Hey, My Life

Hey, My Life
HML,6


__ADS_3

Ada yang aneh dengan jantung Sean.Apa apaan kata itu saja membuatnya seperti ini. Mendengar Namanya disebut, dia menjadi salting sendiri. OH ayolah,jangan menjadi lebay Sean.


"Ekhem" Sean berdehem "Bagaimana,mau bekerja denganku? " Berusaha mengalihkan pembicaraan.


"Bekerja denganmu? bekerja apa?"Eveline bertanya.


"Bekerja mengurusku di rumah"


"Apakah maksudmu menjadi baby sits mu?" Sungguh kepolosannya menjadi Sean gemas sendirinya.


Sean menghelas nafas kasar "Maksudku kau bekerja ditempatku.Membersihkan apapun yang ada dirumahku dan juga memasak. kalau kau bisa " Sean menjelaskan.


"Pembantu? " tanya Eveline


Sambil menyeruput jus Lemon nya " Semacam itu ".


Eveline ikut meminum jus nya " tentu saja aku bisa memasak,ibuku yang mengajarinya".


"Apa aku tanya."


Eveline yang mendengarnya merasa malu, dia kecoplosan tadi. Oke kali ini Eveline mengalihkan pembicaraan.


"Apakah aku di gaji? "


Sean tidak mengerti, kenapa gadis ini bertanya seperti itu. "Apa maksudmu? "


"Apa aku dibayar atau tidak "


Sean tertawa renyah "Tentu saja Eveline.Mana ada orang mau kerja kalau ga dibayar"


"Tapi saat aku kerja jadi Asisten ga dibayar. " ucap Eveline sedih


"udah 2 tahun lamanya. Ga dibolehin pulang juga" lanjutnya


"Asisten?jadi asisten siapa " kening sean berkerut.


"Kamu tahu grup trebe Kan.mereka baru aja debut dan aku adalah traine nya tp aku ngga lolos trus diganti jadi asisten deh. "


"Itu kan.... " Ucapan sean terpotong tanda mengerti grup itu beranggotakan siapa. "Beneran agensinya ngga gaji kamu? "


Eveline mengangguk sedih "Iya. Aku juga disuruh bayar ganti rugi dari audisi itu. Nominalnya gede banget, ngga bisa bayar. Ak ga punya uang,tinggal juga di panti aku nyya."


Tentu saja Eveline tidak diperbolehkan pulang,jika dia ingin pulang maka dia harus membayar nominal ganti rugi nya sesuai persyaratan.Dan saat Eveline menjelaskan bahwa tidak ada persyaratan itu,dia malah ditunjukin persyaratan yang belum ia pernah baca. Katanya sih traine lainya juga bayar buat ganti setengahnya semua yang mereka pakai pas traine.

__ADS_1


Dia harus mebayar sekitar kurang lebih 5jt untuk makan, tidur, saat traine 6 bulan. Tapi karena dia tidak punya uang makanya Eveline memilih untuk cari jalan lain yaitu menjadi assisten mereka itupun yang mengusulkan katanya si Angeline,ketua grup.


"Audisinya gratis tapi Kalau ga lolos disuruh bayar separo nya buat traine yang udah lolos ke tahap akhir. Aku berhasil, tp ga berhasil sampai bisa jadi member."


Sean terheran "Audisi nyanyi kan yang grup itu?"


"Iya ".


Sean menatap wajah sendu Eveline "Berapa bayaranya"


"5juta.Kenapa?kamu mau tolongin aku? "


"Ya tinggal pilih mau ikut atau terus kayak gini" Sean mengangkat bahu enteng.


Eveline mau bertanya berapa gaji yang akan diberikan kepadanya. tapi dia sungguh malu, nanti dia dikira mata duitan lagi...


Melihat raut kebingungan Eveline, Sean sadar "Tenang gajinya lumayan.1bulan 12juta, gimana?"


"Du.. dua belas. Itu beneran " Eveline melongo


"Ya. Agensinya namanya? "


"Apanya? "


Tapi karena ia belum mengetahui bahwa nama panggilan Eveline bukan kaila. Eveline merasa bersalah,.


"Namanya pop entertainment."jawab Eveline


"What??."


Ada yang kenal dengan nama itu, itu adalah nama pamanya. Bukankah benar, wah tidak salah lagi.Pop entertainment, ya itu nama perusahaan jones.


Flashback on..


1 tahun lalu......


Terdapat 2 anggota keluarga dimeja makan saat itu. Saat sedang asik asiknya makan ada tamu tak diundang yang masuk rumah keluarga itu.


"Gimana sayang makanya. Di kenyangin ya." seru Bunda.


"Maaf ya nak, bunda besok mau pergi lagi ke Bandung ada kepentingan disana."


"hmm. emang penting kan daripada Sean."

__ADS_1


"Nak bukan__


......tap tap tap ..


"OH kalian sedang makan ternyata.Dilanjut saja". ucap jones sumringah.


"Ada keperluan apa jones kesini" ucap bunda


Sean mendegar itu pun jengkel, kenapa bunda nya harus menyambut nya dengan halus. pamanya itu sungguh mengesalkan. Datang kerumah Kerjaanya hanya pinjam modal.Pantas saja istrinya meminta cerai,tidak ada penghasilan ternyata.


"Halah palling cuma mau minta uang lagi." Sean bersuara.


Mendengar itu jones tidak terima "Anak kecil ga usah ikut campur ya,ga tau apa apa. udah diam"


"Udah udah. Kamu kenapa jones, mau apa lagi? belum cukup warisan Dari almarhum kakak kamu."


"OH itu beda kak, warisan itu untuk modal kehidupan saya tidak akan cukup. Okey to the point saja, saya mau Minta modal "


"berapa lagi jones, berusahalah sedikit jangan apa apa minta"


"Jangan urusi hidupuku kakak.Aku menghormatimu Karena kau lebih tua dariku.Cukup 25M saja.Rencanaku kali ini ingin mendirikan sebuah perusahaan kecil, mungkin bernama pop entertainment, mungkin."


Sean kehilangan akal sehatnya dia, sungguh emosii "Sialann. Kau kira 25M itu sedikit ha! ayolah paman berusahalah sedikit,kau hanya memanfaatkan harta ayahku.Kau tidak berusaha sama sekali. ingat umur paman kau sudah tua. Hanya karena kedatanganmu aku tidak lagi berselera ma__"


Ucapan Sean terhenti Karena bentakan ibunya. "CUKUPPP. Apa yang kau lakukan Sean, pamanmu lebih tua darimu jaga etika mu!!"


Sean menyugar rambutnya dengan kasar "**** you." Katanya sambil menunjuk wajah Jones.


Setelah itu dia tidak tahu bagaimana percakapan nya selanjtnya, karena dia... pergi


Flashback Off.


"Sean" Panggil Eveline


"hm".Sean sadar dari lamunanya Karena sebuah panggilan.


Eveline meneguk ludahnya kasar "Sebenarnya nama panggilanku.. Eveline."


Sean menatap tajam dan membatin 'sudah berani berbohong rupanya, bagaimana nanti.'


Sean menghela nafas "Lupakan. Besok langsung kerja denganku".


Happy reading...

__ADS_1


__ADS_2