Hidup Di Dunia One Piece Dengan Sistem

Hidup Di Dunia One Piece Dengan Sistem
Bab 41


__ADS_3

Kemudian kami berjalan ke rumah paman pagaya dan sepanjang jalan kami melihat banyak orang melakukan konstruksi


Usop:"apa mereka sedang membangun sesuatu?"katanya sambil menunjuk ke arah orang-orang itu


Chopper:"mana?"


Pagaya:"itu adalah pemotong awan"


Robin:"pomotong awan?"


Pagaya:"ya di sini kami memotong awan untuk keperluan praktis seperti membangun rumah,kursi dan yang lainnya"


Sanji:"tempat ini makin lama makin tidak masuk akal"


Pagaya:"kalian datang melewati milk road kan?


zoro:"milk..?"


Robin:"maksumu terowongan itu?"


Pagaya:"ya itu dia"


Kemudian paman pagaya menjelaskan bahwa jalur yang kami lewati itu adalah jalur sir buatan,dia juga menjelaskan bahwa ada dua jenis awan di pulau langit


Awan yang kami melewati adalah awal laut sementara awan yang kami injak sekarang adalah awan pulau,awan pulau sering di jadikan pondasi untuk membuat rumah


paman pagaya juga menjelaskan proses pembekuan awan ada hubungannya dengan batu laut


Karena batu laut memikiki komponen yang di sebut probloin.. Partikel probloin ini terbawa ketika gunung meletus dan mengalami pengembunan dan tergantung psda tingkat kepadatannya


Jika tingkat kepadatannya tinggi itu bisa menjadi awan pulau sedangkan jika tinhkat kepadatannya renda itu akan menjadi cair dan menjadi awan laut


Tidal lama kemudian kami akhirnya sampai di kediaman paman pagaya


Sanji dan paman pagaya langsung pergi ke dapur sedangkan conis bersama kami menjelelaskan kepada luffy dan usop tentang dial


Conis:"namanya adalah breath dial jika kau mengayunkannya selama beberapa menit maka kerang itu akan menggeluarkan angin"


Luffy mencoba seperti apa yang di katakan conis setelah dia menggoyangkannya dan menekan tombol yang ada di dial itu mengekiarkan angin


Conis:"dan juga banyak dial jenis lain,kebudayaan di pulau langit tumbuh bersama dial,kami juga memiliki dial untuk kehidupan sehari-hari seperti flame dial untuk membuat api,flavor dial untuk menciptakan bau harum dan vision dial untuk menyimpan foto dan banyak lagi"


Chopper:"uwa keren sekalii"katanya dengan mata berbintang


Kami terus berbincang dan tidak lama kemudian sanjinkeluar dengan membawa sepiring sky lobster,kerang dan sashimi khas pulau langit


Kami pun memakannya dengan gembira dan ya nami masih bermain dengan waver itu dan lupa makan


Luffy yang melihatnya sangat iri dia juga ingin mengendarai waver itu tetapi di gagal


Karena kesal luffy pun makan dengan banyak ya walupun tidak ada bedanya karena luffy sudah makan sangat banyak


Kemudian dia tiba-tiba teringat apa yang di ceritakan wanita tua penjaga gerbang itu


Luffy:"paman aku dengar ada tempat yang tidak boleh di datangi di sini dan juga apa ada dewa di tempat itu?"


Conis dan paman pagaya terdiam ketika mendengar pertanyaan luffy dan conis akhirnya berkata


Conis:"ya ada tempat yang tidak boleh di datangi di sini karena tempat itu adalah tempat tinggal dewa bernama enel yang maha tau dan maha kuasa"


Aku mendengar itu dan hanya bisa tersenyum,robin yang melihat itu bertanya dengan rasa ingin tau


Robin:"ada apa ryo?,sepertinya kau dari tadi bersikap aneh"


Ryo:"ehh apakah kelihatan robin?"


Robin:"ya aku dapat melihatnya dengan jelas"


Ryo:"begitukah... Ya kau tau orang itu bukan dewa sama sekali"


Suaraku tidak keras tetapi mereka semua mendengarnya


luffy:"apa jadi dia bukan dewa"


Ryo:"ya dia bukan dewa dia hanya manusia biasa yang memakan buah iblis tipe logi-"


Sebelum aku selesai berbicara terdengar suara nami semua orang langsung keluar dan menemui nami


kemudian melihat nami masih di atas waver dan melihatnya baik-baik saja


Usop:"kau membuat kami takut nami"katanya kemudian mengikuti pandangan nami dengan marah dan juga rasa ingin tau


Detik berikutnya dia juga berteriak bahkan lebih histeris dari nami


Chopper:"ada apa usop?"


Usop:"it... Itu apa itu?


Kami semua mengikuti tatapannya dan melihat sepasang capit besar sedang memegang merry dan menyertnya pergi


Robin:"apakah itu udang ekspress?"


