
(Dita berusaha membujuk naya untuk makan namun bujukan Dita tidak berhasil)
Terlihat sudah banyak para pelayat berdatangan baik para tetangga ataupun para keluarga, sambil menunggu waktu pemakaman biasanya ada pak ustad ataupun kepala desa yang menyambut atau yang memberikan informasi berupa biografi almarhumah.
Rencana keluarga almarhumah akan di makamkan setelah sholat ashar, di pemakaman keluarga yang tidak jauh dari rumah Naya.
Stelah sholat ashar pemakaman pun dilaksanakan dengan penuh haru, terlihat kakak Naya yang paling sulung hampir saja pingsan selama prosesi pemakaman, mengingat kakak sulung Naya merupakan anak satu-satunya lelaki di rumahnya naya.
Nayapun terlihat sangat terpukul karena kehilangan ibunya, mengingat tidak lama lagi ujian kelulusan Naya dilaksanakan, karena salah satu penyemangat hidupnya, dan juga orang sangat berharga dalam hidup dan sangat-sangat di butuhkan dukunganya kini sudah tiada.
Setelah selesai pemakaman Dita dan para pelayat pun pulang ke rumah, Dita pamitan ke Naya karena, Dita masih harus bekerja paruh waktu.
Dita bergegas pulang kerumah dan langsung ke tempat kerjanya. Setelah selesai kerja Ditapun pamit ke tuan rumah untuk segera pulang untuk bisa bantu-bantu dirumahnya Naya.
Karena biasanya, pada saat kedukaan akan di adakan doa selama 7 hari untuk mendiang almarhumah.
__ADS_1
(Mungkin saja di daerah teman-teman doanya dilaksanakan selama 40-100 hari tergantung kepercayaan dan adat istiadat dari daerah tersebut) kalau di daerahku itu selama 7 hari saja pelaksanaan doanya di sertai dengan pengajian/ta'jiah selama 7 hari dan hari-hari tertentu misalnya doa ke 40 hari, 100 hari bahkan sampai 1-2 tahunya dan seterusnya diperingati.
Setiap selesai bekerja Dita selalu menyempatkan waktu untuk ke rumah Naya sekedar menghibur ataupun bantu beres-beres rumah setelah selesai pelaksanaan doa arwah.
(Iyaaa... doa arwah kalau di daerahku namanya doa arwah, di daerah kalian mungkin saja namanya berbeda)
Hari-haripun dilalui naya tanpa ibunya, rindu yang tidak bisa diutarakan dan merupakan rindu yang paling sakit yaitu merindukan seseorang yang sudah tiada.
saat itu Dita yang sedang melihat-lihat facebook, Dita melihat statusnya Naya yang mencurahkan isi hatinya bahwa dia merindukan ibunya.
I MISS U MOM.... :(
Dita yang membacapun menangis dan mengirimkan untaian kata sekedar menghibur....
Dita :" Aku mungkin tidak bisa menghilangkan rasa sedihmu, aku mungkin tidak bisa mengurangi rasa rindumu terhadap ibumu, dan mungkin aku tidak bisa menggantikan kasih sayang ibumu namun, ingat jika kamu membutuhkan bahuku aku bersedia meminjamkan bahuku untukmu sampai kau melupakan kesedihanmu, jika kamu membutuhkan tangan aku siao menjadi tanganmu, dan jika kau membutuhkan kaki aku siao menjadi kakimu"...:)
__ADS_1
(Naya membalas pesan dengan hanya mengirimkan emotikon sedih)
Naya :".....ðŸ˜
Hari-Haripun berlalu, seiring waktu Naya sudah bisa berdamai dengan keadaan dan sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Dan ujian sekolahpun tiba.
(Ting....ting....ting.... bel sekolahpun berbunyi, menandakan jam masuk kelas dan dimulainya ujian sekolah).
Setelah pelaksanaan ujian , terlihat Naya duduk termenung di depan kelasnya Ditapun menghampiri Naya.
Dita :" Nayaaa.....(Sapa Dita engan senyum lebar menyapa Naya)
Naya :" (Dengan tatapan sedih melihat ke arah Dita, dengan tersenyum seolah-olah senyum yang sedang menahan sakit)
Dita :" Bagaimana ujiaanyaa...?
__ADS_1
Naya :" Baik. (Bahkan untuk komunikasi pun Naya terlihat tidak semangat)..
...----------------...