
...Hidup sebatang Kara seperti apa jadinya?. Sudah kuduga seperti ini jadinya.Terlalu Sulit menghadapi semuanya didunia.~~Eveline....
Mei2018.
*Cuaca hari ini sangat indah. Matahari terlihat berseri seri diatas sana. Jika dipagi hari melihatkan ciri khasnya,Dihari pun akan melihatkan ciri khasnya begitu juga disore hari. Jika boleh memilih Eveline saat ini ingin menjadi mereka. Sang bunga yang tetap sejuk dan indah dipandang, walaupun secara bersamaan dengan marahari yang terik diatas Sana.
"Aku mau seperti mereka" ucap gadis yang berusia 15 tahun itu. Dia tengah menatap sekumpulan bunga Matahari yang Indah dan cantik didepanya.
Pria paruh baya itu menoleh kearah gadis dengan penasaran "Emm.Kenapa sayang? Mau jadi bunga kenapa?".
"Dia mekar,indah juga harmonis walau kepanasan. Mereka selalau bersama.Together." Ucapnya dengan tatapan haru dan sendu.
"Ayah, lihatlah merekaa. Mereka kompak sampai kering. A..aku ingin seperti mereka." lanjutnya.
"Kita sudah begitu. Ayah,bunda,Eveline selalu together."
Ya, 2 Manusia itu adalah Ayah dan anak. Eveline,gadis bersurai sebahu itu tengah bersama dengan ayahnya.Kini mereka tengah menatap sekumpulan bunga Matahari besar didepanya.
"Together?"Eveline bertanya.Sambil melihatkan jari kelingkingnya yang kecil.
"iyaa togheter!".
Mereka pun kompak mengaitkan jari kelingkingnya masing".
...πππππ...
Hari weekend adalah hari yang bahagia bukan? Tentu saja IYA. Hari dimana susana yang pas untuk menghangatkan kekeluargaan. Kadang sebagian orang merasa tidak juga.
"HEYY, ELINE.KEMARILAH SAYANG.'' Teriak bunda dari balik dapur.
''IYAAA BUNDAAA!''sahut Eveline.''Haruskah bunda menyiapkan ini? Kita kan bisa memasak mie instan bun."
"Diamlah Eline. Mie instan tidak baik untuk perut lagi pula mie juga akan membuat otakmu dongkol nantinya."Teguran bunda membuat Eveline diam mencerna. Bukan karena apanya tapi bunda????.
"Bundaaaa berhenti mengejjekuu. Aku tahu aku sedikit... lamban. Tapi jangan.,,,,Asihh bunda mah gitu. "sahut Eveline tak Terima.
__ADS_1
"iya, bunda memang begini.Kenapa?Cantik ya?.Iyalah bunda gituu."
Eveline melonngo. Apa yang bunda katakan. Bunda kenapa ini?.Lindulingilah mereka dari satan tuhan.
Saat ini mereka diruang keluarga,kini mereka sedang menonton serial tv.Dari tadi tidak ada yang berhenti bicara.Siapa?tentu saja Eveline. Mengenai serial tv yang disaksikannya 20 menit lalu.
"udahlah Eline. Kamu ini!Ngoceh mulu daritadi. Nonton tinggal nonton juga''.
''Bunda gak lihat sih.Itu ekspresi nya kurang ngena bun perhatikan deh".
Ayah yang sedari tadi mendengarkan kini angkat bicara "Eline besok Ayah bunda mau keluar kota.Mungkin sekitar 1 minggu gk lebih. kamu dirumah sendiri mau Kan? kan udah besar".
"Kemana yah? "Eveline bertanya
"Semarang sayang. Sebenarnya mau ngajak kamu,tapi kamunya Ujian di sekolah itupun akhir ini udah mau lulus sayang."Giliran bunda yang berbicara.
"iya sih, yaudah deh ga Papa.Tapi Eline pengen bunga matahari."
"Oke Kalau pulang Ayah beliin."
...πππππ...
Berangkat sekolah Eveline biasanya diantar oleh ayahnya dengan mobil. Tapi tidak dengan hari ini.Kali ini dia harus berangkat pergi-pulang naik bus. Karena kepergian Ayah bunda subuh tadi mau tak mau Eline harus menyiapkan sarapanya sendiri dan berangkat berjalan kaki menuju halte bus yang lumayan jauh sekitar 3 menit untuk sampai jika jalan kaki.
''aduhh kaki pegel banget,"Eveline berujar sambil duduk dikursi halte bersamaan dengan ibu' disampingnya."Keringeten nih jadinya."
sudah 10 menit lamanya menunggu, Akhirnyaaa bus nya datang. Tapi saat ingin berjalan kedepan tiba" ada seorang pria herhodie hitam didepanya dengan tudung hodie.
"Mas, saya mau lewat.permisi" ucap Eveline.
Baru saja berjalan disampingnya untuk masuk kedalam bus tiba" pria itu.... berbalik. Dia menarik pinggang Eveline dengan erat layaknya seorang kekasih.KURANG lebih 20detik.
"KURANG AJARRR.LEPASIN SAYAA!! ''.
"Sst biarkan seperti ini" Hembusan napas itu sangat terasa tepat disamping telinga Eveline.
__ADS_1
Setelah itu, pria itu berjalan layaknya tak terjadi apa'. " Aneh,dia kenapa sih.Moduss!!"Gerutu Eveline bergegas masuk kedalam bus.
...ππ...
Saat disekolah.Eveline yang tengah mengerjkana ujian terakhirnya tiba' disuruh ke kantor dan pergi kerumah sakit. Batinya bertanya mengapa ia harus kesana? apakah ia sakit.Semoga tidak ada seusatu yang menimpanya.
Setelah sampai dirumah sakit .Bertepatan saat ia masuk kedalam. Dia langsung disambut oleh perawat yang menuyuruhnya mengikuti jalanya.
Sampai akhirnya......
"Beliau baru diantar kesini setelah kecelakaan beruntut di tol ,jam 8 tadi .Maaf baru mangabari." tutur perawat.
Ini sudah Jam 10.Berarti sudah 2 Jam lamanya ia baru tahu jika Ayah? Bunda? ....
"t.. ttidakk! Ini ga mungkin."
"Aaaaaaaaakhhh,,, Ayaaaaah bundaaa Eveline ga mauuu.hiks hiks hiks banghuuunn hiks "
Apakah Kemarin adalah hari kenangannya bersama mereka? Tuhann apa yang engkau lakukan.
"Ya Tuhaaaaann. Kenapaaaa! "Teriakan Eveline menggema diruang jenazah sambil berlutut kaki. Dia tidak sanggup.
Jika tuhan berkehendak maka ini lah yang akan terjadi.Manusia tidak akan tahu.Jika yang ia. baru alami itulah kenangan terakhir didalam hidup.
Keesokan harinya....
Eveline tengah menatap makam kedua orangtuanya yang baru dimakamkan dengan sendu,Dia amat sedihh.Dia tak sanggup.
Dia harus mengurus nya sendiri. Kehidupan,urusan, semuanyaa.Bahkan akhir dia sekolah tak ada yang menemani dan berujung kedalam panti.
Thanks very much because like me, comment me, and vote me β€.
no bullyingβ
Happy reading
__ADS_1
see youu π *