Hero Zen

Hero Zen
Hero Zen | ZpeZial Chapter!!


__ADS_3

percakapan Kimara dan Sukie pun sudah berlangsung selama 3 jam, matahari pun sudah tenggelam dan malam pun tiba. tak terasa sudah seharian penuh mengobrol.


kebesokan pagi harinya.


pagi yang indah di iringi dengan suara merdu burung berkicauan, kimara pun pamit ke Zenith dan Sukie untuk berbelanja kepasar membeli sayuran yang dibutuhkan, saat kimara sedang berbelanja, Kimara menemukan poster festival, acara tersebut berlokasi di desa sebelah, acara festival tersebut dimulai dari besok sampai lusa, setelah Kimara selesai berbelanja Kimara pun segera pulang untuk memberi tahu kepada Sukie dan Zenith.


sesampainya dirumah.


"Aku pulang" teriak Kimara sambil membuka pintu dan masuk dengan tergesa-gesa.


"Sukiee, Zenithh, kalian dimana?" teriak Kimara dengan melihat sekeliling sambil membawa belanjaannya.


"iyaa kami di sini" jawab Sukie dan Zenith dari arah dapur.


mendengar hal tersebut Kimara pun segera menuju dapur dengan tergesa.


*Bruuukkkkkk....


"b-bunyi apaan tu?.." jawab Sukie sambil melihat kearah suara.


"j-jangan jangan itu, itu bunda?" jawab Zenith sambil melihat kearah suara.


"aduhh.. s-sakit" jawab Kimara sambil bangun berdiri.


{sementara itu di dapur}


"umm bisa jadi de" jawab Sukie sambil berfikir.


"ohhh iyaaa, mungkin itu kucing tadi aunty ngeliat kucing di luar rumah, mungkin dia masuk bersama bunda" Sukie berkata sambil melihat kearah Zenith.


"o-oohh gituh, yaudah kita tunggu bunda sampe kesini ajah, mungkin bunda ke kamar dulu" jawab Zenith sambil melihat kearah lorong rumah.


"iyaa bisa jadi itu de, yaudah kita tunggu aja" jawab Sukie sambil memegang pundak Zenith.


"i-iyaa" jawab Zenith.


setelah Kimara berdiri, Kimara pun segera menghampiri mereka berdua yang sedang berada di dapur.


"Zenith, Sukie, hari ini kita masak SuKimKo, Sushi Kimchi Koreaaa~" tutur kimara dengan irama, sambil menyodorkan belanjaan yang di bawa Kimara kedepan mereka berdua.


"eee, emangnya ada?" jawab Sukie dengan heran.


"iyaaah emang ada ya bunda?" tutur Zenith sambil menggaruk kepalanya dengan heran.


"eee, jangan salahh ini kan bunda kim, bisa masak apaaa ajaaaa" jawab Kimara dengan wajah berseri-seri.


"a-apa bunda yakin itu enakk?" jawab Zenith sambil mengambil salah satu belanjaan Kimara yang ditaruh di meja.


"e-emm t-tentuu saja enakkk" jawab Kimara dengan percaya diri.


"ooohhh, bunda ini sayur apa?" tutur Zenith yang ingin tahu sekali.


"eee, uuuunn itu sayuran... umm ohhh itu sayuran, sayur" jawab Kimara dengan wajah ketidak tahuan.


"eee? sayuran sayur? bukannya sayurnya ada namanya bunda?" jawab Zenith dengan wajah bingung.


"ee itu..." jawab kimara dengan wajah bingung.


"ohh ituuu namanya sayur sawi, sawi ada dua macam, yaitu sawi hijau dan sawi putih, yang kamu pegang itu sawi putih, biasanya untuk bikin kimchi di korea, kalo di Indonesia buat di tumis pake telor dan tahu" jawab sukie sambil mengelus kepala Zenith.


"ohhh gituu ya aunty" jawab Zenith sambil melihat kearah Sukie.


"umm, yaudah bunda mau masak SuKimKo dulu ya" tutur Kimara sambil melihat Zenith dan mengambil barang belanjaan nya ke whastafel.


"okee bunda" jawab Zenith, sambil menuju ke kamar untuk mengambil cemilannya.


disaat Zenith sedang mengambil cemilan di meja kamarnya, datang cahaya hijau lagi yang menyala-nyala di depan jendela, ketika itu cahaya tersebut dilihat dari dalam kamar dengan cepat cahaya itu langsung berubah menjadi seseorang yang tidak diketahui oleh Zenith.


dan Zenith pun langsung bertutur.


"hah? kamu siapa?" tutur Zenith sambil menatap kearah luar jendela.

__ADS_1


"ini aku teman kamu dulu" jawab cahaya hijau.


"ooohh iya aku ingat, jadi kamu kesini mau apa?" jawab Zenith sambil melihat cahaya hijau.


"aku ingin sampaikan sesuatu kalau festival besok.." kata cahaya hijau dan terpotong oleh suara panggilan Kimara ke Zenith.


"Zenithhh, Zenithh, bisa tolong bunda nggak?" teriak Kimara dari dapur.


"iyaa bundaa bisaa" teriak Zenith.


"umm aku harus tolongin bunda dulu, kamu tunggu sini dulu yaa" tutur Zenith kepada cahaya hijau, lalu Zenith pun segera ke dapur..


