
Ditempat lain. Ada beberapa orang yang sedang berkumpul. Orang itu memakai jubah yang menutupi tubuh dan mukanya.
"Bagaimana sudah ketemu dengan targetnya" kata orang no 1
"Kami mengikuti jejaknya, tetapi sesampainya kami disana, orang itu sudah tidak ada disana" kata orang no 2
"Benar kami kehilangan jejak dia" kata orang no 3
"Bodong, mencari orang yang terluka aja tidak becus, cepat cari dia kalau tidak ketemu kita akan dihabisi sama orang itu." Kata orang no 1
"Baik" kata orang no 2 dan no 3
"Dimana yang lain" kata orang no 1
"Mereka masih menelusuri ke kota" kata orang no 2
Tiba tiba ada orang lainnya datang dengan buru buru
"Maaf terlambat" kata orang no 4
"Bagaimana sudah ketemu?" Kata no 1
" Sudah ketemu, orangnya sedang ada di rumah bersama anak kecil, dan satu dari kami masih disana untuk memantau dia" Keta orang no 4
"Pancing dia untuk datang kesini" kata orang no 1
"Baik" kata ke orang no 4
"Kamu orang no 2 dan no 3 bereskan tempat ini dan buat jebakan" kata orang no 1
"Baik" kata orang no 2 dan no 3
Lalu orang no 4 itu meninggalkan mereka, menuju ke orang no 5. No 2 dan no 3 mempersiapkan jebakan yang dibuat untuk dia.
"Tidak lama lagi kamu akan mati ditangan kami, hahaha " kata no 1
"Hahaha" kata no 2 dan no 3 ikut ketawa
"Kenapa ikut ketawa kalian, cepat bereskan. Awas saja kalau kalian belum selesai saat dia sudah ada di sini" kata no 1
"Baik kami laksanakan " Kana no 2 dan no 3 ketakutan
Sementara itu ditempatnya kak nisa. Kak nisa sedang duduk-duduk di teras rumah, kak nisa sedang membaca buku sambil minum susu panas.
"Hah duduk disini aja lah, membaca buku sambil minum susu panas. Memang mantap habis" kata kak nisa menikmati
__ADS_1
"Tapi Alvin kemana ya, tadi izinnya mau keluar sebentar tetapi kok lama amat. Jangan jangan dia ada masalah, tidak tidak pikiran ku tidak boleh macam macam. Mungkin dia pergi ke rumah temannya yang jauh. Ya begitu aja pikiran ku, jangan berfikir macam macam" Kata kak nisa khawatir
"Alvin ada ada aja, mencari buku tentang dunia ini untung bisa aku hentikan kalau tidak dia bisa dalam bahaya. Aku juga cepat cepat harus meninggalkan rumah ini supaya Alvin tidak mendapatkan masalah karna aku. Kalau dia terluka saja pasti aku akan merasa bersalah. Dia orangnya baik, tidak pantas terkena masalah karna gara gara orang yang terluka yang tidak dikenalnya" kata kak nisa
Tiba-tiba Adak anak panah melesat hampir mengenai kepala kak nisa. Kak nisa untung bisa menghindar tepat waktu, kalau tidak mungkin kak nisa tidak bisa selamat.
"Siapa disana, keluar" kata kak nisa.
"Dasar pengecut, cepat keluar" kata kak nisa
Lalu kak nisa menggambil anak panah yang tertancap didinding. Ada surat yang menempel di anak panah itu. Kak nisa pun membuka surat itu. Surat itu sebuah gambar tengkorak yang disilang berwarna merah. Kak nisa langsung panik
" Keluar kalian?" Kata kak nisa
"Jangan macam macam dengan ku, kalian tidak tau siapa aku sebenarnya" kata kak nisa marah
Tiba-tiba ada dua orang tiba-tiba muncul. Orang itu berjubah menutupi tubuh dan mukanya.