Ryo:"ya seperti itu udang ekspress tetapi ukuran dan warna tubuhnya berbeda dan iti bahkan lebih sepertinya lebih cepat"


Conis:"itu adalah udang super ekspress,itu lebih besar dan lebih cepat dari pada udang ekspress biasa,udang itu hanya ada di pulau dewa yang artinya dia mematuhi dewa"


Zoro:"apakah mahluk yang mengaku dewa itu suka mencuri kapal"kata zoro menghina


Chopper:"tapi kenapa?kita tidak menlanggar praturan"


Sanji:"mungkin ada orang bodoh yang ingin berpetualangan ke pulau dewa sebelumnya dan makhluk itu tau dan mengambil merry"kata sanji sambil merokok

__ADS_1


Robin:"kurasa bukan begitu"


Ryo:"sejak awal dewa bodoh itu sudah mengincar kita apalgi mungkin wanita tua oenjaga gerbang itu memberitahunya bahwa kami membawa tanah dan krikil"


Usop:"tidak peduli apa alasannya merry di rampok kita harus mengambilnya kembali"


luffy yang sepertinya sudah menunggu ini langsung tersenyum dan berkata


Luffy:"yoshhh kita harus mengambil kembali merry ayo pergi ke pulau dewa itu"katanya tersenyum lebar


Usop:"kau hanya ingin menjelajahi pulau itu bukan"


Ya luffy hanya ingin berjelajah ke pulau itu


Robin:"tapi jika kita ingin pergi ke pulau dewa itu bukankah kita memerlukan kapal?"


pagaya:"aku memiliki kapal di sini kau bisa.."


Ryo:"terimakasih atas keramahan anda paman tapi kau tidak boleh terlibat dalam masalah ini paman jika kau membantu kami sama saja kau menentang dewamu itu kan"


Luffy:"ya ryo benar paman ini masalah kami"


sanji:"ya,jangan terlibat dalam masalah ini paman"


Usop:"kami sangat berterima kasih atas meramahan anda paman dan kami tidak ingin merepotkan anda lagi"


Robin:"jadi bagaimana kita pergi ke sana?"


Luffy:"bagaimana caranya ryo?"


ryo:"""system buka shop beli kapal yang dapat menampung kami"""kataku dalam pikiranku


[ding.... membeli kapal membutuhkan biaya 50 poin luck apa host ingin membelinya?](Y/T)


Ryo:"""ya beli"""


[ding... Membeli kapal seharga 50 poin luck berhasil.. Kapal akan di simpan di inventori]


kemudian aku berjalan ke pinggir pantai dan mengeluarkan kapal dari inventoriku


Luffy:"sugoiiii dari mana kau mendapatkan kapal ini ryo?"


Usop:"apa kau penyihir ryo,aku kira kau hanya bisa menyimpan sesuatu yang kecil tetapi kau dapat menyimpan kapal"


Chopper:"apakah ada hal yang lain ryo?"


Ketiganya memunculkan bintang di mata mereka


Paman pagaya dan conis juga terkejut ketika melihat kapal muncul dari udara tipis


Bahkan enel yang mengawasi kami juga terkejut


Enel:"siapa dia sebenarnya!!"katanya sambil mengingat mata yang menatapnya dan aura membunuh itu dia tidak akan perna melupakannya


Zoro:"bisahkan kalian diam sebentar"katanya dengan kesal


Sanji:"ya walapun tidak sebesar merry tapi ini cukup bagus"


Nami:"apa kau selalu menyimpannya ryo?"


Robin:"kau punya hobi yang unik bukan"katanya tersenyum


Ryo:"uhuk... Lupakan saja soal.kapal ini kita harus ke merry"


Luffy:"yoshh aku pergi ke pulau dewa untuk menjelajah tidak mengambil merry kembali"


Usop:"kau baru saja mengatakan niatmu"


Di sisi lain tidak jauh dari pulau bidadari ada sebuah suku yang hidup di bawa awan ya itu suku shandia


Berdiri sesosok pria dan berkata


"hari ini kita akan menjatuhkan enel"


Pria itu adalah pemimpin dari tentara suku shandia dan dia bernama wyper


Wyper:"rebut kembali tanah air kita"


Wyper mengangkat tangannya tingi-tinggi dan berteriak


"ambil kembali"


"ambil kembali"


semua prajurit suku shandia berteriak secara bersamaan mereka menginjak awan dan berjalan ke puslsu dewa atau lebih tepatnya ke kediaman enel upper yard


aku mengawasi mereka dan mendengar semuanya baik itu di pihak enel atau di pihak shandia


Ryo:"sepertinya kita pergi pada saat yang menyenangkan"kataku dengan pelan


Kami terus berlayar ke pulau dewa itu dan ketika kami tiba di sekitar pulau kami melihat pohon-pohon kuno yang menjulang tinggi


Luffy:"ini dangat tinggi"


Sanji:"ini seharusnya bagian dari pulau jaya yang tersapu ke langit oleh knock up stream"


Nami:"dan itu berarti ada kota emas di pulau ini,pantas dewa itu ingin menempati pulau ini"


Chopper:"ehh!! Apa dewa suka emas juga?"


Zoro:"seharusnya tidak mungkin karena tanah dan pohon-pohon ini yang tidak ada di pulau langit"

__ADS_1


Luffy:"aku mencium bau petualangan!!"katanya tertawa


Usop:"bagaimana bisa ada bau seperti itu dan juga di mana merry?"


