
Setelah menyelesaikan pekerjaan Naya dan Dita pulang ke rumah. Dalam perjalanan pulang Naya bercerita bahkan orang tuanya Rido akan datang pada hari ke 7 kematiannya mama Naya karena mengingat orang tuanya Rido yang tinggal di luar daerah.
Sekalian Lamaran Rido, karena calon istrinya Rido rumahnya tidak jauh dari daerah tempat kelahiran ibunya Rido.
Rido merupakan anak yang pergaulannya bebas, suka minum minuman keras, suka ugal-ugalan di jalan badannya bertato, sedangkan orang tuanya merupakan orang tua yang taat pada agama.
Terlihat orang tua Rido yang merupakan kakak dari ibunya Naya datang untuk menghadiri peringatan hari ke 7 ibunya Naya.
Kedatangan ibunya Rido pun disambut haru dan tangis karena tidak sempat menghadiri hari kematian ibunya Naya. Naya yang tidak ingin lagi menjadi sedih memilih menjauh dari keluarga. Doa beserta adat pun dilakukan untuk peringatan hari ke 7 atas kematiannya ibunya Naya.
__ADS_1
Setelah selesai hari ke 7, besok harinya orang tuanya Rido pergi kerumahnya jalan istrinya Rido untuk lamaran mengingat orang tuanya Rido punya kesibukan yang harus di urus sehingga mempercepat lamaran tersebut.
Hari lamaran pun tiba, orang tuanya Rido yang sudah bersiap- siap dan pergi ke rumah orang tua Gea calon istrinya Rido. Alhamdulillah prosesi lamaran. berjalan lancar waktu pernikahan pun sudah di tentukan dan akan di laksanakan di rumah Rido yang ada diluar daerah.
Tidak terasa sudah sepekan orangtuanya Rido di rumahnya Naya, dan orang tuanya Rido pun pamit beserta Rido karena harus mempersiapkan pernikahan Rido.
(Beberapa bulan kemudian acara pernikahan Rido digelar yang dihadiri oleh Naya dan keluarganya Naya dan seluruh keluarga Naya dari Pekan baru)
Pernikahan Rido dan Gea dibuat meriah, dihadiri para tamu undangan dan juga keluarga dari kedua mempelai wanita dan mempelai pria.
__ADS_1
Setelah selesai pernikahan Rido dan Gea keluarga Naya dan juga Naya pulang kembali ke kampung halaman.
Hari-hari pun di lalui Naya dan Dita sekolah, belajar, kerja hingga suatu hari Dita memutuskan untuk tidak bekerja lagi karena mau fokus sekolah dan Naya pun ikut tidak bekerja lagi. Naya yang sudah lulus SMA memilih bekerja di toko yang menjual barang harian ataupun kebutuhan lainya.
Sedangkan Dita masih melanjutkan sekolah hingga lulus SMA. Dan Dita setelah lulus SMA memilih bekerja menjadi ART yang tugasnya hanya menyapu dan menyetrika pakaian saja. Dita sangat senang bekerja di rumah itu karena pekerjaannya tidak terlalu banyak dan juga tuan rumahnya sangat baik, bahkan sesekali Dita mendapat uang tambahan untuk jajan.
Bahkan anak pemilik rumah tersebut sudah sangat akrab dengan Dita, ketika Dita menyapu Difa sering sekali memeluk Dita, atau mengajak bermain Dita sebelum pekerjaannya selesai (Difa merupakan anak tuan rumah tempat Dita bekerja).
Seiring waktu mamanya Difa hamil namun tetap bekerja karena mama Difa adalah seorang guru. Rutinitas Dita sama seperti biasanya, yaitu pagi pergi menyapu dan sorenya menyetrika pakaian.
__ADS_1
Namun setelah kelahiran adiknya Difa tugas Dita pun bertambah yang awalnya hanya menyapu, menyetrika pakaian Dita juga menjadi beby sister hanya pada saat mamanya Difa di sekolah dan biasnya mamanya Difa pulang sore harinya.