Hidup Adalah Pilihan

Hidup Adalah Pilihan
Semua akan baik baik saja


__ADS_3

11.15 - Aldo : heyy sayang. Maaf ya aku baru aku baru ngabarin.


11.20 - Ria : Mbb ( Maaf Baru Bales ) sayang. Aku nonton film dibawah sama mama tadi. Iya gapapaa kok:)


Merekapun melanjutkan percakapan di cia telephone.


Tak lama kemudian ada seseorang yang memanggil aldo.


" Al, turun. Ada dela di bawah, mama tunggu ya 5 menit " ucap mama aldo dari pintu.


" Siapa al ? Mamamu ya ? " tanya ria


" iya sayang. Aku kebawah bntr ya. Telfonnya aku matiin dulu " ucap aldo


Lalu mematikan telfon itu.


Untungnya ria tidak denger nama dela tadi. Kebetulan jaringannya tidak enak. Jadi ria anggap mungkin disuruh kebawah untuk makan siang.


Dan ternyata di bawah sudah ada dela. Membawa kue kesukaan aldo. Dengan senyuman manisnya.


" heyy al. Nih aku bawa kue brownies kesukaan kamu " ucap dela sambil mendekati aldo.


" heyy. Iya makasih ya " ucap aldo lalu duduk menjauh dari dela.


" kalian bicara berdua dulu ya. Mamaa tinggal ke kamar dulu ya del " ucap mama aldo


Merekapun berdua di ruang tamu. Tanpa berbicara sepatah katapun.


Ruang tamu hening. Hanya terdengar bunyi tv dan percikan air didepan ruang tamu.


lalu dela memberanikan diri untuk berbicara.


" Al, kamu ada masalah ya ? Kok cuek " ucap dela lalu mendekati al


" aku gapapa del " ucap singkat aldo


" yakin kamu gapapa ?" Ucap dela lagi


" yahhh " jawab aldo dengan nada sedikit males


Mungkin dela merasa keberadaannya membuat aldo tidak nyaman. Ada sikap aldo yang berubah. Biasanya dia berbicara meskipun cuek tapi sekarang aldo memilih diam.


" Al, papa bilang pertunangan kita tahun depan ya ? Tadi mama bilang. Katanya tante telfon mama tadi malem agar pertunangan kita dipercepat " ucap dela sambil tersenyum


" pertunangan ? Aku sama sekali ga bilang apa apa ke mama sama papa, kenapa tiba tiba mereka membuat keputusan ini " aldo sedikit emosi . Karena aldo sama sekali tidak tau jika mereka akan melangsungkan pertunangan tahun depan.

__ADS_1


" tante sama om belum cerita al sama kamu ?, kan awalnya mau nunggu aku lulus. Tapi ternyata tante maunya cepet tunangan dulu. Jadi aku iyain aja " ucap dela dengan nada tenang.


" bagi aku itu dadakan , kita perlu berfikir panjang del, pertunangan itu bukan hal main main del. Apalagi bersangkutan dengan orang tua kita " ucap aldo dengan nada sedikit emosi


" ya mau gimana lagi al, aku gabisa nolak. Ini sudah keputusan om tante dan orang tuaku. Makanya ini alasan aku kesini. Mau memastikan semuanya " ucap dela lagi


" aku sudah punya pilihan del. Dan pilihanku bukan kamu. Aku gamau acara pertunangan ini lanjut. Orang tua kita hanya memanfaatkan kita saja demi kepentingan bisnis mereka del " ucap aldo lalu pergi kekamar.


" tunggu al. Aku gak bisa menolak ini al. Aku akan terus memperjuangkan ini al. Karena aku memang cinta sama kamu al. Bahkan dari dulu. Tapi kamu tidak pernah membalasnya al " ucap dela sambil menahan air mata lalu pergi tanpa berpamitan dengan mama aldo.


Aldo masuk kamar.


Aldo semakin dipenuhi rasa bingung.


" Al . Papaa Al, papaa kecelakaan al " teriak mama aldo dari luar kamar.


Aldo beranjak keluar kmar. Dan menghampiri mamanya.


" ada apa ma , kenapa papa ?" Tanya aldo dengan nada khawatir


" papaa kecelakaan al, sekarang ada di RS medika " ucap mama aldo sambil menangis


Mereka berdua langsung pergi dan mendatangi RS Medika.


