Hero Zen

Hero Zen
Hero Zen | #4 Datang kembali


__ADS_3

Kimara pun membuka pintunya sedikit demi sedikit,


dan Pria misterius itu pun mulai menatap mata Kimara, pada saat Sukie berbisik.


Sukie "mau apa dia kim?" (berbisik)


Kimara "aku juga tidak tahu" (berbisik)


tiba-tiba Pria misterius itu pun mencetus.


Pria misterius "halo apa kamu masih ingat siapa aku??"


Kimara "...."


Sukie "...."


Pria misterius "apa kalian tidak ingat siapa aku? baiklah kalau begitu"


Pria misterius "perkenalkan saya adalah tangan kanan raja Ziroin, saya diutus kesini untuk menukar anak tersebut dengan kekayaan yang berlimpah, apa kalian tau anak itu dilahirkan oleh siapa?"


Kimara (geleng-geleng)


Pria misterius "tidak tahu? sebenarnya saya kurang yakin atas itu, baiklah aku menginginkan anak itu, bawa anak itu kesini, atau aku yang akan mengambilnya sendiri"


Kimara "t-tidakk saya tidak akan menyerahkan anak itu kepada engkau" (menunjuk muka Pria misterius)


Pria misterius "hahahahaah, memangnya aku peduli itu hahahah" (ketawa jahat)


Pria misterius "baiklah kalau engkau tidak memberikan anak itu kepadaku, kau akan menyesall, hahahahah, ingat itu" (menunjuk Sukie dan Kimara)


Pria misterius "hahahahahah" (sambil pergi terbang dari rumah Kimara)


Setelah Pria misterius itu pergi Kimara pun mencari keberadaan Zenith dan berkata.


Kimara "Zenith kau sudah aman ayoo keluar lah nak"


Sukie "Zenithhh orang jahatnya udh pergi, keluar lah" (melihat sekeliling)


saat Kimara sedang membuka kulkas ia pun dikagetkan dengan Zenith yang menyamar sebagai potongan daging. sontak melihat hal tersebut Kimara pun berteriak fan mengagetkan Sukie.


Zenith "...."


Kimara "whaaaaaaaaaaaaah~" (berteriak histeris)


Sementara itu digudang...


Sukie (sedang mencari Zenith di gudang gelap)


Sukie {barang jatoh} "ehhh anj... apantuh"


Sukie {mendengar teriakan} "bunyi apantuh" (lari menuju arah suara)


Sukie "Kimmm??? ada apaaa??"


Kimara "ehh gak ada apa2 Suk" (memegang uluh hatinya)


Sukie "ehh, lohh kok Zenith ada di sini?"


Kimara "iyaa tadi nyamar jadi daging di kulkas, sampe kaget aku dibuatnya"


Sukie "whatt, hahahah" (ketawa ngakak)


Zenith "hehehe, maaf ya bunda kalo Zenith ngebuat kaget bunda hehe" (ketawa gak enak)

__ADS_1


Kimara "iyaa Zenn gapapa, bunda juga lagian buka kulkas nya gitu aja"


Zenith "hehehhe"


Sukie (suara perut keroncongan)


Kimara "eee, bunyi apaan tuh?"


Sukie "heheh, bunyi anuu, hehe" (tersipu malu)


Kimara "ydh yuk kita makan, mumpung kita ada di dapur, aku masakin ikan asin korea mau gak?"


Sukie "hah?? emng ada ya kim?? ikan asin tambah korea?!?!" (bingung)


Kimara "tennnntuuuu gak adaa"


Sukie "terooss ngapain pake korea2 segalak?"


Kimara "biar estetik ajaaa, ikan asin korea"


Sukie "eee elehhh sok banget kamu yaa, tapi iya juga ya jd estetik"


Sukie [ikan asin aja, ikan asin korea] "iyaa cuy jadi estetik ikan asin korea"


Kimara "nahh iyaa kann, ydh gw bikinin dlu ikan asin koreanya"


Kimara "Zenith bunda bikinin om late aja ya"


Zenith "hah?? om late?? om om emang bisa dibikin ya bunda, caranya gimana bunda?"


Kimara "eeeee" (kaku)


Sukie "eeee"


Kimara "eee umm itu, telur dadar maksudnya bunda"


Sukie "nahh iya hhehhe" (panik)


Zenith "ohhh gituu" (polos)


Kimara "mau telur dadar gak Zenith?"


