Hidup Di Dunia One Piece Dengan Sistem

Hidup Di Dunia One Piece Dengan Sistem
Bab 12


__ADS_3

Usop mengantar kami semua ke kedai di desa syrup dan di sana kami makan dan menceritakan mengapa kami datang ke sini


usop:"jadi kalian sedang mencari kru dan sebuah kapal besar"


Luffy:"ya"


Usop:"oh!!kedengarannya seperti petualangan besar!satu-satunya tempat di desa ini yang dapat menyediakan kapal ya walaupun bukan kapal yang besar tapi tidak bisa di bilang kecil"


Nami:"di mana kami bisa mandapatkannya?"


Usop:"di desa ini memiliki orang kaya yang tinggal di mansion besar di atas bukit itu dan kapal itu milik pemilik di rumah besar itu,pemilik mansion itu seorang gadis dia adalah gadis yang kasihan tubuhnya lemah dan selalu berbaring di ranjang"


Nami:"lalu mengapa dia punya banyam uang kalau dia selalu berbaring di ranjang?"


Usop:"tahun lalu... orang tuanya meninggal karena sakit dan gadis itu menjadi pewaris tunggal dari mansion itu beserta isinya dan 10 pelayan.. Walaupun uangnya banyak dia tidak begitu bahagia"usop berkata sambil menghela nafas


Nami:"....... Lupakan saja"


Zoro di depannya:"...?"


Setelah itu usop pergi entah ke mana meninggalkan mereka di kedai itu tidak lama kemudia 3 orang anak datang dan menghampiri mereka


Ninjin,piiman,tamanegi:"dimana kapten usop?"


Luffy:"nyam nyam dagingnya enak sekali"


Ketiga anak itu kaget ketika luffy mengatakan hal tersebut


Ninjin,piiman,tamanegi:"da..daging itu enak sekali!!dia..dia memakandaging kapten!!"


Nami hanya tersenyum ketika melihat ketiga anak lelaki itu tapi di sisi lain zoro


Zoro:"kami baru saja memakannya"zoro mengatakannya itu dengan wajah yang menyeringai


Ninjin,piiman,tamanegi:"waaaaaaa!!! Penyihir!!!waaaa"mereka bertiga melihat nami dan berteriak dengan ekspresi berlebihan


Nami yang mendengar itu langsung marah dengan gigi tajam:"kenapa kalian melihati aku?"


zoro yang ada di sebelah luffy tertawa:"hahahahahh!!!


Nami yang menghajar ketiga anak tersebut langsung marah ke pada zoro


Nami:"kenapa kau berbicara yang aneh-aneh"


Aku yang berada di sebelah nami menyaksikan pertukaran mereka hanya tersenyum lembut dan tanpa sadar orang-orang di sekitar melihat ke arah kami


Ryo:"baiklah kami hanya bercanda kaptenmu telah pergi entah ke mana"


Ninjin,piiman,tamanegi:"ternyata begitu kalu di pikir-pikir ternyata "sekarang waktunya"


Ryo:"apa kalian tahu sesuatu?"


Ninjin:"ya"


Piiman:"dia pergi untuk berbohong"

__ADS_1


Luffy:"berbohong?berbohong itu tidak baik kan?"


Tamanegi:"tidak!!itu perbuatan baik"


Melihat ke tiga bocah itu berkata seperti itu luffy,zoro dan nami tampak binggung


Ryo:"begitu kah!! Ya itu perbuatan baik"aku tersenyum sambil meminum teh


Nami:"ehh?ryo apa kamu tahu sesuatu?"nami bertanya padaku dengan rasa ingin tau


jadi aku menceritakan semua yang aku tau dengan mengubah sedikit cerita agar mereka tidak curiga,aku menjelaskan kepada mereka kalau usop pasti pergi ke suatu tempat untuk membicarakan cerita bohong dan kepada siapa dia berbohong tentu saja gadis yang tinggal di mansion besar itu


luffy:"wow!! Tak ku sangka dia benar-benar hebat"


Nami:"jadi untuk mengembalikan semngat gadis itu.. selama setahun dia mengarang cerita untuk menghiburnya"


Zoro:"tapi kau luar biasa bukan ryo"


Ryo:"apa yang luar biasa zoro?"


Zoro:"kau mengetahuinya bahkan sebelum mereka bertiga bercerita"


Mereka semua menggangguk secara bersamaan


Ryo:"itu tidak luar biasa,jika kalian memperhatikan sikap usop dengan baik ketika dia berbicara soal gadis itu maka kalian akan melihat ada suatu dan di tambah mereka bertiga berkata sudah waktunya usop berbohong jadi aku hanya menyimpulkan"


Mereka berlima menatapku dengan aneh sedangkan luffy tidak mendengarkan sama sakli dan tiba-tiba


Luffy:"oke!! Kita akan pergi ke sana dan meminta kapal besar!"


Ryo:"sudah aku bilang bukan,ketika luffy memutuskan sesuatu dia tidak akan menyerah"kataku sambil tersenyum


Dan zoro juga mengganggung,menggurus kapten yang bodoh seperti ini memerlukan tenaga yang ekstra,setelah itu mereka berenam pergi ke mansion di atas bukit


Luffy:"selamat sore boleh aku meminta kapal besat?"