Sesampainya dirumah sakit. Aldo dan mama aldo langsung ke IGD dan bertemu dengan papanya.


Aldo melihat papanya tidak sadarkan diri. Memakai selang oksigen.


Aldo meneteskan air mata


" ini salah aldo pa " ucap aldo dan menghampiri papanya sambil menangis


" paa bangun pa. Ada mama sama aldo disini " ucap mama aldo dengan linangan air mata.


Papa aldo tidak sadarkan diri. Menurut dokter itu karena meningkatnya stres atau banyak pikiran jadi membuat jantung tidak stabil.


tapi kita akan tunggu sampai papanya aldo sadar.


Setelah menunggu selama 3 jam.


papa aldo akhirnya sadar.


" Maa. Aldo. Papa baik baik saja kok " ucap papa aldo


" Maafin aldo pa " ucap aldo sambil menangis

__ADS_1


Aldo merasa bersalah terhadap papanya. Karena sebelum berangkat ke kantor mereka berdua berdebat hebat di ruang tamu. Jadi mungkin itu alasan kenapa bisa terjadi hal yang seperti ini.


" permisi ibu, bapak Indra harus banyak istirahat ya, dan jangan banyak pikiran dulu ya , obatnya diminum sesuai aturan ya bu, untuk 3 hari kedepan, bapak harus di rawat inap disini ya bu, soalnya takut ada kemungkinan serangan jantungnya kambuh " ucap dokter.


" tapi papa saya baik baik saja kan dok ?" Tanya aldo dengan nada khawatir


" untuk saat ini baik baik saja. Suster akan selalu memantaunya " ucap dokter kepada aldo


" baik dok terimakasih " ucap aldo lagi.


Aldo pun pamit balik pulang. Karena malam nanti aldo harus menginap dirumah sakit.


Aldo memberi kabar kepada ria


Kringggg...( telephone dari aldo )


" halo sayang. Maaf ya tadi gak di tlfon balik. Papa aku kecelakaan sayang. Sekarang ada di RS medika . Jadi aku langsung berangkat ke RS medika sama mama tadi " ucap aldo lalu menjelaskan apa yang terjadi


" halo. Terus gimana keadaan papa kamu al ? " tanya ria


" papaa baik baik aja kok. Hanya saja serangan jantungnya tadi tiba tiba kambuh dijalan " ucap aldo


" besok aku kerumah sakit ya jenguk papa kamu " ucap ria


" jangan sayang, soalnya gak boleh bawa tamu ke Rumah Sakit, lagi papaa baik baik aja kok. Hanya perlu istirahat " ucap aldo dengan nada lembut.


Aldo sebenarnya tidak mau membuat ria kepikiran karena sikap mamanya dia. mama aldo pasti akan bersikap cuek jika bertemu dengan ria lagi. Jadi untuk saat ini aldo tidak mau mempertemukan mereka sampai masalahnya kelar.


" yaudah gapapaa sayang. Titip salam ya sayang buat papanya semoga cepat sembuh " ucap dela dengan nada tenang.


" Terimakasih ya sayang, aku mandi dulu ya soalnya aku harus kerumah sakit lagi, aku nginep disana " ucap aldo dan bergegas mandi.


Mama aldo menelfon keluarga dela untuk memberi kabar bahwa papanya aldo sedang berada di Rumah Sakit. Mama aldo dengan mama dela emang bersahabat dari mereka kuliah dulu.


" paa, orang tua dela. Nanti malam mau kesini. Apa gak sekalian kita bicara tentang pertunangan mereka ya " ucap mama aldo


" maa. Papa lagi sakit. Apa sebaiknya kita bahas nanti kalau papaa sudah sembuh " ucap papa aldo dengan nada masih lemas.


Dalam keadaan seperti ini mama aldo masih memikirkan pertunangan aldo dengan dela.


Memang dela dari keluaga kaya raya makanya mama aldo ingin sekali aldo bertunangan dengan dela. Agar bisnis mereka berjalan dengan lancar.


Semakin greget bukannnn ....


Yukkkkk baca BAB selanjutnya:)

__ADS_1


__ADS_2