Hingga Akhir Waktu

Hingga Akhir Waktu
4. orang ketiga


__ADS_3

Siang pun berganti malam aku masih terus berada dikamar bersama alvian tanpa aku sadari ternyata mas Reza belum juga pulang. Jam sudah menunjukkan pukul 8 malam, tidak biasanya mas Reza belum pulang sudah malam begini. Sejarah apa pun aku pada nya tetap saja aku khawatir akan keadaan nya setiap istri pasti cemas bila suaminya belum pulang kerumah.


"Mas dimana kamu mas kok belum pulang sih, " gumam ku seorang diri


Kucoba telpon berulang kali tapi tidak dijawab oleh mas Reza, hatiku semakin gelisah. Aku takut terjadi sesuatu padanya karena tadi pagi dia pergi dalam keadaan marah dan kesal.


Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam tapi mas Reza belum kunjung pulang. Sudah 2 jam aku mondar-mandir di depan pintu berharap ia akan mengetuk pintu dan memanggil namaku. Tapi nayata nya sampai sekarang mas Reza masih belum pulang dan tidak ada kabar


"Ya Allah lindungilah suami hamba dimana pun ia berada, hamba sangat khawatir ya Allah"


Air mataku tak dapat kubendung karena rasa khawatirku sangat besar padanya.


//PROV mas Reza//


"Aku sangat kesal padamu key, mengapa kamu ceroboh sekali dan sekarang kamu sudah berani melawan ku"


Aku terus bergumam sambil menikmati minuman yang ada di gelasku.


Sepulang kerja rasanya aku malas untuk kerumah dan bertemu dengan istriku, makanya aku memutuskan untuk menenangkan diri sejenak.aku pergi ke bar yang jaraknya tidak jauh dari kantor


Aku tau aku sudah terlalu banyak minum, tapi rasa nya aku tidak ingin berhenti.


Aku tau berulang kali istriku mencoba untuk menghubungiku dan aku tau itu karena dia sedang khawatir. Tapi biarlah ini menjadi pelajaran baginya .


"Hay, senidirian aja saya boleh duduk disebelah anda?"


Tiba-tiba seorang gadis menyapaku dan duduk dengan santai nya.


"Iya boleh aja"


"Vita,namaku kamu siapa" ucap gadis tersebut sambil menyodorkan tangan nya .


"Reza" jawabku singkat

__ADS_1


"Aku tau pasti saat ini anda sedang punya masalah" ucap nya sambi senyum2 menatapku.


"Ohya, jangan sok tau"


"Hahaha,semua orang disini pasti tau karena hanya orang seperti itu yang akan duduk sendirian di tempat seperti ini".


"Ya begitulah"


"Sudahlah jangan terlalu dipikirkan, buatlah dirimu senyaman mungkin untuk melupakan masalahmu. Ayo minum lagi "


"Tapi aku sudah terlalu banyak minum, aku akan pulang saja"


Aku mencoba untuk berdiri dan berjalan keluar tapi baru beberapa langkah aku pun terjatuh. Dan tak sadarkan diri


"Reza, heyy Reza"


Vita mencoba untuk menyadarkan Reza tapi karena terlalu banyak minum Reza tak mampu untuk kembali normal.


Akhirnya Vita pun memutuskan untuk membawa nya ke apartemen nya, Vita membopong Reza untuk masuk ke mobil nya lalu mereka pun pergi meninggalkan bar.


Reza yg sudah lepas kendali hanya menuruti apapun yg dilakukan Vita


Tiba-tiba...


Cringgg!!! Cringgg!!!!!


Suara ponselnya Reza berdering. Vita melihat tertulis " istriku"


Vita langsung menduga pasti pria malang ini sedang bertengkar dengan istri nya. Vita ingin menjawab tapi dia tau itu tidak baik akhirnya dia mengabaikan nya lalu mematikan ponsel Reza.


Malam telah berlalu dan Reza menghabiskan malam dengan tidur di apartemen nya Vita. Sinar matahari pagi terasa hangat menyentuh wajah Reza ia pun perlahan membuka matanya.


"Key, sudah pagi ya kenapa kamu tidak membangunkan ku"

__ADS_1


Reza pikir dia sedang ada dirumah


"Key, key" Reza melihat ke sekeliling nya tapi tampak ada yang berbeda, ya itu karena dia tidak berada dirumah melainkan di apartemen nya Vita.


"Eh kamu udah sadar za" tiba-tiba Vita datang.


"Kamu siapa, aku ada dimana?"


" Tenang-tenang, kamu ada dirumahku kamu inget gak tadi malam kita ketemu di bar lalu kamu pingsan karena mabuk"


Aku mencoba mengingat nya dan benar yg ia katakan ternyata tadi malam aku begitu banyak minum dan tak sadarkan diri


" Ohya dari tadi malam istriku nelpon trus tu, tapi aku gak berani jawab"


"Astaga Keysha, maaf saya harus pergi" aku langsung bergegas keluar dari rumah nya dan memesan taksi online untuk mengambil mobil ku yang ada di bar.


"Eh tunggu za" ucapan Vita tidak lagi terdengar olehku yang ada di pikiranku saat ini yaitu segera pulang kerumah.


Setelah aku mengambil mobilku aku langsung menancap gas untuk pulang kerumah,, tidak butuh waktu lama aku pun sampai di depan rumah aku langsung turun dan mengetuk pintu dan ternyata pintu nya tidak dikunci.


Kulihat Keysha yang sedang tertidur di sofa dengan wajah sembab dan penat, tampaknya ia telah menangis sepnjng malam.


"Key, bangun key."


"Mas, mas udah pulang mas gakpapakan mas aku khawatir banget mas, mas dari mana aja kenapa gak pulang semalaman mas . Aku bingung mau jawab apa, banyak sekali yg ia pertanyakan . tidak mungkin mengatakan yg sebenar nya pasti ia akan kecewa dan marah.


"Maaf ya key, mas tadi malam ada lembur dan mas ketiduran di kantor. Mas ngantuk banget akhirnya ketiduran deh dikantor"


"Syukurlah mas, kalau emang seperti itu, aku takut banget terjadi sesuatu padamu" Keysha pun memelukku dengan berlinangan air mata.


"Iya key mas gakpapa kok, udah jangan nangis, gimana alvian sudah enakkan?"


"Sudah mas"

__ADS_1


Uhhh lega rasanya Keysha akhirnya mengerti dan percaya dengan apa yg kukatakan.


__ADS_2