Hit Me So Hard

Hit Me So Hard
BAB 3 Aku Pasti Bisa


__ADS_3

Aku hanya bisa tertunduk lesu di bed UGD sembari menunggu dokter jaga yang akan mengobati luka yang ada di wajah ku, "Semoga ini tidak meninggal kan bekas", batin karin.


tap...


tapp....


grrrrrr.... grrrrr


Suara langkah seseorang yang sedang mendorong sebuah troli makin mendekat ke arah ku. Yap betul dokter jaga pria yang mulai berdiri dihadapan ku sekarang.


"bukan kah Kamu Song Karin? ", tanya dokter muda itu sembari membelalakkan kedua matanya. Dokter itu terkejut melihat kondisi ku yang berantakan, dan terdapat luka merah melepuh di pipi kiri ku. Dokter muda itu tak lain tak bukan jinhyuk oppa sepupu Lucas sahabat ku, dia menginstruksi kan perawat untuk membantunya mengobati luka ku.


"apa yang terjadi padamu?, apa ada masalah dirumah? kamu bisa bicara padaku ", kata dokter jinhyuk dengan suara lembut nya.


"**-tidak apa oppa, aku baik-baik saja. hanya saja aku tidak berhati-hati saat membawa sup ke meja makan dan tertumpah mengenai wajah ku", jawab Karin dengan Kedua tangan nya saling menggaruk satu sama lain.


"kamu tidak pernah berubah yaa, tetap ceroboh", jawab nya terkekeh. Dokter jinhyuk pun meresepkan ku anti nyeri, anti inflamasi dan sebuah salep dia berkata luka ku ini akan baik baik saja jika aku merawat nya dengan benar.


Selesai mendapat kan pengobatan aku pun segera menemui baeksang yang menunggu ku diluar UGD. Kami pun segera kembali ke mansion.


********


" hai karin kamu tidak apa kan? bagaimana luka mu? ada sesuatu untuk mu ", kata arin yang mendekati karin.


Dia pun menarik lengan dan mengarah ke kamar ku. Betapa terkejut nya aku melihat banyak sekali barang mewah yang memenuhi kasur ku. Kak Arin berkata jika jackson lah yang memberikan semua barang mewah tersebut sebagai kompensasi karena telah melukai wajah ku. Aku pun tak terima dengan hal itu, yang kubutuh kan hanya sebuah permintaan maaf. Segera ku bawa semua barang mewah itu ke ruangan jackson kembali. Ku lihat jackson sedang duduk santai di temani evelyn dan 4 wanita lain yang sedang memanjakan jackson , sontak aku mendekati nya dan melemparkan semua barang mewah itu ke arahnya.


" Kau Gila yaa!!! mau cari mati? ", bentak jackson.

__ADS_1


"Ambil kembali semua benda tidak berguna ini, tidak bisa kah kamu mengucapkan kata sederhana, maaf? ," kata karin dengan suara sedikit bergetar.


Tidak sempat jackson membalas ucapan karin, karin langsung pergi menuju taman belakang mansion. Karin hanya terduduk di sebuah ayunan putih dengan tatapan kosong, dia berharap agar semua yang dialami nya segera berakhir.


Tring....


Tring...


Suara Smartphone Karin yang mengisyarat kan jika ada pesan masuk. Karin pun bergegas membuka Smartphone nya itu. betapa terkejut nya sudah ada 9 telfon tidak terjawab dari lucas.


"apa benar sekarang kamu berada di mansion keluarga direktur wen? apa yang terjadi? baru saja aku datang kerumah mu dan ibu mu memberitahuku segalanya. jika kamu melihat pesan ini segera balas. ASAP ", begitulah isi pesan yang dikirim kan Lucas.


Karin pun segera menelepon Lucas dan memberitahu jika dirinya baik-baik saja dan tidak perlu khawatir akan keadaan nya. Namun Lucas tidak mempercayai perkataan karin karena Lucas tau jika jackson orang yang sangat kasar dan arogan. Suara sendu karin pun makin membuat lucas khawatir.


"dimana alamat mansion nya? aku jemput kamu Sekarang ya? ,aku akan membantu dan akan ku coba untuk meminta bantuan papa ku untuk melunasi hutang keluarga mu, jadi kamu tidak perlu menderita lagi", kata lucas.


"Tidak perlu, aku sanggup mengatasi nya, ingat aku bukan cewe lemah loh, sudah dulu yaa aku mau mandi dulu", kata karin.