"Siapa kalian, apa kalian yang menyerang ku kemarin" kata kak nisa
"Akhirnya ketemu juga kamu." Kata orang no 4
"Kenapa kalian menyerang ku" kata kak nisa marah
"Ada orang yang menginginkan nyawa mu" kata orang no 5
"Gak mau, siapa yang menyuruh kalian?" Kata kak nisa
" Jangan banyak tanya ikuti kami, kalau tidak aku akan menghancurkan tempat ini, dan ku bunuh anak yang menolong mu itu" kata orang ke 4
"Jangan sakiti dia, kalau sampai kamu sakiti dia aku akan membunuh kalian semua " kata kak nisa yang marah
"Emang bisa membunuh kamu berdua" kata orang ke 4
Kak nisa mencoba menendang orang no 4 tersebut tetapi sialnya tendangan itu berhasil ditahan oleh no 4 itu
"Sial tenaga ku belum pulih sepenuhnya" kata kak nisa dalam hati
"Bagaimana bisa ikut tanpa perlawanan. Kalau tidak ku hancurkan rumah ini" kata orang no 4
"Jangan hancurkan" kata kak nis
"Kalau gitu ikut kita, kalau tidak" kata orang ke 5 memancarkan api di tangannya
"Iya-iya aku ikut, tapi jangan sakiti anak itu. Dia tidak ada hubungannya dengan ku" kata kak nisa
__ADS_1
" Masa bodoh ada hubungannya atau tidak kalau kamu tidak ikut kita, anak itu yang jadi korban" kata orang ke 4
"Baik aku ikut" kata kak nisa
"Begitu kan beres, dari tadi kalau kamu langsung iku, kita tidak usah repot repot bertengkar. Bikin susah aja" kata orang no 4
Kak nisa diikat oleh orang itu, kak nisa akhirnya ikut pergi dengan orang itu dengan diikat.
Sementara itu saya yang sedang latihan pedang itu akhirnya berhenti. Saya istirahat sebentar karena banyak gerak. Saya pun memutuskan untuk pulang kerumah karna hari sudah tengah malam
"Waduh sudah malam banget ini, saya takut orang tua ku khawatir sama saya." Kata ku
Saya pun bergegas membersihkan tempat ini, setelah bersih sayapun pulang
"Sudah bersih, tidak ada bekas apapun yang tertinggal disini. Sudah waktunya pulang" kata ku
Dalam perjalanan pulang tampak sepi sunyi sekali, tidak seperti hari-hari pada biasanya.
"Kalau malam hari, tempat ini sepi dan sunyi ya, berbeda saat siang hari yang dipenuhi canda tawa orang orang. Suasananya berubah terbalik." Kata ku
Sayapun memutuskan untuk cepat-cepat pulang ke rumah. Sesampainya dirumah, rumah begitu terasa sepi seperti tidak berpenghuni. Saya berfikir mungkin mereka pada tidur. Karna perutku lapar sayapun memutuskan membuat makanan di dapur.
" Masak apa ya?" Kata ku sambil mencari bahan
"Yaudah masak nasi goreng aja" kata ku mencari makanan tersisa
Sayapun membuat nasi goreng. Setelah selesai membuat nasi goreng, saya makan sambil menonton tv di sofa ruang tenga.
Saya bersyukur orang tua ku dan kak nisa tidak terbangun karena kebisingan ini. Mereka juga tidak menunggu ku.
"Untung orang tua ku dan kak nisa tidak menunggu ku, kalau sampai mereka menungguku saya bingung mau kasih alasan apa. kata ku bersyukur
Tanpa banyak berfikir lagi, sayapun langsung menghabiskan sisa makanan ku ini.
"Alhamdulillah, akhirnya kenyang juga." Kataku memegang perutku merasa kekenyangan
Setelah itu saya membersihkan tempat makan ku di dapur.
"Saya tidur dimana?, Tidur di sofa aja deh. Pasti kamar tidurku dipakai oleh kak nisa" kata ku
Akhirnya sayapun tidur di sofa sambil menonton tv. Lama kelamaan kemudian mata ku tertutup, ketiduran.
Keesokan harinya saya bangun tidur pagi sekali, karna melakukan tugas harian. Lari, push up,
Setelah melakukan tugas harian saya pun istirahat di teras rumah. Dan di teras rumah ku, saya lihat ada semacam anak busur dan gambar. Saya pun lari menuju ke dalam rumah. Sayapun melihat masing-masing kamar, orang tua ku Masi ada.
__ADS_1
Lalu saya menuju ke kamarku dan setelah membuka kamar ku. Ternyata tidak ada kak nisa di kamar ku.