Robin:"seharusnya dia di bawah ke pualu ini"katanya


Ryo:"merry ada di tengah pulau ini di sebuah altar dan juga sepertinya aman"


Setelah mentukan tujuan kami pun melanjutkan perjalanan dan di sepanjang perjalanan kami terus mengalahkan mahluk yang muncul entah dari dalam sir mauapun dari dalam hutan


kemudian di depan kami terdapat 4 gerbang dan itu di bagi menjadi 4 percobaan yang berbeda


[besi],[tali],[rawa], [bola]


ryo:"jika kita ingin menemukan merry maka kita harus melewati salah satu lorong ini,sepertinya banj*** itu sengaja mengatur ini agar kita bermain dengannya"


Zoro:"ya aku juga berpikir seperti itu"


Sanji:"jadi mana yang akan kita pilih?"


Nami:"aku merasa bahwa keempat ini sama berbahayanya... Jadi ryo mana yang akan kita pilih?"


Ryo:"[besi] dan [tali] sepertinya rumit jadi kita akan mengabaikan ke duanya berarti sisa [rawa] dan [bola] ke mana kalian ingin memilih?"


Di dalam versi aslinya sanji,usop dan luffy telah melewati ujian bola jadi sepertinya lebih baik menggambil jalan yang belum perna di lalui di versi aslinya


Ryo:"bagaimana dengan ujian [rawa]?"


Luffy:"yoshh ayo pergi ke ujian rawa"


Kemudian kami menuju ke gerbang ujian rawa


"jadi mereka mengambil ujianku"


Di belakang lorong berdiri 4 orang pendeta enel di sana


Ujian ujian [rawa] dijaga oleh seorang pria dengan rambut seperti laba-laba dan pria ini bernama gedatsu,tingkat keselamatan ujian rawa adalah 50%


Gedatsu:"aku akan metawat kalian dengan baik di ujian [rawaku]"


Kami masuk ke ujian rawa dengan lancar dan tidak ada hambatan kemudian gedatsu melompat keluar dengan keinginannya sendiri


Gedatsu:"di mana kalian?teknik menghilangkan tubuh?"


Semuanya memeringkan kepalamya dengan tanda tanya


Chopper:"apa yang terjadi padanya?"


Robin:"sepertinya dia memutar bola matanya dan tidak melihat kita"


Semuanya:"apakah dia bodoh?"


Aku tau gedatsu salah satu pendeta enel yang kuat tetapi dia sangat bodoh memutar matanya ke belakang dan terkadang lupa berbicara itulah kenapa aku memilih ujian ini


Bahkan chopper bisa mengalahkannya


aku tidak tahan lagi dengan tingkah bodohnya jadi aku mengirim pilar petir ke arahnya dan langsung mengenainya


usop:"bukan kah ini sangat mudah?apakah dis betul salah satu pendeta?"


karena salah satu pendeta telah di kalahkan kami pun melanjutkan perjalanan kami


Usop:"kenapa dewa sialan itu mengambil merry?"


Ryo:"karena tanah,krikil dan batu yang kita bawah"


Nami:"tunggu kenapa dia bisa menhetahui tentang itu?"


Ryo:"dia mengetahuinya dari wanita tua penjaga gerbang itu dan enel itu bukan dewa dia hanya manusia yang memakan buah iblis tipe logia goro goro no mi dan mampu memanipulasi petir"


robin:"memanipulasi petir?bukahkan itu kekuatanmu ryo?"


Ryo:"ya kekuatanku sama seperti dirinya tetapi ada perbedaan yang sangat besar"


robin:"perbedaan?"


Ryo:"jika pemakan buah iblis takut akan air dan batu laut maka itu tidak berfungsi padaku,aku bisa bebas mengabaikan efek negatif itu"


Mereka semua terkejut ketika mendengar itu terutana robin dan luffy ya luffy tidak mengertj apa yang kami bicarakan


Robin:"bagaimana bisa?bukan kah pemakan buah iblis pasti akan di benci laut!!dan juga aku baru sadar kau perna memegang batu laut dan tidak terjadi efek sama sekali"


Ryo:"di dunia ini banyak keajaiban robin mungkin di masa depan ada orang yang berhasil mendapatkan 2 kekuatan buah iblis di tubuhnya"kataku mengeluarkan niat membunuh


Mereka semua merasakan niat membunuh itu


Luffy:"seperti ryo marah terhadap sesuatu"


Nami:"ya ini pertama kali aku melihat dia seperti ini"


Zoro:"siapa yang ryo maksud?"


Sanji:"jika dia bisa membuat ryo seperti ini maka dia orang yang jahat bukan"


Usop:"memakan 2 buah iblis di satu tubuh moster macam apa itu?"


Chopper:"dia pasti sangat kuat"


Robin hanya terdiam dan menggigat perjalanan mereka di pulau jaya


Ryo menatap pria di bar itu dengan tatapan membunuh,apakah pria itu yang ryo maksud katanya sambil berpikir.

__ADS_1


End....


__ADS_2