Tanpa pikir panjang luffy langsung memanjat pagar mansion itu


Ninjin:"untuk apa tadi dia memberi salam?"


Nami:"haah,kita tidak dapat menghentikannya.."


Zoro:"sebaiknya kita ikuti saja dia!"


Dengan begitu kami bergegas masuk mengikuti luffy


Usop yang sedang bercerita di bawah pohon terkejut ketika melihat kami langsung kaku dan bertanya


usop:"mau apa kalian ke sini?"


Luffy:"oh!jadi kau gadis itu aku punya permintaan"


Setelah itu usop memperkenalkan kami ke pada gadis itugadis itu memperkenalkan dirinya dan namanya adalah kaya,usop berkata kami adalah orang-orang yang datang karena mendengar kehebatanya dan datang untuk melihatnya


Kaya:"permintaan?..dari aku?"

__ADS_1


Luffy:"ya!kami membutuhkan kapal bes-.."


Sebelum luffy selesai berbicara omongannya di potong oleh seorang pria tinggi yang menggunakan kacamata,aku yang melihat pria itu langsung tersenyum ya aku tidak menyangka dapat melihatnya pria yang di katakan cerdas setelah benn beckman kapten kuro


usop:"apa yang kau bilang?"


Kuro:"aku bilang kau adalah anak dari bajak laut rendahan, aku tidak terkejut kau menjadi seperti ini tapi setidaknya kau jangan sekali kali mendekati nona kaya


Luffy:"ayahnya adalah seorang bajak laut?"


Kuro:"statusmu sangat rendah apa yang kamu inginkan dari nona kaya uang?"


Setelah kuro mengakatan itu aku mendengar kaya berterikan kepada kuro menyuruhnya berhenti tetapi kuro tidak mendengarkan dan lanjut menghina ayah usop aku berpikir jika ayah usop ingin membunuhmu maka itu sangat gampang


Tetapi kuro tidak berhenti di situ dan melanjutkan untuk menghina ibunya aku yang paling tidak suka jika mendengar seseorang menghina seorang ibu tidak tahan lagi


Ryo:"hei bajin*** bisakah kau menutup mulut kotormu itu jika tidak aku akan membunuhmu di sini sekarang juga"


Luffy,zoro dan nami yang tidak perna melihatku marah untuk pertama kalinya melihat ku marah ahhh aku tidak tahan lagi aku ingin membunuh bajin*** ini,bajin*** yang yang mencoba menghina seorang ibu


Seketika mataku berwarna merah dengan pola seperti mawar melihat ke arah kuro yang tanpa sadar berdiri kaku,dia ingin mengakatan dan membalas sesuatu tetapi mulutnya tidak bisa terbuka kuro berpikir jika dia membuka mulutnya maka dia akan mati di tempat


Luffy:"ini pertama kali aku melihat ryo semarah ini"


Zoro:"sama aku juga pertama kali melihat ryo semarah ini,setelah pelayan bajin*** itu menghina ibunya usop ryo tiba-tiba marah,apa ryo ada hubungannya dengan ibu usop?"


Nami yang sangat cerdas langsung dapat menyimpulkan


Nami:"bodoh bukan begitu mungkin ryo marah ketika pelayan itu menghina seorang ibu dan mungkin menghina seorang ibu di depan ryo adalah hal tabu baginya"


Nami berpikir seperti dan ya dia tidak salah untuk ryo sosok ibu bangkan lebih lenting dari pada dunia itu sendiri dan ryo tidak akan memaafkan siapapun yang menghina sosok ibu di depannya


Luffy dan zoro tidak ikut campur karena mereka percaya kepada ryo dan apa yang membuat ryo marah adalah hal yang sangat jahat di sisi lain Nami terus memlerhatikan ryo,ryo kuat tentu saja nami percaya bahkan di antara luffy dan zoro mungkin ryo yang paling kuat tapi ryo jarang menunjukannya nami selalu merasa kalau ryo adalah orang yang sangat baik, sangat cerdas dan selalu dapat di andalkan dan nilai plusnya adalah dia sangat tampan


Pertama kali nami melihatnya,nami merasa seperti dia tidak dapat berbohong di depannya seperti itu juga anggota kru yang lain dan merasa seperti ada lembatas antara dia dan anggota kru yang lain tapi hari seperti semacam pembatas itu hancur ryo yang menurut nami sangat kuat ternyata juga sangat baik tidak dia super baik dan hatinya sangat lembut.


Ryo yang sekarang menatap kuro membuka mulutnya


ryo:"kapten bajak laut kuroneko dengan bounty 16 juta berry yang di kabarkan sudah meninggal aku tidak menyangka kau ada di sini menyanar sebagai pelayan clahadore tidak harus kah aku memanggilmu kapten kuro"


Mendegar pernyataan di ryo semua orang yang ada di sini kaget


Luffy:"jadi dia adalah bajak laut"


Zoro:"bajin*** yang menghina bajak laut ternyata adalah bajak laut itu sendiri"


Nami:"dan juga 16 juta berry..."


Kuro yang mendegarkannya juga ingin membantah


Kuro:"apa yang ka-.."


Ryo:"bukannya aku menyuruhmu diam [kamui]"


Seketika tangan kanan kuro menghilang dan hanya menyisakan bekas darah yang menetes keluar dari lengannya yang hilang.

__ADS_1


End...


__ADS_2