"Zenith tolongin beliin kaldu jamur boleh tidak? bunda lupa membelinya" tutur Kimara ke Zenith.


"umm bolehh dong bun" jawab Zenith.


"okee ini uangnya nak" tutur Kimara sambil menyodorkan uangnya.


"okee bun aku segera kembali" jawab Zenith mengambil uangnya dan segera pergi ke warung terdekat.


sesampainya di warung.


"ummm kaldu jamur yang ini bukan ya" jawab Zenith sambil melihat ke barang yang ia pegang.


"sebaiknya aku tanya dulu" tutur Zenith dan mengarah ke salah satu abang-abang warung.


"umm bang, ini kaldu jamur bukan?" jawab Zenith.


"ohh itu bukan dik, itu mah sampo" jawab abang-abang warung.


"oohh bukan yaa.. ummm, okee makasih bang" jawab Zenith dan pergi meninggalkan abang-abang warung.


"umm tunggu dik" tutur abang-abang warung.


"i-iya bang ada apa?" jawab Zenith dan berbalik.


"memangnya kamu mau beli apa" jawab abang-abang warung tersebut.


"hello dik?" jawab abang-abang warung sambil menyadarkan Zenith dari melamun.


"e-ehh iya bang kenapa?" jawab Zenith sambil menggaruk kepalanya.


"memangnya kamu mau beli apa?" jawab abang-abang warung.


"mau beli kaldu jamur bang" jawab Zenith sambil melihat kearah abang-abang warung.


"ohhhh, tunggu sebentar ya dik" jawab abang-abang warung tersebut sambil mengarah ke salah satu rak.


"nahh ini dia, nihh dik kaldu jamurnya" jawab abang-abang warung tersebut sambil menyodorkan kaldu jamur.


"ohh oke bang ini uangnya, makasih ya bang" jawab Zenith sambil menyerahkan uangnya dan mengambil barang nya.


"iyaa sama-sama" jawab abang-abang warung tersebut.


setelah itu Zenith pun segera pulang untuk menyerahkan barang yang bundanya (Kimara) suruh.


sesampainya di rumah.


"aku pulang, bundaa ini ada kaldunya" jawab Zenith sambil mengarah ke dapur.


"syukurlah, tolong taruh di meja makan yaa" jawab Kimara sambil menggosreng-gosreng masakannya.


"ohh baiklah" jawab Zenith, setelah Zenith menaruhnya di meja makan ia pun segera kembali ke kamarnya.


ia pun dikejutkan dengan keberadaan auntynya (Sukie) yang sedang duduk di atas ranjang sambil membaca salah satu komiknya.


"e-ehh aunty" jawab Zenith dengan perasaan kaget.


"ehh Zenith, ohh ternyata kamu suka komik yang kayak gini ya" jawab Sukie sambil memegang komik.


"i-iyaa, aunty juga suka?" jawab Zenith sambil melihat kearah komik.

__ADS_1


"ohhh sukaa dong, ini komik kesukaan aunty dulu lohh" jawab Sukie sambil menatap kearah Zenith.


"wahhhh, dulu ceritanya gimana aunty?" jawab Zenith dengan wajah berseri-seri.


"eeee, ituu.." jawab Sukie.


"iyaa ituu apa?" jawab Zenith dengan wajah berseri-seri.


"ituu.. lupa" jawab Sukie dengan senyum.


"aaalaahhhhh aunty mahh, kirain aunty masih inget ternyata lupa" jawab Zenith dengan wajah kecewa.


"ehehe iyaa aunty udah lupa" jawab Sukie sambil menggaruk kepalanya.


"umm, yaudah aku ke dapur dulu ya aunty" jawab Zenith.


"umm iyaa de" jawab Sukie sambil membaca komik.


Zenith pun ke dapur dan mencium aroma yang sedap.


"huummmm~ bau apa nii, enak sekali sepertinya" tutur Zenith sambil menghirup aroma sedap.


*Sat


*Set


*Sat


*Set


*crangkk


"tadaaaaa~ ini diaaa SuKimKo" tutur Kimara sambil menaruh makanan di meja makan.


"wahhhhhhhhhhhh~ enak sekali" jawab Zenith dengan wajah berseri-seri.


"yuk makan, bunda mau panggil aunty Sukie dulu ya" jawab Kimara sambil menuju kekamar untuk memanggil Sukie.


"Sukie ayo makan, aku buat SuKimKo" tutur Kimara.


"umm terimakasih, tapi aku sudah kenyang, kalian berdua saja ya" jawab Sukie sambil menatap Kimara.


"umm ayolahh, apa beneran kamu masih kenyang?" jawab Kimara.


"iya aku sudah kenyang kalian saja yang makan" jawab Sukie sambil melihat kearah komik.


"umm ya sudah aku tidak mau memaksa, aku makan dulu ya" jawab Kimara sambil berjalan menuju dapur.


"iyaaa" teriak Sukie dengan lembut.


setelah Kimara sampai ke dapur, ia di kejutkan dengan...


...****************...


...dengan apa?...


...^^^apakah ada suatu sosok atau apa?^^^...


...makanya ikuti keseruan dari kisah ini, agar tidak ketinggalan adanya apa!!...


...----------------...


...BERSAMBUNG...


......................


...Hero Zen...


...saya ada buku...


...recommended untuk orang yang penakut...

__ADS_1


...judulnya | LANI : Pembunuh berdarah dingin....


__ADS_2