Hidup Adalah Pilihan

Hidup Adalah Pilihan
Mulai berubah


__ADS_3

Klingg.....


Hpku langsung berbunyi.


"Ah ternyata hanyaa berita dari internet"


Pagi ini tidak ada jadwal ke kampus, biasanya waktu hari libur rio ngajak ngopi ke bang midun. Tapi sampai jam 09.00 aku tunggu tidak ada chat whatsApp dari dia.


"Mungkin rio ada acara" pikirku dalam hati.


Hari liburku akan menjadi hari libur boring atau hanya terdiam duduk di depan tv.


"Ria , kamu mau keluar sama rio " tanya mama dari dapur,


"Nggak ma, ria mau nonton film dirumah" ucapku dari ruang tamu, padahal nunggu chat dari rio yang biasanya ngajak keluar kalau tidak ada jdwal kuliah. Tapi pagi ini beda:(


"Ajak rio aja kesini, soalnya mama mau ke mall, terua papa kan lg kerja, kasian kamu sendirian" ucap mama lagi


"Aku ikut mama ke mall deh ya, daripada aku sendirian dirumah" ucapku langsung nyamperin mama ke dapur.


Setelah selesai ganti baju, aku langsung nunggu taxi online didepan pagar rumah.


Dalam perjalanan aku sambil mengobrol dengan mama.


Setelah beberapa menit sampailah kita ketempat mall, kirakira perjalanan 30 menit dari rumah, lumayan dekatlah.


Sesampainya di mall aku ikut mama belanja baju, dan aku juga beli baju.

__ADS_1


Habis itu kita makan siang mall sambil nunggu mama ngumpul sama teman arisannya.


Lalu aku terdiam melihat sosok lelaki yaitu rio sahabatku sedang bersama wanita lain. Meskipun hanya sebatas sahabat, tapi hati tidak bisa di bohongi. Aku cemburu melohat kedekatan mereka berdua.


Aku berpaling, berpurapura tidak melihatnya.


"Sabar ria, rio cuma menganggap kamu sahabat" ucapku menenangkan hati:(


Gimana perasaan kalian, kalau sahabat sekaligus orang spesial bagi kalian tiba-tiba berubah.??


Pasti sakit kannn:')


Setelah menunggu mama 1 jam lebih, akhirnya kita pulang kerumah.


Sesampainya dirumah aku mendapat chat whatsapp dari temen kelasku.


Klingg....klingg.....


Aku hanya terdiam....


13.05 - Ria : hehe iya fin aku tau tadi ketemu di mall:) - ucapku dalam hati meskipun merasakan sakit hati. Mau marah tapi aku hanya sebatas sahabat.


13.07 - Fina : aku tadi liat rio beliin dia cincin, kayaknya dia pacaran deh.


Fina ini teman kelas sekaligus teman kerja kelompokku, kalau gak ada rio biasanya aku sama fina, tapi akhir-akhir ini fina lagi sibuk dengan acara pernikahan kakak kandungnya.


Klingggg...

__ADS_1


13.15 - Fina : Rii kamu yang sabar ya, besok ke kampus aku jemput kerumahmu ya, kita berangkat bareng ok, sekalian ke perpuas ambil buku.


Tarik nafas...


"Hufffffhhhh"


Aku gak tau lagi harus gimana lagi menghadapi ini semua. Sahabat sekaligus orang spesial dihidupku tapi dia tidak tau perasaanku yang aku pendem kurang lebih 1 tahun:(.


Keesokan harinya.....


" Ria, ada fina dibawah ini, cepat turun sayang " ucap mama seperti biasa teriak dari bawah.


Langsung aku bergegas turun kebawah,


dan pagi ini aku berangkat bersama fina karena jam 09.00 ada matakuliah pak jony.


Sesampainya dikampus aku melihat rio dengan perempuan itu lagi,


Dari kejauhan rio menyapaku didekat taman


" Riaaa, tugas pak jony udah ? " tanya rio didekat taman,


"Udah " jawabku dengan nada cuek


" eehh kenalin ria fina ini Freya anak manajemen " ucap rio sambil ngenalin perempuan itu.


" eh iya, Aku Riaa " ucapku sambil mengulurkan tangan.

__ADS_1


" Aku fina temen kelas ria sama rio " ucap fina dan juga mengulurkan tangannya.


Setelah itu aku sama fina langsung menuju kelas, karena akan mengikuti mata kuliah pelajaran pak jony.


__ADS_2