Hey, My Life

Hey, My Life
HML,7


__ADS_3

Apartment treebe....


Angeline mondar mandir tak jelas arahnya. Sudah belasan menit ia bingung bagaimana ini bisa terjadi.Yang jadi masalahnya, dimana Eveline saat ini?Dia sangat kesal saat ini.


''Sial. Gadis itu berani keluar rupanya'' Angeline berucap kesal.


''Dasar! bisa bisanya''


"Udahlah line." Sahut fira


" Enak banget bilang udah. Eveline gak bakal aku lepasin,dia kan emang ku utus buat jadi budak. Kecuali dia bayar dulu persyaratan nya baru bisa pergi. Semuanya nggak ada yang gratis" murka Angeline.


Fira memutar bola mata nya malas "Di telfon dulu sana."


Angeline mencoba menelfon. Dia berjanji pada dirinya sendiri akan menggertak gadis itu jika ia kembali.Berani beraninya dia tidak mengatakan ijin dengannya. Alasan bilang kekamar mandi oleh staff padahal dilihat, kosong! Tipuan daya.


"Ga diangkat". Angeline menggeram "Kita lihat aja dia balik atau enggak. Kalau dia ngga balik ke apartment ini tanggungannya ada di tempat ia tinggal." lanjut nya dengan sinis.


...>>>>>>>>>>>...


"Setuju ngga? "


" I..ini beneran??? "


"Iya. 12 jt sebulan" ucap Sean "Sesusai kesepakaatan, kamu harus jadi asisten dirumah lunch. " lanjutnya.


"Iya iya aku setuju. Aku butuh banget uang ".


Sean merogoh saku celana nya dan menelfon seseorang. Eveline tidak tahu siapa yang ditelfon Sean, yang jelas dia tidak ingin menguping. Tapi apa salah jika pendengarannya cukup tajam dan mendengar kalimat sebagiannya?.


*buat apa


urusanku.

__ADS_1


iya nanti dikabarin lagi


hm, iya.


"Ibu kamu ya*? " Eveline bertanya


"Menurutmu?"


Setelah 35 menit lalu, Eveline segera ke apartemen grup treebe. Sean menawarkan tumpanngan,Awalnya Eveline ingin menolak tp Sean tidak terima penolakan. Berakhirlah Eveline diantar Sean.


Dan sampailah ia sekitar Jam 6 sore.....


Dengan langkah pelan Eveline berjalan sambil membawa amplop yang cukup tebal. Itu adalah pemberian Sean tadi siang untuk membayar semua persyaratan nnya.


Eveline mengerutkan keningnya. Kenapa pintu Apartemen nya terbuka?Bi eta apakah lupa menutupnya.


"Suprisee! " Eveline dikejutkan dengan suara lantang bersamaan itu.


Oh apakah ini? kenapa mereka disini, bukankah mereka akan pulang kerumah nya masing.


"Aku.. aku dari__"


"Tuh kan gugup jawabnya. Dari mana heh" Sahut Fira memotong kalimat yang dilontarkan Eveline.


Kening Angeline berkerut melihat amplop yang digenggam kuat oleh Eveline,.


"Apa yang kau bawa? "Lontar angeline.


Eveline melihat amplop nya dan menatap gugup Angeline " I. ni uang tebusannya" ucapnya memberikannya kepada Eveline


"wohoo, dapat dari mana. Jangan bilang kamu jual diri ke om om" ucap Aura dengan kesan menghina.


Hati Eveline sakit rasanya jika dihina dengan hal yang menjijikkan seperti itu.Apa maksudnya,dia tidak seperti itu.

__ADS_1


"Aku dapat pekerjaan baru. Aku sudah membayarnya" Eveline berucap sambil menyodorkan amplop nya


"Ini. terimalah" lanjutnya.


Naura menerimanya dengan terheran,darimana dia dapat uang 5jt ini? Sementara saja dia tidak pernah digaji selama ini.


"Kamu beneran!Jual diri? atau berhutang,?" Naura berucap penasaran


"Jangan bicara sembarangan tentang aku jual diri. Aku tidak pernah dan tidak akan menjual diri. Akupun tidak berhutang, itu adalah bonus ku dalam bekerja nanti"


"Oh,yasudah.Kamu mau tinggal dimana? di jalanan jadi pengamen? suara kamu bagus juga loh" Fira merendahkan.


"Aku ngga pernah ngerendahin kalian.Apa salahku coba? Aku udah lakuim apa yang kalian mau, aku udah jaga apa yang kalian minta,aku bersabar dengan tingkah kalian, semua yang aku lakuin itu salahh??!"


"Kenapa kalian jadiin aku budak kalian seolah olah aku hewan yang bisa diperlakukan seenaknya begini. Gini pun aku juga punya keluarga, apa aku orang miskin Kalian ngejelekkin aku ngerendahin aku?! "


Eveline berusaha menahan tangisanya, bibirnya bergetar hebatt. Hatinya sakit terus diinjak dan dihina.Semuanya tumpah, apa yang ia tahan tumpah seketika. air matanya tak lagi dapat ia bendung.


Semua isi hatinya sudah ia keluarkan semuanya. Semuanya telah berakhir, penindasan ,kehinaan.Cukup! Tolong sampai sini.


Eveline mengusap air matanya "Aku pergi, terima kasih".


Angeline, Fira dan Naura diam mematung. Dia tidak menyangka Eveline saat ini.Baru kali ini dia berbicara panjang lebar dan marah seperti itu.


"Kita udah keterlaluan sama Eveline." ucap fira memecah keheningan.


" Whatt.Noo!" Sahutt naura tak terima.


"Lihat ra. Dia baru pertama kali ini ngomong kaya gitu ke kita. Bener juga kata dia, kita punya salah apa sama dia? " Fira bertanya dengan mereka.


"heyy kamuu pikirr didalam pikirann kamuuy oke, jika ngga ada Angeline maka kita berdua ngga akan bisa debut seperti sekarang." Sahut Naura. jengkell


Angeline yang sejak tadi melamun menghela nafas pelan "okehh, permainan yang berakhir".

__ADS_1


happy reading.....


__ADS_2