuk menuju ke kamarnya}


Sukie "waahh imutnya"


Kimara "heheh"


Sukie "mirip bgt sama kamu imutnya"


Kimara "eee, ummm" (salting)


Sukie "hehehe salting gitu haha"


Kimara "eee, tidak kok"


Sukie "lalu kenapa pipimu memerah?"


Kimara "eee" (sambil menutupinya dengan tangannya)


Sukie "ohh iya Zenith udh bisa ngapain aja?"


Kimara "udah bisa mecahin piring hehe"


Sukie "eee, yang benar saja apa piringnya tidak ditaruh di meja?"


Kimara "sudah, tapi dia bisa mengambil nya dengan kekuatannya"


Sukie "kekuatan telekinegreen?"


Kimara "ya itu benar"


/Sukie dan Kimara pun berbincang-bincang bersama, sampai lupa tujuan kimara, untuk menceritakan bahwa ada Pria misterius yang datang kerumahnya, saat sebelum ia datang.


Matahari pun mulai terbenam, Zenith pun terbangun lalu menghampiri Kimara dan Sukie.


Sukie "eee, apa dia terbang" (sambil mengusap matanya)


Kimara "Ehh anakku sudah bangun, sini sayang, kamu laper yah?"


Sukie "b-beneran dia bisa terbang?"


Kimara "tentu saja haha"


Kimara "ohh iya tolong jagain Zenith sebentar boleh gak Sukie? aku ingin membuat makan untuknya"


Sukie "tentu saja kenapa tidak?"


Kimara "baiklah, sayang tunggu sebentar yahh bunda mahu bikin makan dulu"


{selesai bikin makan}


Kimara "heyy sayang kuu tidak boleh nakal dangan aunty mu"


{Zenith menarik-narik rambut Sukie}


Kimara "ehhh Zenithh, maaf ya Sukie jadi dianiaya sama ponakanmy sendiri" (manggaruk-garuk kepala)


Sukie "iyaa tidak apa-apa kok lagi juga kan ini ponakan aku hehe"


Kimara "baiklah Zenith kamu duduk di sini yah"


{Kimara pun menyuapinya makanan hingga habis}


Kimara "wahh sayang bunda pinter"


Sukie "pinter sekali ponakan aunty"


suara ketukan pintu pun muncul kembali, Kimara terkejud


*tok tok tok tok


Kimara "h-haahh"


Sukie "s-siapa itu?"


Kimara "aku tidak tau pasti tapii mari mengeceknya, zenith kamu tunggu sini ya bunda mau cek jendela"


{Sukie dan Kimara pun menuju depan pintu lalu membuka gorden yang berada di samping pintu}


Kimara "A-apaaaaa, diaa itu kan..."


Sukie "Siapa diaa??mau apa dia kesini?"


{Pria tinggi itu pun menengok ke arah jendela}



/Pria itu sadar jika dia sedang diperhatikan dari dalam rumah melalui jendela


Pria tinggi "permisi, apa ada orang?" (sambil memerhatikan jendela)


Pria tinggi "permisi saya hanya ingin tanya saja" (meyakinkan)


/sementara didalam rumah



Kimara "hadoehhh gimanaa inii!!!"


Sukie "aku juga tidak tau, tapi kayaknya dia tidak punya niat jahat dehh"

__ADS_1


Kimara "masa iyaa?"


Kimara "terus dia mau apa kemari?"


Sukie "mana aku tahu"


Kimara "yaudah dehh kita bukain aja kali ya?"


Sukie "yakin?"


Kimara "yaa gmn ya kasian juga kalo gak dibukain, siapa tau dia butuh bantuan"


Sukie "Yaudah kalo begitu bukain aja"


Kimara "okee dehh kamu dibelakang aku ya!!"


Sukie "iyaaa"


Kimara "bener yaa" (agak khawatir)


Sukie "iyaa ayo cepetan bukain"


Kimara "iya iyaa, ini mau dibukain"


*clek


Pria tinggi "ehh hallo, maaf mengganggu"


Kimara "eee, iya gapapa kok"


Pria tinggi "oh iya perkenalkan saya Ohino, dari desa sebelah, saya kesini bertujuan untuk menanyakan sesuatu"


Kimara "ohh bolehh, mau bertanya apa?"


Ohino "jadi gini ................... gimana?"


Kimara "ohh boleh mas"


Sukie "yakin kim?" (berbisik)


Kimara "yakinin aja" (berbisik)


Ohino "oke dehh, ini kartu nama saya klo ada apa-apa hubungi aja ya"



Kimara "....."


Kimara "umm oke"


Ohino "okee saya pergi dulu ya"


Kimara "baiklah"


{Ohino pergi dari rumah Kimara}


Sukie "ehh ini beneran kim, kok aku kurang yakin ya"


Kimara "gak tau, aku juga kurang yakin"


Sukie "bodohhh, kenapa diterima kalo gak yakin"


Kimara "abis gw bingung mau jawab apa"


Sukie "aduhhhh bodohhnyaaa, sepupu siapa si lu" (megangin kepala)


Kimara "yaa udh terjadi mau gmn lagi"


Sukie "kamu lagian iya-iya aja"


Sukie "hadoehh"


Kimara "hehehe"


Sukie "ehh Zenith mana Kimara?" (mencari keliling ruang)


Kimara "lahh iyaa, jangan-jangan dia ngumpet lagi di dalem lemari lagi!!"


Sukie "lagii??"


Kimara "iyaa waktu aku lagi pergi ke dapur, tiba-tiba Zenith ilang ehh pas dicek ke lemari ternyata ada, lgi ngumpet, hadoehh"


Sukie "whatt!, hahahh"


Sukie "yaudah sana coba cek"


Kimara "bentar aku cek dulu"


{kimara mengecek kedalam lemarinya}


Kimara "eeee!!!!!"


Sukie "gimana ada gak kimara"


{Sukie pun mengecek Kimara}


Sukie "eeee!!!!!"


{ternyataaa Zenith ............... di lemari, bersama ......., Kimara dan Sukie pun kaget melihanya.}

__ADS_1


...----------------...


| Hero Zen #2 | Bersambung | Hero Zen #3 |


__ADS_2