Zenith "mauuuuuu dooongg bundaaa"


Kimara "okeee dehhh bunda bikinin"


setelah Kimara, Sukie, dan Zenith makan, Sukie dan Kimara pergi ke whastafel untuk menyuci piring bersama, Zenith pergi ke kamarnya untuk mengerjakan tugas dari guru nya, ia pun segera menyelesaikan tugas nya, saat ia mengerjakan tugasnya ada cahaya putih hijau yang waktu itu bermain bersama nya, cahaya itu masuk melewati ventilasi dan berputar-putar mengelilingi kepalanya Zenith.


setelah itu dia pun seketika berubah menjadi seorang kakek-kakek entah siapa, setelah Kimara dan Sukie selesai menyuci piring, Kimara pun pergi ke kamar untuk mengecek keadaan Zenith, disaat Kimara berjalan menuju kamar ia terpeleset oleh lendir berwarna hijau ternyata lendir tersebut adalah getah hijau yang dikeluarkan cahaya hijau jika mereka menggunakan energi yang sangat kuat, Kimara pun segera menghampiri Zenith di kamar, tapi ia dikejutkan oleh...


Suara teriakan Sukie yang histeris, seperti ada sesuatu yang terjadi padanya, Kimara pun segera berlari menuju Sukie, saat Kimara sampai di dapur ia kembali dikejutkan oleh kemunculan bayangan hitam besar yang mengelilingi tembok rumahnya, seketika itu Kimara pun mengaja Sukie untuk kekamarnya dan menemui Zenith, saat hendak pergi dari dapur mereka di halangi oleh wanita kegelapan yang ada tepat di depannya, disaat posisi mereka terpojok muncullah seorang kakek-kakek yang tidak diketahui siapa, dari bawah lantai, ia pun segera mengusir wanita kegelapan.


saat Wanita kegelapan tersebut sudah pergi kakek-kakek itupun pergi meninggalkan mereka berdua.


tiba-tiba Kimara pun berkata.


"s-siapa diaa??" tutur kimara yang bertanya-tanya.


"y-yaa siapa dia?!" jawab Sukie dan terheran-heran.


"mengapa dia menyelamatkan kita?" tanya kimara dengan bingung.


"apakah dia salah satu orang yang memusuhi wanita kegelapan itu yaa?" tanya kimara lagi.

__ADS_1


"a-aku tidak tahu apa y-yang penting kita sudah selamat d-dari wanita itu" jawab Sukie dengan lega.


"o-omong-omong Zenith kemana? kok tidak kelihatan?" tanya Sukie.


"a-apa jangan-jangan, ahh tidak mungkin" jawab Kiamra sambil berlari ke arah kamar.


"Zenithhhh!!! Zenithhhh!!" teriak Kimara memanggil Zenith aambil berlari menuju kamar.


"iyaa bun ada apa??" teriak balik Zenith yang sedang ada di kamarnya.


"Z-Zenithh? hufff syukurlah kamu tidak apa-apa" tutur Kimara dengan perasaan lega.


"memangnya aku kenapa bun?" tanya polos Zenith.


"aahhh ituu, umm gapapa kok" jawab Kimara.


"oohhhh, yaudah aku mau lanjut belajar ya bun" jawab Zenith sambil menatap Kimara.


"ohh iyaa sayangg" jawab Kimara.


setelah itu Kimara pun pergi meninggalkan Zenith dari kamarnya, dan menuju Sukie yang sedang, berdiri mematung karena agak trauma dengan kejadian yang baru saja ia lihat dan alami.


setelah Kimara sampai di dapur melihat keadaan Sukie, Kimara pun mengajak Sukie untuk duduk sebentar di bangku, setelah sukie duduk dibangku dapur Kimara pun segera membuatkannya segelas teh hangat untuk menenangkan pikiran Sukie, agar lebih tenang dan tidak mengingat lagi kejadian tersebut.


setelah Kimara membuatkannya teh hangat, kimara pun segera duduk, di sebelah bangku yang sukie tumpangi, setelah itu Kimara pun segera memberikan segelas teh hangat nya kepada Sukie untuk diminum.


beberapa saat kemudian, Sukie pun sudah merasa lebih aman dan nyaman, Perbincangan mereka pun dimulai dari sini.


"Hei Kim sekarang aku sudah mulai baikan" tutur Sukie sambil menatap segelas teh yang sedang ia pegang.


"huff, syukurlah kalo begitu" Jawab Kimara dengan senang.


"terimakasih yaa kim" sukie berkata sambil melihat ke arah Kimara.


"yaa sama-sama, kan memang nya sudah kewajiban kita dangan saling tolong menolong " jawab Kimara sambil memegang pundak Sukie.


"ummm yah itu benar." sukie berkata sambil menatap Kimara.


...****************...


...bagaimana kelanjutan cerita nya?...


...apakah Kimara akan tahu kalau.... jahat. atau sebaliknya.. saksikan terus Hero Zen....


...----------------...


...mohon maaf kami tidak menyediakan gambar suasana, di eps ini....


...-----------------...


...BERSAMBUNG...


...Eps 5 akan di terbitkan pada 20 Juni 2023...


...dikarenakan author kehabisan paket data,...


...sekian terimakasih...


...jangan lupa baca karya baru ku yang berjudul...


... Top #2 LANI: pembunuh berdarah dingin...


... #3 Ayahku pembunuh mentalku...

__ADS_1


__ADS_2