Beberapa waktu berlalu Karin pun terbangun dari tidur nya, betapa terkejut nya karin ketika berada di dalam gudang yang minim pencahayaan, karin pun mengeryit kan dahi dan mulai melihat disekitar untuk memastikan keberadaan nya. Dari kejauhan datang sesosok siluet yang mulai mendekat. Karin yang penasaran pun mulai. menyipitkan mata untuk memperjelas sosok yang dihadapan nya. Betapa terkejut nya sosok pria tinggi tampan yang tak lain adalah Jackson sedang berdiri dihadapan nya.


"Akhirnya kau bangun juga, ku kira kau mati tadi", kata jackson sembari mencengkram dagu karin.


"kenapa aku ada disini? kenapa aku terikat? cepat lepaskan aku", teriak karin yang. sedang berusaha melepaskan diri.


"ssst.... ssst... tidak bisakah kau tenang sedikit? , mari kita bermain ", ucap jackson.


plak....

__ADS_1


plak....


plakkk....


Isyarat tepuk yang di berikan jackson kepada anak buah nya. Beberapa body guard pun muncul sembari membawa seember penuh cacing tanah, kecoak dan laba-laba. Jackson pun memerintah kan para bodyguard untuk menyiram tubuh karin dengan beberapa ember penuh serangga itu. Karin yang ketakutan sontak berteriak dan meronta-ronta, menatap penuh harap jika jackson mau melepasnya.


Naas bukannya rasa iba dan membebas kan nya jackson hanya tertawa terbahak -bahak dan segera pergi meninggalkan gudang itu. Karin hanya bisa berteriak minta tolong berharap ada yang menyelamatkan nya. Tak kuasa menahan rasa takut karin pun pingsan.


"Nona, apa nona baik-baik saja? " suara lembut sembari menggoyang pelan tubuh ku.


"baeksang!!?? , dimana aku? " tanya ku yang masih kebingungan. Aku pun terduduk dari tempat tidur dan melihat ke seluruh ruangan. kamar yang tidak terlalu luas, sederhana namun terasa nyaman. terdapat sebuah lukisan vas bunga yang menempel di dinding. Terdapat beberapa foto baeksang mengenakan pakaian tentara.


" kamu sedang berada di kamar ku, untuk Sementara ini beristirahat lah dulu disini, khawatir jika nona langsung kembali ke mansion tuan jackson akan menyiksa nona lagi", kata baeksang sembari menyodorkan segelas coklat hangat.


"bajingan itu!!! apa dia berniat untuk membunuh ku hah? setelah menyiram wajah ku. kini mengunci ku didalam gudang bersama serangga -serangga menjijikkan itu, tunggu pembalasan ku nanti yaa", ucap karin yang marah.


Baeksang pun beranjak menuju dapur kecil yang berada dekat kamar mandi. Terlihat baeksang sedang sibuk memotong sayuran untuk dimasak nya menjadi kare. Karin yang penasaran pun mendekati baeksang dan bertanya kenapa dia selalu membantu nya dan baik kepadanya ,mengingat jika baeksang adalah asisten pribadi sekaligus Orang kepercayaan jackson. Baeksang hanya tersenyum mendengar pertanyaan karin dan berkata jika dia hanya tidak suka melihat jackson menyakiti seorang wanita, dan dia hanya ingin menjaga karin sesuai dengan amanat papa karin.


"apa kamu mengenal papa ku? ", tanya karin yang sedang duduk dihadapan baeksang .


"ya 4 tahun lalu aku bekerja untuk direktur song, karena alasan tertentu aku memutuskan untuk berhenti dan bekerja dengan direktur wen, itu sebab nya sekarang aku menjadi asisten pribadi tuan muda jackson", jelas baeksang.


" tapi apa benar dia tidak suka wanita ? mengingat banyak wanita seksi yang berada disekitar jackson", tanya karin yang menyondongkan sedikit badan nya.


namun baeksang hanya tersenyum tidak menjawab pertanyaan karin, baeksang pun selesai memasak dan menyajikan seporsi kare dan jus jeruk untuk karin. tak lama dari. itu Smartphone baeksang berbunyi, dengan sigap dia menerima telpon dan pergi meninggalkan karin. Usai menghabiskan makanan nya karin pun melihat lihat buku yang berada di rak kayu coklat, dia mengambil sebuah album foto dan mulai melihat apa yang ada di dalam nya. Hingga bunyi ketukan pintu pun terdengar.


Tok....

__ADS_1


Tok....


Tok....


__ADS_2